Aku Atau Dia

Aku Atau Dia
penjelasan yang ditolak


__ADS_3

sementara di negara beriklim tropis Raga mesih bergelut dengan emosi nya. sungguh penampilan Raga sangat berbeda, semenjak kejadian kehilangan sosok putri dia tidak mempedulikan penampilan nya. rambutnya yang sedikit panjang di tambah bulu bulu di janggut dan kumis sudah tumbuh lebat semenjak kehilangan putri ia memutuskan untuk tinggal di apartemen nya dia tidak pernah pulang ke rumah orangtuanya. dan tentu membuat orang tua Raga sedikit kesal karena ia berniat untuk di mendekat kan Raga dan dangan Tania.


*flashback*


satu bulan yang lalu setelah apa yang disarankan via untuk menanyakan langsung keberadaan putri kepada orang tua putri, malam itu juga Raga mendatangi kediaman putri. ia berjalan menuju pintu masuk dengan gerakan tangan sedikit ragu namun tekat nya sudah bulat untuk meminta maaf dan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. dengan tarikan nafas tangan kiri mengepal dan tangan kanan mengetuk pintu. Raga mengetuk pintu tiga kali dan pintu di buka perlahan Raga menunduk dia belum sanggup menegakkan wajah nya dan seorang wanita paruh baya menyapa.


"maaf cari siapa ya ?" tanya ibu putri sambil membuka pintu agak lebar.


kemudian Raga pun menegakkan wajah nya, ibu putri yang melihat sosok di depannya sedikit membulatkan matanya,


"mohon maaf mengganggu waktu nya ibu, saya kesini ingin bertemu dengan Putri." ucap Raga dengan gugup. namun tiba-tiba sosok ayah putri datang menghampiri.


"putri tidak ada disini!! lebih baik kamu pulang!"

__ADS_1


dengan suara tegas dan lantang ayah putri mengusir Raga,


"tap... tapi.. putri sekarang ada dimana ayah saya mohon ijinkan saya untuk bertemu dengan putri saya mau minta maaf dan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi." Raga merengek memohon, namun ayah putri semakin murka ia mengingat Ketika putri menjelaskan kepada orang tua nya sambil berlinang air mata.


"pergi dari sini!! tidak ada yang harus di jelaskan dan minta maaf putri sudah tidak mau bertemu dengan kamu dan saya tidak akan ijinkan putri bertemu dengan laki laki bajingan seperti kamu!!"


Raga mendengar apa yang di ucapkan oleh ayah putri hati nya remuk putri sudah tidak ingin bertemu dengan nya.


"ta.. tapi ayah saya mohon untuk menjelaskan yang sebenarnya tolong sebentar saja mendengar kan penjelasan saya. ini semua salah paham."


pintu di tutup dengan keras sementara ibu putri hanya pasrah dia tidak bisa membela Raga walaupun ibu putri ingin sekali mendengar penjelasan Raga namun ia tidak bisa berbuat apa-apa.


Raga masih terdiam di depan pintu meskipun pintu sudah di tutup. nafasnya memburu tangan nya mengepal ia merutuki diri sendiri ia menyesal menerima ajakan untuk bertemu Agnes waktu itu dan ia menyesal karena tidak memutuskan terlebih dahulu hubungan dengan Agnes sebelum putri mengisi hati nya. Raga berjalan memasuki mobilnya didalam mobil ia memukul-mukul stir berteriak menangis sejadinya baru kali ini seorang Raga hancur karena cinta.

__ADS_1


*kembali ke masa sekarang. Raga yang sekarang berpenampilan layaknya seorang pemeran Antagonis di film action. ia menatap layar laptop, hari hari nya ia habiskan untuk bekerja dan bekerja Ryu yang melihat atasannya seperti itu merasa kasihan Ryu mendekati bos nya


"pak, sekarang sudah sore sebaiknya pak Raga pulang atau sesekali pak Raga pergi ke tempat hiburan agar tidak terlalu jenuh."


"hati saya sudah gelap Ryu saya tidak butuh tempat hiburan yang saya butuhkan sosok putri. apa kamu masih belum menemukan keberadaan putri hah? sudah satu bulan kamu belum menemukan keberadaan putri tidak seperti biasanya kerja kamu lambat."


"mohon maaf pak saya masih terus mencari keberadaan nona putri tapi saya punya strategi untuk mencari keberadaan nona putri."


Raga yang mendengar penuturan Ryu menghentikan aktivitas nya.


"apa rencana kamu! "


" saya akan deketin sahabat nona putri yang bernama via saya sangat yakin kalau via tahu keberadaan nona putri saya yakin atas permintaan nona putri meminta untuk merahasiakan keberadaan nya."

__ADS_1


Raga mendengar penjelasan Ryu mengangguk anggu kepalanya. bahwa apa yang rencanakan Ryu ada benarnya.


__ADS_2