Aku Atau Dia

Aku Atau Dia
Misi Ryu


__ADS_3

Dalam tidurnya putri terus menyebut nama Raga, Bima yakin betul kalau anak yang ada di dalam kandungan putri adalah anak Raga, namun Bima bertanya dalam hati kenapa bisa putri hamil, sepengetahuan Bima putri adalah gadis yang baik apa karena atas dasar cinta Putri Rela mengorbankan kehormatan nya untuk Raga, Bima menghembuskan nafas kasar ingin rasanya ia menyekik leher Raga hingga tak bernyawa pikir Bima Raga sudah menghamili dua perempuan sekaligus Agnes dan putri,


Perlahan putri membuka kedua mata nya sambil mengumpulkan kesadaran ia menoleh langit langit ruangan ia melihat di samping kanannya ada Bima yang menatap lekat, Bima bingung harus mulai dari mana ia menjelaskan sebenarnya, sehingga ia terdiam sambil berpikir.


" kak Bima...aku sekarang ada dimana?" dengan sangat pelan putri bertanya


" emh... kamu sekarang ada di rumah sakit tadi pas d restoran kamu pingsan."


"oh..ia aku gak tau kenapa kak pas aku mencium aroma Ramen aku langsung mual.dan kepala aku pusing banget, makasih ya kak udah tolongin aku." putri tersenyum


Bima mbalas senyuman putri


" sebenarnya aku sakit apa kak kok sampai pingsan segala sampai harus di impus lagi."


Bima bingung harus menjawab apa.


"kamu nggak sakit apa apa hanya kecapean sekarang kamu harus banyak istirahat nggak boleh banyak pikiran ya.." Bima terpaksa berbohong karena ia harus memastikan dulu putri pulih setelah itu Bima akan bicara mengenai kehamilan putri.


**


Ryu mengendarai mobilnya menuju rumah via. bukan Ryu namanya dia secepat kilat mendapatkan alamat rumah via. menginjak pedal gas cukup menekan sehingga membuat energi mobil yang ditumpangi oleh nya melesat cepat. tak berselang lama ia sampai di depan rumah via di kawasan perumahan kelas atas. ia menyunggingkan sudut bibir nya. sebenarnya bukan hanya misi untuk mencari keberadaan putri saja namun dia merasa menarik akan sosok via yang ceplas ceplos dan bar bar. hal itu yang membuat Ryu merindukan sosok via, pasalnya semenjak pertemuan terakhir di apartemen Raga dia Tidak pernah bertemu kembali dengan via.


tid...tid....

__ADS_1


mendengar bunyi klakson yang di tekan Ryu seorang penjaga keamanan datang menghampiri Ryu.


"maaf mas cari siapa ya.."


"emh.... via nya ada?" Ryu sedikit gugup


"ada di dalam tapi.... mas siapanya non via?"


"sa...saya...saya pacarnya." Ryu terpaksa berbohong


"pacarnya? perasaan non via ga pernah punya pacar." tanya penjaga keamanan rumah via sambil menggaruk kepala.


"saya baru jadian jadi wajar saja kalau kamu baru liat saya." jawab Ryu sedikit kesal karena banyak sekali pertanyaan.


kemudian Ryu memasukan mobilnya kedalam halaman rumah via.


masih dengan berpakaian setelah jas dengan tubuh tegap tinggi dan parasnya pun tidak kalah dengan Raga. Ryu keluar mobil dan berjalan menuju pintu masuk.


Ryu menekan bell yang ada di sudut atas pintu tersebut. dan keluarlah sosok wanita dewasa sekitar 45 tahun membuka pintu dia adalah mamah via berpenampilan modis jauh berbanding terbalik dengan via yang sedikit tomboi dan bar bar.


mamah via mengerutkan dahinya


"maaf anda siapa ya...?"

__ADS_1


"perkenalkan nama saya Ryu Tante pacarnya via." dengan percaya diri Ryu memperkenalkan dirinya sebagai pacar via.


sementara mamah via membulat kan matanya dan membuka bibirnya tanda tidak percaya kalau anak simatawayangnya akhirnya mendapatkan pacar.


"kamu...kamu..beneran pacar via?" mamah via masih mode tidak percaya


"betul Tante saya pacarnya via saya baru jadian beberapa hari yang lalu." jawab Ryu dengan akting yang luar biasa.


"oh..aduh..maaf ya Ryu Tante baru tau kalau via udah punya pacar, soalnya Tante ga pernah tau kalau via punya pacar. akhirnya...." ucap mamah via bahagia


"akhirnya?apa Tante?" Ryu memancing ucapan mamah via barusan


"ya akhirnya via punya pacar, tau sendiri kalau via tuh berbeda sama Tante sikapnya yang bar bar terus tomboi nggak mungkin laki laki mau pacaran sama dia."


Ryu mendengar penuturan mamah via terkekeh ibu dan anak sama sama ceplas ceplos.


"saya mencintai via apa adanya kok Tante." Ryu terus meyakinkan mamah via walaupun harus berbohong.


"ya sudah Ryu tunggu sebentar ya Tante panggilkan via dulu." Ryupun mengangguk dan duduk di sofa yang tersedia.


mamah via berjalan ke arah kamar via. tanpa mengetuk pintu mamah via langsung bergegas masuk.


"via....sayang..... akhirnya.....kamu....punya pacar...." mamah via langsung menghambur ke pelukan via. via yang mendengar ucapan mamah nya kaget

__ADS_1


"Hah....pacar.....!!"


__ADS_2