Aku mantan pelacur

Aku mantan pelacur
Bab 65.Masih di Malam Pertama Kita


__ADS_3

Malam itupun terjadi, dua insan yang saling mencintai melakukan malam pertama mereka yang memang seharusnya dilakukan.


Kini tidak ada lagi keraguan di diri Mira, karena sang suami selalu mengingatkan jika dia mencintai istrinya dengan sangat tulus apa adanya.


Lampu utama sudah berganti dengan lampu temaram.Ruangan mendadak semakin panas,padahal AC ruangan dalam mode on.Mira sudah melepaskan handuk yang ia pakai untuk menutupi lingerie merah miliknya,membuat kelakian Ardhan semakin memanas saat melihatnya.


Ardhan terus menyesap bibir dan beralih ke leher jenjang yang putih milik istrinya, meninggalkan bekas merah yang indah di setiap bagian yang diinginkan.Tidak hanya bibir Ardhan yang terus bekerja,tangan Ardhan sudah menyentuh semua bagian di diri Mira.


D****** demi ******* terdengar dari mulut mereka masing-masing bersamaan dengan di setiap sentuhan. Hanya dengan menarik tali dipundak Mira,Ardhan sudah bisa melihat semua lekuk tubuh seksi istrinya.


Tak menunggu lama Ardhan pun langsung melakukan yang sama dengan menanggalkan semua pakaian yang melekat ditubuhnya dan kini tubuh mereka sama-sama tidak mengenakan pakaian sama sekali seperti bayi yang baru lahir, benar-benar polos.


Ardhan terus memberikan pemanasan terlebih dahulu sebelum melakukan kegiatan yang utama.Memberi kesan yang dalam dan lembut di setiap sentuhannya.


Kini tubuh Ardhan berada di atas menutupi tubuh polos istrinya,Sampai pada akhirnya dengan sekali hentakan, Ardhan sudah masuk lebih dalam untuk memulai berbagi peluh di atas ranjang pengantin mereka yang dipenuhi kelopak mawar.


"Aku mencintaimu Mira,,,,aku mencintaimu." bisikan Ardhan ditelinga Mira di setiap hentakan,ada kebanggaan tersendiri saat mengatakannya.


Membuat Mira tersenyum merasakan kebahagian saat mendengar apa yang diucapkan Ardhan kepadanya.


"Aku juga mencintaimu Bee,,Aah." Tanpa sadar mulutnya terus mengeluarkan suara *******.Beberapa menit terlewati Sampailah pada puncak kenikmatan malam pertama mereka yang membuat tubuh mereka rasanya remuk redam hingga mereka sama-sama terkulai lemas.


Ardhan menarik selimut tebal,menutupi tubuh polos mereka.menghalau udara dingin yang menerpa.Ardhan mengecup dahi Mira sebelum terlelap.


"Terima kasih sayang,tidurlah kau pasti lelah.Aku mencintaimu Mira." Ucap Ardhan sebelum memejamkan matanya dan mereka tertidur dengan Mira dalam dekapan tubuh hangat Ardhan.


*


*


Keesokan harinya,saat matahari mulai tegak berdiri dan masih dikamar pengantin.

__ADS_1


Dua orang yang menjelang subuh melakukannya lagi seperti malam sebelumnya,karena sang suami yang ketagihan memintanya kembali.


Padahal tubuh Mira belum sepenuhnya kembali.Tapi karena sang suami yang terus menggodanya alhasil Mira pun menjadi kewalahan tak bisa menolak permintaan suaminya tersebut.


Akibatnya kini mereka bangun kesiangan,untung saja mereka masih dalam suasana pengantin baru dan berada di hotel.


"Pagi honey..." Ardhan membisikan kalimat ditelinga Mira,dia sudah bangun terlebih dahulu dan sudah wangi.


Tapi kini melihat istrinya yang masih bergelung selimut membuat Ardhan ingin mendekap tubuh istrinya yang masih polos itu.


Mira menggeliat saat tangan Ardhan membelit tubuhnya lagi.


"Bee...aku masih lelah.." dengan suara seraknya Mira menjawab,tubuhnya tidak kuat sekedar untuk ia gerakan,rasanya benar-benar lemas karena perbuatan brutal suaminya semalam dan menjelang subuh tadi.


Ardhan terkekeh mendengarnya,dia jadi tidak tega karena perbuatannya istrinya sampai kehabisan tenaga.


"Bangunlah sayang,setelah itu mandi.Atau apa kamu ingin aku memandikan mu?" terdengar menggoda saat Ardhan mengatakan kalimat terakhir.


"Iya_iya aku bangun Bee." ucap Mira dengan menggelung tubuhnya dengan selimut,karena tubuhnya yang masih polos dia tidak mau Ardhan melihatnya lagi hari ini.Bisa-bisa dia membangunkan sesuatu yang sudah tertidur.


Mira berjalan menuju kamar mandi dengan masih melilitkan selimut ditibuhnya. Membuat istrinya terlihat menggemaskan Dimata Ardhan.


"Hati-hati honey...kau bisa terjatuh kalau seperti itu." Ucap Ardhan tergelak,tetapi dia juga merasa khawatir jika istrinya sampai terjatuh karena kelakuannya sendiri.


Sambil menunggu istrinya yang tengah mandi ,Ardhan mencoba membuka ponselnya yang ia matikan dari semalam.


Ternyata benar,,beberapa pesan masuk dari Dany tentang pekerjaan yang sama sekali tidak ada masalah.


Namun satu pesan yang membuat dahi Ardhan berkerut.Pesan itu dari Jhon yang tak lain adalah ayah mertuanya.


"Ard,bisakah Ayah meminta tolong?"

__ADS_1


satu pesan dari ayah mertua terbuka dan Ardhan yang langsung membalasnya.


Tring,,p


Pesan balasan terkirim.


"Apa kamu punya kenalan yang bisa menjadi asisten Jessica?" kalau ada segera hubungi Ayah Ard,,,maafkan Ayah karena menganggu kalian."🤭🤭🤭🤭


Suara pintu kamar mandi yang terbuka membuat Ardhan menengok,melihat rambut basah istrinya membuat tubuh Ardhan seketika meremang kembali,walaupun kini Mira sudah menutupinya dengan handuk dan tidak lagi memakai baju menerawang tetap saja Ardhan selalu di buat terpukau dengan lekuk tubuh istrinya yang seksi.


.


Mira berjalan mendekati suaminya,tatapannya hanya melihat makanan yang tertata rapi di meja membuat dia tidak sadar jika mata lainnya justru lebih berhasrat ingin memakannya kembali.


"Bee,,, sepertinya koperku tertinggal di kamar Kak Jessica."Ucap Mira saat dirinya berjalan mendekati Ardhan.


"Hari ini kamu tidak membutuhkan pakaian sayang,karena aku akan membukanya terus." Ucap Ardhan membisikan ditelinga Mira.Yang membuat telinga Mira meremang.


"Bisa kita langsung makan Bee?Aku sangat lapar." Mira mengatakan saat dirinya sudah duduk di samping suaminya.Dia mencoba mengalihkan tatapan wajah suaminya yang terlihat berbeda karena dia tau apa yang tengah dipikirkan suaminya terlihat dari telinganya yang sudah memerah.


Dengan mata puppy eyes nya Mira mencoba mengalihkan hasrat suaminya.Padahal justru Ardhan merasa gemas dengan kelakuan istrinya yang seperti itu.


Karena tidak tega dan ia tau kalau Mira belum makan,dia pun mengalah dan mengajak istrinya untuk menyantap makanan yang sudah di sajikan pihak hotel tadi.


"Baiklah,ayo kita makan karena hari ini dan dan besok kamu butuh tenaga lebih untuk melayaniku honey.." ucap Ardhan dengan seringai menggoda.


Mira mencebik,kesal karena kelakuan suaminya yang menurutnya terlalu mesum.Karena masih di suasana pengantin baru,makan pun mereka masih suap-menyuap.


Mira tidak tau kalau suaminya merencanakan sesuatu yang akan membuat tubuhnya kembali lemas tak bertenaga.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2