
"Siapa kamu?!" tanya Jessica begitu melihat laki-laki tinggi yang kini dihadapannya.
"Apapun masalah kalian,tidak sepantasnya kamu berbicara tidak sopan.Apalagi dengan orang yang lebih tua darimu."Ucap tiba-tiba laki-laki itu.
"Itu bukan urusan Anda,kalau tidak tau masalahnya apa, sebaiknya diam dan jangan ikut campur urusan orang lain!"jawab ketus Jessica.
Dia merasa kesal dengan pemuda yang tidak dikenalnya tiba-tiba datang dan langsung mengkritiknya begitu saja.
Laki-laki itu hanya tersenyum tipis,lalu pergi tanpa mengucapkan satu katapun lagi.
Siapa sih dia?tidak kenal berani-beraninya menilai ku?kesal Jessica dalam hati.
Jessica masih menatap punggung tegap Karyo yang menjauh dari tempatnya tadi.
Beruntung sekali Mira bisa dicintai sampai seperti itu.ucap Jessica dalam hati.
Melihat perhatian Ardhan yang tengah menyuapi Mira dengan potongan buah.Jessica tidak cemburu,hanya saja lebih kepada kata iri,dia hanya seorang perempuan biasa yang juga ingin memiliki laki-laki yang tulus mencintainya.
Jessica beralih fokus dengan laki-laki yang menghampiri Mira dan Ardhan,membuat kegiatan suap-menyuap mereka terhenti.
"Apa Mira mengenalnya?mereka terlihat sangat akrab kayaknya."Gumam Jessica masih ditempatnya."Atau jangan-jangan dia pernah menyukai Mira?"tebak Jessica,dia tergelak tatkala melihat wajah Ardhan yang berubah masam semenjak Karyo datang.
Jessica pun ikut menghampiri mereka,mengabaikan rasa kesalnya pada laki-laki yang membuat mood Nya berantakan.
"Kakak!"ucap Mira begitu melihat Jessica sudah didekat mereka.Mira melepas rengkuhan tangan suami di pinggangnya dan langsung menghampiri Jessica lalu dia membawanya untuk bergabung dengannya.
Seketika Ardhan langsung merubah wajahnya,terlihat senang karena sepertinya kedatangan Jessica mengalihkan pembicaraan Mira seputar pertemuannya dengan Karyo yang dianggapnya membosankan.
__ADS_1
Bagaimana tidak sepanjang bertemu tadi Mira memanggil dengan sebutan Mas yang membuat wajahnya merah padam.Lalu menceritakan kedekatan dan kebaikan Karyo saat menolong Mira dulu dan itu membuatnya kesal karena cemburu.Meskipun Ardhan juga sangat berterimakasih dengan kebaikan Karyo dan keluarganya yang menolong Mira.
"Kenalkan Kak,ini Mas Karyo orang yang dulu menolong Mira Dan Mas Karyo ini Kakak aku Jessica."Ucap Mira memperkenalkan,dia tidak sadar jika suaminya kembali kesal karena sebutan Mas tadi.
Jessica menatap sekilas dan tersenyum sinis,berbeda dengan wajah Karyo yang sepertinya kaget saat Mira menyebut Jessica dengan sebutan Kakak.
Mereka pun akhirnya berjabat tangan,terkesan terpaksa di wajah Jessica,karena dia masih kesal dengan kritikan Karyo tadi.
Mira terus saja tersenyum,berbeda dengan Ardhan yang menyeringai seperti tengah memikirkan sesuatu.
*
*
POV ARDHAN.
"Malu kenapa honey,bukannya kita sudah menikah,jadi wajar saja kalau aku ingin menyuapi istriku.Jadi ayo buka mulut kamu lagi,aku tidak ingin kamu sakit karena perutmu belum terisi apa-apa setidaknya dengan buah ini tubuhmu tidak lemas."Ucapku panjang lebar dan aku tersenyum melihat wajah istriku,sangat cantik apalagi saat aku menggodanya menyentuh pipinya yang merona karena malu.
"Tapi kamu juga makan Bee,aku juga tidak ingin kamu sampai sakit."Ucap istriku,lalu dia langsung membuka mulutnya dan aku langsung menyuapi buah apel untuknya,begitu juga denganku bergantian.
Kami tersenyum bahagia,saat kami sama-sama menunjukkan kasih sayang dengan perhatian kami masing-masing.
malam ini terkesan dunia hanya milikku dan istri cantikku saja,mengabaikan mereka yang mungkin melihat kemesraan kami.
Aku sangat bahagia sekarang ,wanita yang aku cintai sekarang sudah menjadi istriku.Aku berjanji dengan diriku sendiri akan membuatnya selalu tersenyum.akan aku hapus kesedihan masa lalunya dengan kebahagiaan dengan menjadi istri seorang keluarga Prayoga.
Karena kesibukan pernikahan kita sedari pagi,aku dan istriku tidak sempat untuk makan.Padahal keluarga sudah mengingatkan bahkan sampai mengambilkan makanan untuk kita.Tapi ada saja yang membuat kita tidak sempat untuk makan.
__ADS_1
Dan sekarang kita merasa kelaparan,padahal tamu masih banyak yang datang.Sampai seorang laki-laki terlihat menghampiri kami,dan kamipun menyudahi suap-menyuap.Meskipun aku lebih dominan yang menyuapi istriku dan menyuruhnya gantian menyuapiku.
Laki-laki dengan postur tubuh yang tinggi tegap,kulitnya yang sawo matang dan wajah yang lumayan.Tapi tetap saja masih kalah dengan tampang aku.
Awalnya aku hanya biasa saat dia memberi selamat pada kami,tapi saat istriku memanggilnya dengan sebutan Mas aku tidak suka.
Karena terkesan mereka sangat akrab dan itu jujur membuatku cemburu.Aku langsung saja merengkuh pinggang Mira,ingin ku tunjukkan pada laki-laki yang sedari tadi melihat Mira bahwa dia adalah istriku sekarang.
Karyo?ck,nama yang kampungan.Ucapku mengejek dalam hati saat Mira memperkenalkan nama laki-laki itu.
"Aku Ardhan,suami Mira."Dengan percaya diri aku menerima uluran tangannya,tangan yang lain masih memeluk pinggang Mira.
Aku masih saja kesal,padahal aku sudah menunjukkan bahwa dia milikku agar aku lebih percaya diri.Tapi lagi-lagi pikiranku terusik dengan sebutan Mas yang diucapkan Mira.
Apalagi kini Mira membahas tentang kebaikan keluarga laki-laki itu,dan ternyata mereka sangat terlihat akrab.Tapi bagaimanapun juga aku harus berterima kasih dengannya karena sudah menyelamatkan Mira,jika saja keluarganya tidak menolong Mira,mungkin sekarang Mira bukan menjadi istriku.
Sampai saat Mira berseru memanggil Jessica dengan kata Kakak,aku menjadi senang.Karena sekarang Mira sudah mulai mengakrabkan dirinya dengan Jessica.
Aku senang bukan cuma hal itu saja,tapi kedatangan Jessica bisa membuat Mira menyudahi cerita nostalgia mereka yang membuat telingaku panas.
Tapi lagi-lagi saat Mira menyebutnya dengan kata Mas lagi,darahku kembali mendidih.Dan sempat kesal juga dengan istriku kenapa tidak peka sekali,apa dengan melihat wajahku saja dia tidak tau jika suaminya sedang kesal.
Saat Mira memperkenalkan mereka,ada yang janggal.Tatapan mereka sangat berbeda jika sedang diperkenalkan,yang satu dengan wajah malas,yang si laki-laki lebih terkesan kaget saat Mira menyebut Jessica sebagai kakaknya.
Apa mereka juga sudah saling kenal?gumam ku dalam hati.Dan sepertinya aku mempunyai rencana untuk mereka sekarang.
...****************...
__ADS_1