Aku Mencintai Adik Iparku

Aku Mencintai Adik Iparku
12,pertemuan dengan Radit


__ADS_3

ke esokan harinya Rania menjalankan pekerjaan rumah tanggahnya dan menyelesaikan tepat pukul jam 07.00 .


Rania melanjutkan pekerjaanya dengan membangunkan Tasya yang masih tertidur.


Sayang bagun nak sudah siang ini ayo mandi nanti Papa marah loh kalau Tasya belom bagun sebelum papa.


seketika mata Tasya membuka dan berlari ke arah kamar mandi untuk segera mandi.


Iya tante Tasya mandi tapi di madikan tante iya"menatap Rania penuh harap.


Iya sayang ayo sini tante mandikan" membuka pakaian Tasya dan berlalumenuju kamar mandi.


dua pulu menit akhirnya Tasya selesai mandi dan berganti pakaian Tasya menuruni tanggah untuk sarapan di meja makan bertiga dengan Papanya.


Sayang kamu tungguh dulu ea tante mandi dulu Tasya makan di habisin kalau sudah taruh di meja setelah itu Tasya minum susunya iya"mengelus kepala Tasya dan memberi pengertian.


Iya tante"menyendokan makanan di mulutnya sendir.


Rania bejalan ke arah kamarnya nembersihkan diri dua pulu nenit akhirnya selesai mandi Rania melihat Tasya sedang bermain di ruang tengah.


Di meja makan sudah ada Mas Hendra yang sedang membaca koran sambil menungguhku.


Saat aku tiba di meja makan aku taak begitu saja makan aku buatkan Mas Hendra teh dan kami duduk bersama untuk sarapan berdua saja.


bagaimana kalau kita liburan sudah lama juga enggak liburan janga bayak komplen siapkan perlengkapan Kita"berlalu mengelap bibirnya dari sisa makanan.


Memang mau ke mana mas bukanya mas besok masih ngantor belum libur" menatap Hendra Heran.


Aku ambil cuti empat hari jadi kita bisa liburan bersama" memegang tangan Rania.


Memang mau ke mana mas kalau aku sarani gak usha jauh jauh dari jakarta iya" mengelap bibirnya dari sisa makanan dan mengankat piring kotor dan mencucinya.


Iya sayang kita hanya ke anyer kok gk jauh dari sini pasti kamu dan Tasya suka" memeluk pingang Rania dan menghirup aromah tubuh Rania dengan parfum rose yang menenangkan.


Tiba tiba Tasya menghampiri kami dan seketika Hendra memundurkan tubuhnya dari Rania.


Oh anak Papa udah sarapan tadi" menatap Tasya dengan tatapan penuh cinta.


Udah dong Papa ucap Tasya dengan khas anak kecil.


Sayang bagaimana kalau hari ini kita liburan ke pantai iya nanti di sana kita bisa main pasir dan air pantai"mengelus kepala Tasya.


"Iya Pah asik liburan ke pantai bisa main main air dan pasir "melompat kegirangan dan mengakibatkan badanya terhuyung dan di tangkap oleh Papanya.

__ADS_1


Makasi pah aku rapi.in baju aku dulu ea pah" Berlalu pergi menigalkan Rania dan Papanya.


Iya sayang jangan lama lama iya papa di bawah nungguh kamu"melambaikan tanggan.


Rania sedari tadi nyuci piring dan selesai langsung ke kamar membereskan semuanya dan gak bole kelewat.


tak terasa tanggan Hendra menarik lengan Rania dan berbisik hari ini kamu cantik dan mencium tengkuknya Rania.


"Rania seketika pun berlari menjauhi Hendra meyusuri tanggah dan menuju kamarnya dan kamar mas Hendra tak lupa juga kamar tasya


untuk mengemasi semua baju.


Tante tasya binggung apa yang harus di bawah saat liburan" mengaruk kepalanya yang tak gatal.


Iya sayang kalau kamu gitu lucu dan cantik.


Seperti ini sayang kalau kamu mau menyiapkan pakaian mau liburan"mengambil pakaian yang akan di bawah ke sana dan sedikit mainan dan alat mandi Tasya.


Iya tante trima kasih udah bantuin beresin baju Tasya"mencium pipi tasya.


Sedari tadi Hendra memperhatikan Rania dan Tasya melakukan paking baju di depan pintu.


Sekarang Tasya ganti baju terus turun mengambil baju di lemarih iya.


selesai bersiap siap Rania dan Tasya segerah turun.


Ayo cepet sayang keburu siank di sana nanti "memangil magil dari bawah.


saat kita berangkat melaju menuju anyer di tempat lain Tania masih sibuk dengan Adengan panas di pagi hari dengan Rico.


Selesai mereka melakukan adegan itu mereka membersihkan tubuh bersama dan melanjutkan adeganya lagi sampai menujukan pukul 09.00 dan merekah menyudahi adeganya dan memilih untuk pergi ke ruang makan untuk sarapan menjelang siank.


Mas boleh gak aku mintak belikan mobil baru mobilku uda jadul baget dan lagi temen temenku pada ganti semua.


boleh dong sayang besok pulang dari liburan kita beli iya" Mengengam tangan Tania.


ngomong ngomong apa suamimu tak menayakanmu sekarang"Menatap Tania Heran bercampur senang.


Enggak tuh mas aku juga gak bakalan mau angkat soalnya gk penting baget sih dia terlalu nuntut gk boleh krja,Aku ngak suka mending kamu dukung kemauanku" menyuapkan makanan ke mulutnya.


Iya sudha gak papa sayang"kita senang senang di sini iya.


Seharian Rico hanya berdiam diri di dalam villa dengan Tania karna hujan dari tadi pagi belum juga redah.

__ADS_1


Saat itu pula Tania mendudukan pantanya di pangkuan Rico dan mencium bibir Rico dengan perlahan dan berubah menjadi nafsu.


di tempat lain Rania,Tasya dan Hendra bertigah sudah menempu perjalanan dan samapai pukul 12.00.


Hendra segera memarkirkan mobil di area parkir dan menuju loby penginapan dan membayar reservasinya dan kami di antarkan pegawainya untuk menuju penginapan.


Ini sayang uda ketemu ayo turun dan istirahatlah"menurunkan Tasya dari gedonganya.



Papa Tasya ngantuk sekali Tasya bobok siang dulu iya"menguap dan berlalu ke kamar tidur.


Iya sayang nanti sore ajah jalan jalan ke pantainya ok"Hendra menyamakan tinggih badan anaknya.


Sedangkan Rania sudah masuk duluan dan mebersihkan semua dan menidurkan Tasya di kamar kedua karna ada dua kamar di penginapan ini.


saat Rania ke depan penginapan iya melihat Hendra duduk menikmati angin siang.


Rania berinisiatif menawarkan untuk membuatkan kopi untuk Hendra.


Mas mau aku buatin kopi "berjalan ke dapan Hendra.


"Iya Ran boleh" Menatap kepergian Rania kedapur.


lima menit sudah Rania membuat kopi dan sedikit cemilan manis untu di santap dengan kopi pahit kesukaan Hendra.


Mas ini kopinya dan cemilanya"Menaruh nampan berisi kopi dan makanan di meja dan mendudukan diri disebelah kursi Hendra.


Taak terasa bayak sekali yang kita obrolkan mulai hubungan kita yang taak lazim


dan inginya mas Hendra segera menikahiku tapi aku menolak seketika saat terlintas di fikiranku untuk jalan jalan ke pantai meliha sunsuet.



Bagus baget iya mas sansuetnya romantis andai aja kita...


Andai apa ran kok gak di terusin gomongnya"menatap ke arah Rania.


Enggak kenapa kenapa kok mas berpaling tersipu malu memikirkan jika kita berdua sepasang suami istri dan ber**man romantis sekali.


Hendra tau apa yang di fikirkan Rania tak tungguh lama Hendra pun meraih dagu Rania dan mencium bibir Rania dengan pelan tapi pasti bermulah ciuman biasa lama kelama.an berubah jadi ******* dan ber akhir ke leher jenjang Rania dan Hendra melepaskanya dan berlaju mengandeng tangan Rania dan menuju penginapan takut Tasya sudah bagun dan mencari kita.


Sesampainya di penginapan Rania melihat Tasya masih setia tidur dengan memeluk bonekanya dan seusai itu Rania memesan makan untuk di makan kita bertiga karna sedari tadi Rania belum makan.

__ADS_1


sesampainya makanan Rania dan Hendra menyatap makanan yang di pesanya tadi dan beberapa menit kami selesai makan kami memutuskan untuk kembali ke kamar untuk tidur dan istirahat taak terasa Rania terlelap dengan sendirinya berdampingan dengan Tasya.


Bersambung..


__ADS_2