
Beralih ke mereka bertiga yang terkejut dengan ucapan Jessica di ruangan private itu.Meskipun mereka sadar bahwa Jessica pasti kaget dengan pertemuan ini namun tidak menyangka dengan respon Jessica yang terkesan terlalu kasar dalam ucapannya.
"Apa maksud kamu sayang?"Jhon yang kaget dengan ucapan putrinya langsung bertanya,mereka masih berdiri di samping meja bundar yang masih belum lengkap,hanya hiasan meja dan air putih saja.
"Ayah lihat,dia bahkan mau menggoda Ayah dengan mencium tangan Ayah.Padahal pacarnya sedang memeluk pinggangnya."Ucapnya kesal,tak dipungkiri jika Jessica masih memiliki perasaan cemburu,meskipun kini dia sudah mencoba menerima hubungan mereka.
Mira yang menyadari langsung melepas tangan Ardhan yang berada di pinggang nya.Malah Ardhan yang terlihat santai dengan tindakannya itu.
"Sebaiknya kita duduk."Ucapnya mengalihkan kecemburuan anaknya.
"Maaf dengan sikap Jessica yang kurang sopan."Jhon menganggap omongan Jessica tidak terlalu penting,karena mungkin bisa membawa masalah jika ditanggapi.Padahal dia sudah berniat memperbaiki hubungan diantara mereka.
"Ayah!"kesal karena Ayahnya yang malah minta maaf, mata Jessica melotot kesal tapi begitu menggemaskan bagi Jhon Sampai dia tidak tahan untuk menahan senyum dan mengusap sayang kepala putri sambungnya.
Mira tertegun dengan sikap Jessica,dia merasa merasa aneh.Melihat wajahnya berubah malah membuatnya tersenyum bahagia karena interaksi dua orang didepannya.
"Kenapa cepat sekali berubah,bukannya tadi wajahnya menyeramkan.Dan apa sikap Ayah akan sama seperti itu padaku nanti.Benar-benar hangat."
Ardhan juga heran dengan perubahan sikap Jessica,namun dia cukup bersyukur setidaknya ketakutan jika akan memarahi Mira tidak terjadi.
Mira dan Ardhan masih terdiam,menunggu kesibukan dua orang didepannya.
Suasana berubah canggung,walaupun bukan pertama kali berada didekat putri kandungnya.Tapi Jhon merasa lebih hangat saat didekatnya saat ini.Sangat berbeda waktu melakukan tes DNA di Rumah sakit.
Sedangkan mereka bertiga merasa canggung karena keterlibatan mereka dalam cinta segitiga.
"Bisa kita mulai tujuan pertemuan ini?"ucap Jhon karena melihat tiga orang masih diam saja tanpa tegur sapa.
"Iya paman."Jawab Ardhan.Dia mulai bersikap lebih tenang.
"Jess."Ucap Jhon mengawali,dirinya tengah menatap putri sambungnya.
__ADS_1
Jessica bersikap tenang kali ini,dia masih menunggu tujuan Ayahnya mempertemukan dengan mantan tunangannya,terutama dengan rivalnya.
"Ayah ingin memberitahu sesuatu,ini tentang Mira."Ucapnya lagi,kali ini menatap Mira dia mengusap sayang kepala Mira.Sama seperti saat melakukan ke Jessica.
Mira sejak tadi hanya menunduk gelisah,saat laki-laki paruh baya itu menyebutkan namanya. mendadak mendongak kepalanya,hatinya merasa tersentuh dengan apa yang dilakukan laki-laki paruh baya itu.
"Hiks,benarkah aku merasakannya sekarang? seperti inikah rasanya mempunyai seorang Ayah?Ibu terima kasih karena mencintai laki-laki sepertinya,meskipun sangat menyeramkan saat marah,maafkan semua kesalahannya Bu."
Dalam hati Mira merasakan bahagia,meskipun hanya perhatian kecil,tetapi sangat berarti untuk dirinya yang tak pernah merasakan kasih sayang seorang Ayah.
Beralih ke Jessica yang juga menatap Mira,gadis cantik itu terlihat biasa saja.Tapi sorot matanya seperti mengintimidasi Mira membuat yang ditatap bergidik ngeri.
Mira langsung menunduk lagi,mulutnya seperti ingin mengucapkan sesuatu tapi ragu.
"Selamat malam Nona,apa kabar Anda?"akhirnya keberanian bersuara muncul,meski hanya basa-basi saja.Tetapi cukup membuatnya takut.
"Ck!"Jessica tidak menjawab,dia malah berdecak lalu minum air putih yang didepannya.
"Berhenti menakutinya Jess!"ucapnya kesal karena sikap acuh Jessica terhadap Mira.
Suana hangat berubah tegang,karena Ardhan yang mulai tersulut emosi melihat sikap Jessica.
Jessica masih terlihat tenang,dia mengabaikan dan malah memanggil pelayan yang tengah berdiri didekat pintu private room.Keberadaan pelayan itu karena menunggu pelanggannya memesan makanan.
Benar saja Jessica memanggilnya karena dia hendak memesan makan malamnya sekaligus untuk yang lain.Dia tidak menanyakan terlebih dahulu makanan apa yang Ayahnya inginkan,begitupun dengan Ardhan Dan Mira.
Setelah memesan makanan yang ia inginkan dia malah asik membuka ponselnya.Dia tidak berucap kata sekalipun.
Jhon dan Ardhan terlihat ingin menegur.Tapi Mira mencegahnya dengan isyarat menggeleng-gelengkan kepalanya.
Sampai makanan itu datang, Jessica belum bersuara.Dia langsung menyambar makanan itu dan melahapnya dengan santai.
__ADS_1
Mereka bertiga hanya menjadi penonton saja, memutuskan untuk menunggu kelanjutan apa yang akan dilakukan Jessica setelah makan.Mereka akhirnya ikut menyusul melahap makanan mereka masing-masing seperti yang dilakukan Jessica.
Beberapa waktu,setelah merasa perutnya kenyang.Jessica mengelap mulutnya sangat elegan dengan tissue.Menurut Ardhan ini sangat aneh,mengapa dirinya jadi ikutan membisu seperti yang lain.
Dia sudah tidak tahan,dia ingin secepatnya Jessica tau bahwa Mira adalah anak kandung Ayahnya.
"Jessi_."Belum sempat melanjutkan.Jessica langsung menyetopnya dengan tangan.
Ardhan langsung terdiam menahan emosinya,tapi beberapa detik setelahnya.
"Jangan panggil aku dengan sebutan Nona lagi."Hening beberapa saat, Jessica menatap ke arah Mira.Jhon dan Ardhan terlihat waspada."Tapi mulai sekarang panggil aku kakak."Lanjutnya lagi santai,kali ini Jessica sambil memakan hidangan Dessert Mango Chesse Cake nya.
Mereka tampak tercengang dan merasa bingung dengan kata-kata Jessica,terutama Mira.
"Apa dia bilang,panggil kakak?apa maksudnya?"
Mira masih waspada,tapi dia juga penasaran dengan maksud perkataan Jessica yang menyuruhnya memanggilnya Kakak.
"A_apa maksudnya nona?"Mira terbata-bata saat bertanya.
Jessica terlihat menyeringai."Aku ini lebih tua darimu, sebagai adik kamu harus lebih sopan saat memanggilku.Jadi berhentilah memanggilku Nona!"ucapnya,lalu melanjutkan makan hidangan penutup mulut yang terasa manis.
Mira hanya mengangguk tidak mengerti.Tapi tidak dengan otaknya yang masih loading.
Jessica masih mengabaikan tiga orang yang tengah mencerna kalimat dipikirannya masing-masing.
"Mungkinkah Jessica sudah tau siapa Mira?jika iya kenapa responnya biasa saja.Malah terkesan tidak ada apa-apa."Gumam Ardhan dalam hati masih bingung.
"Jessica sudah tau?tapi darimana dia tau?!"suara hati Jhon yang kaget.
...****************...
__ADS_1