Aku Atau Dia

Aku Atau Dia
Ciuman di pipi


__ADS_3

Setelah makan malam Romantis dan via memberi tahu keberadaan putri, sepasang kekasih itu pun pergi meninggalkan Restoran itu.


"setelah ini kita mau kemana? " tanya Ryu sambil menyetir mobilnya.


" kita pulang aja, lagian besok kamu akan berangkat ke Jepang. ingat ya Ryu jangan sampaikan dulu keberadaan putri kepada Raga, aku mau mereka bertemu dengan keadaan tidak di sengaja atau kamu susun rencana aja. karena aku nggak mau beranggapan Raga tau keberadaan nya dari aku."


" iya itu udah aku rencanakan. aku akan buat mereka tidak sengaja bertemu."


tidak terasa mereka sudah sampai. ketika via akan membuka pintu mobil, namun pintu nya masih terkunci sengaja Ryu mengunci mobil nya, ia masih ingin dekat dengan via.


"Ryu...buka pintunya!! " seru via


"kamu galak banget sih sama pacar kamu sendiri."


"ini udah sampe Ryu aku mau keluar" protes via


" tapi aku masih kangen sama kamu.." dengan nada manja Ryu berucap. sementara via mendelik ke kesal


"besok aku mau berangkat 3 hari mungkin kita nggak ketemu" Ryu menggeser tubuhnya mendekati via

__ADS_1


"eh... mau apa kamu!!"


"menurut mu aku mau apa? bukankah kita sudah menjadi sepasang kekasih heemh..?" Ryu menaik turunkan alis nya. sementara via kulitnya meremang dia gugup apakah ia akan mendapatkan ciuman pertama di malam ini? namu via segera menepis pikiran kotor itu.


"ti...tidak...Ryu..." via sedikit berteriak sambil memejamkan matanya.


Ryu yang melihatnya terkekeh gemas.


namun kemudian cup...... Ryu mencium pipi via, via yang masih memejamkan matanya mendapatkan serangan pipi mulusnya di cium langsung membulat kan matanya. Ryu menatap manik mata nya dengan lembut.


"jaga diri baik-baik ya..," sambil mengacak-acak rambut via. sementara via masih terpaku dan dengan rasa ragu menoleh ke arah Ryu tanpa berkata via mengangguk kepalanya


" Vi... bilangin ke mamah kamu terima kasih karena telah melahirkan seorang perempuan yang sangat cantik dan sangat aku sayangi."


" aku juga mau bilang tolong sampaikan ke mamah kamu karena telah melahirkan seorang laki-laki yang ganteng dan baik"


kemudian mereka tertawa bersamaan..


**

__ADS_1


kondisi kesehatan putri semakin baik dan ia pun sudah melakukan aktivitas untuk masuk ke kampus walaupun di sela sela aktivitas nya itu terkadang putri suka merasa mual namun ia berusaha untuk baik baik saja.


merasa ada bunyi notifikasi di hp nya, kemudian putri merogoh saku nya.


"put, hari ini kita makan malam di rumah ajak Bima sekalian sebagai tanda terima kasih Kaka pada dia." pesan chat masuk dari Kaka putri kemudian putri membalas


"ok kak segera putri kasih tau kak Bima" setelah membalas chat. putri mencari nama Bima di kontak hp nya lalu ia menghubungi Bima, dalam percakapan telepon nya Bima setuju dan akan datang ke rumah Kaka putri.


**


Raga dan Ryu telah berada di Bandara Soekarno Hatta, jadwal penerbangan Raga dan Ryu ke Jepang pukul 21.00 Wib, Raga dan Ryu yang kala itu tidak mengenakan setelan jas. mereka mengenakan pakaian casual, tak sedikit orang orang yang berada di bandara melirik ke arah mereka karena ketampanan mereka.


"Ryu.. kemarin kamu bertemu via sudah ada informasi keberadaan putri?" ucap Raga sambil mendorong koper


"i iya..saya bertemu via namun..saya masih belum mendapatkan informasi tentang nona putri." Ryu sengaja berbohong karena atas permintaan via untuk tidak memberi tahu keberadaan putri. sementara Raga menghela nafasnya


"dimana kamu put... aku bener bener gila kehilangan kamu, oh ya Ryu mulai sekarang kamu jangan panggil aku pak atau bapak kesan nya aku itu terlihat tua panggil saya dengan sebutan nama aja."


"tapi.. bapa kan atasan saya mana berani saya bilang dengan sebutan nama"

__ADS_1


"Ryu...Ryu... sekalipun saya atasan kamu, bukan kah usia kita sama, haha...kamu itu udah mulai sekarang panggil saya Raga dan jangan putri nona putri cukup panggil putri saja. mengerti!!"


" ba..baik kalau begitu pak, eh..Raga"


__ADS_2