Aku Atau Dia

Aku Atau Dia
mengungkap keberadaan putri


__ADS_3

via menyudahi makan nya karena ia masih marah atas perkataan Ryu. Ryu melihat via tidak menghabiskan makan nya.


"kenapa tidak kamu habiskan makan nya?"


"kenyang!" jawab via dengan cepat


kemudian Ryu segera menyelesaikan makan nya.


"Vi.. aku tau kamu marah sama aku. aku tidak bermaksud memanfaatkan kamu buat cari informasi mengenai putri, ya memang awal nya begitu tapi.. itu semua biar aku yang akan cari tau sendiri keberadaan putri. vi..tolong buka hati kamu untuk aku, aku tau ini semua terkesan cepat dan membuat kamu tidak percaya. namun hati aku tidak bisa di bohongi lagi. aku takut kehilanganmu aku akan berusaha kamu mencintai aku." ucap Ryu tulus


netra via menatap mata Ryu dia mencari celah kebohongan namun justru ia mendapat tatapan yang menghangatkan jiwa nya.


"kamu mau kan buka hati kamu untuk aku?" ucap Ryu sambil mengelus jemari via.


via merasakan tangannya di Elus lembut membuat badannya berdesir dadanya berdegup kencang. "apakah aku juga mencintai dia" ucap via dalam hati.


"oke aku akan membuka hati aku untuk kamu walaupun aku masih merasa tidak percaya dan tidak yakin ini semua terjadi pada diri aku." via menundukkan kepalanya.


"memangnya kamu belum pernah pacaran?" tanya Ryu.


via menggeleng kepala nya. sontak membuat hati Ryu bahagia pasalnya dia adalah cinta pertama via.


"di antara sahabat aku hanya aku dan putri baru merasakan cinta pertama." via tersenyum malu

__ADS_1


"kenapa? memangnya tidak ada laki laki yang suka sama kamu selain aku.?" ucap Ryu menggoda via. sementara via memicingkan matanya


"aku dan putri bukan tipe cewek yang mudah jatuh cinta, aku sama putri akan mencintai seseorang yang bener serius dan tulus. tapi sayang sekali putri tidak mendapatkan cinta yang tulus dari Raga. aku berharap kamu tidak seperti Raga " via tersenyum kecut


"aku dan Raga berbeda, tapi kamu tau vi. semenjak putri tidak di ketahui keberadaan nya Raga tiap hari hanya menghabiskan waktu nya kerja..kerja...kerja... bahkan aku sendiri jatah libur aja berkurang." sambil terkekeh


"apa Raga masih memikirkan putri?" tanya via dengan polos


" ya jelas Raga masih memikirkan putri tidak sedikitpun ia melupakan putri, aku Rasa putri juga merasakan hal yang sama."


"ya mungkin saja.."ucap via


"apa kamu tidak mau mempertemukan Raga dan putri?" Ryu menatap via


"kamu tau dimana putri sekarang?" tanya Ryu


"ya aku tau tapi aku udah janji untuk tidak berkata pada siapapun perihal keberadaan putri."


Ryu paham dia tidak mau mendesak via. apalagi Ryu dan via baru jadian dia tidak mau beranggapan bahwa dirinya mendekati via hanya Untuk mencari keberadaan putri.


tiba tiba bunyi ponsel Ryu berdering, dilihat dari layar telepon nya tertera nama Raga


"iya hallo pak. apa? ke Jepang bsok? iya pak saya akan siapkan semua nya" lalu Ryu menutup telepon dari Raga

__ADS_1


"ada apa? siapa yang akan pergi ke jepang?" tanya via penasaran


"aku dan Raga akan pergi ke Jepang untuk kunjungan meeting bersama atasan Mr. Akihito dia berencana untuk mengembangkan bisnis furniture di Indonesia. dan Raga bersama aku harus pergi kesana.


via mendengar kaget kalau kekasihnya dan Raga akan pergi ke Jepang, apakah ini saatnya via memberi tahu keberadaan putri, dengan penuh kebimbangan akhirnya via memutuskan untuk memberi tahu keberadaan putri kepada Ryu.


"Ryu...kamu dan Raga akan pergi ke Jepang?"


"iya paling tiga hari, memangnya kenapa? kamu pasti kangen banget sama kau kan?" tanya Ryu menggoda. sementara via berdecak kesal.


"bukan itu... maksudku..."


"jadi kamu gak bakalan kangen aku heemh...?"


"i..iya...aku...aku pasti kangen banget sama kamu." jawab via tersipu


"se.. sebenarnya aku akan kasih tau dimana putri sekarang." ucap via kembali.


"apa? serius Vi...?" seru Ryu.


"iya sebenarnya putri sekarang berada di Jepang tepat nya di Benkyo Tokyo. aku merasa kasihan sama kisah cinta mereka mungkin saatnya mereka harus bersatu kembali dan menyelesaikan permasalah mereka, tapi aku minta Ryu tolong jangan kasih tau putri kalau aku yang kasih tau keberadaan dia."


"nggak Vi... aku gak bakalan kasih tau putri. betul apa yang kamu bilang saatnya mereka harus bersatu kembali. terimakasih ya Vi informasi nya." Ryu berucap dan tersenyum kemudian mengecup tangan via.

__ADS_1


__ADS_2