
Tiga bulan kemudian
hendra hadir di keputusan pengadilan tentang perceraiyanya dan selama seharian hendra menungguh giliran akhirnya mendapat giliran dan hendra mendapatkan keputusan bahwah iya dan Tania sudah resmi bercerai dan hendra pun sujut syukur atas keputusan pengadilan.
dan semua surat pengacara hendra yang mengatur dan akupun pergi menemui Rania selama perjalanan hendra taak ubahnya seperti orang menang lotre senyum senyum trus dan saat menempu jarak 50 kilo Hendra sampai di pekarangan di saat itu pula Rania sedang menyirami tanaman dan hendra lagsung memeluk Rania .
"Rania"Rania menegok ke blakang mas hendra yang memeluknya.Mas malu di lhat satoam kamu itu mencoba menghentikan ulah mas hendra
" Hendra, ia pun membalikan tubuh Rania dan memeluk kembali dan memberitahukan bahwa aku sudah selesai dengan putusan hakim dan segera akan aku lamar kamu dan ke paman kamu seru Hendra
"Rania,Rania mendengar itu ada Rasa sedih dan senang akhir dari cinta mereka berdua dapat bersama sama.
di tempat lain Tania sedang bahagia karna dia bisa bebas dari hendra dan memulai hidup baru dengan Rico
kembali ke rumah hendra
saat hendra memeluk lagi Rania dan menenangkan hatinya agar ia taak merasa bersalah
disaat itu juga Tasya memecahkan keheningan dengan menyambar Rania dengan berucap
" Tasya,,Tante Rania laper mau makan(sambil memeluk Rania)
"Rania,,(Rania pun mengusap air matanya di pipi dan membalas omongan Tasya)iya sayank tante ambilin dulu iya kamun tungguh dulu ea di sini dengan papamu(berjalan menuju dapur)
" Papa,,Tasya main apa tadi ?(sambil mendudukan tasya di sofa)
"Tasya,,Main boneka papa (memainkan bonekanya)
" Rania pun sampai ke depan Tasya membawa nampan berisi piring dan nasinya ia pun menaruhnya di meja)Tasya mau tante apa maem sendir?
"Tasya,sendiri tante (sambil menyedok sendiri)
saat Tasya sudah memakan makananya dan kembali ke kamar hendra pun juga memasuki kamarnya
Saat Rania asik mencuci piring terdengar suara ketukan pintu dari pintu utama Rania berlari dan membukakkan pintunya sosok itu selalu di kagumi ku dan mas hendra yaitu tante dewi.
"ibu mas hendra,,pagi Ran (sambil mencium tangan pinggung ibu mas hendra)
" Rania,tante apa kabar silakan masuk (mengikuti arah ibu mas hendra)
"Hendra,Hendra dari arah belakang memangil "siapa sayang tamunya?(sambil membawa kopi)
" Saat hendra melihat jika itu ibunya mereka saling pandang dan senyum kikuk
"ibu mas hendra,,Ea sudah gak perlu lihat lihatan ibu kan sudah tau hubungan kalian(sambil menyeret kopernya)bagaimana keputisan kalian setelah ini(duduk di sofa Rania sedang membuat teh)
" Hendra,,maunya sih menikah apa ibu ngijinin aku menikah dengan Rania?(sambil mengawasi ibunya )
"ibu mas hendra,,iya taak apa tapi ibu harap kalian harus tabah jika bayak cemo.o orang jika kalia menikah
" Hendra,,itu sudah aku fikirkan bu biarlah tak urusin omongan orang kita makan bukan ikut orang
Rania datang membawa teh untuk mereka berdua
"Ibu mas hendra,Ran ibu mau tanyak sama kamu apa kamu yakin jika mau menikah dengan hendra jujur ibu taak mau jika kamu terpaksa.(sambil memandang hendra )
" Rania,,insyakallah tante Rania taak terpaksa
selama ini aku sudah tau semua sifat mas hendra.(memandang mas hendra lekat)
"ibu mas hendra,,iya sudah kalau memang keduanya sudah benar benar matap dan taak ada keraguan.ibu mau istirahat dulu(berjalan menuju kamarnya)
di itia sedang memikirkan bagaimana cara Rania bisa menerimanya dan menikah denganya karna sifat Rania yang bikin aku taak bisa berpaling.tiba tiba Raditia bersenyum devil dan berucap kalau aku taak bisa mendapatkanmu dengan cara baik baik aku akan dengan kasar.dan raditia pun memangil sekertarisnya.dan membisikan sesuatu hal yang membuat ia senyum menyerin
__ADS_1
"Raditia,,cepat segera kerjaakan aku tak mau kegagalan,(memandang ke arah blakang gedung )
" Asisten,,Baik tuan saya undur diri dul(meninggalkan rungan)
"Raditia,,malam ini kamu akan jadi miliku sepenuhnya Rania akun taak mau kamu jadi milik orang lain apa lagi mantan kakak iparmu itu(dengan senyum devilnya)
Di kediaman hendra Rania yang ingin membeli sesuatu ke mini market depan komplek akhirnya berangkat sendri ia membawa motor milik mas hendra
saat di rasa ia di ikuti seseorang dari jauh Rania pun mejalankan motornya agak kecang saat Rania tepat di depan rumah kosong di dalam komplek motor Rani mogok dan tak bisa dinpakai
" Rania,,Aku harus bagaimana Ini sepada aku taak bisa jalan (dalam kebingungan dan ketakutan)
di saat Rania akan pergi meninggalkan motor dari arah blakang ada laki laki yang membekap tubuhku dan membawaku ke dalam mobil aku berterik dan mintak tolong namun mulutnya pun di bekap dan tanga fi ikat taak bisa apa apa lagi hanya bisa menagis
setelah 2 jam sampai di villa kediaman Raditia Rania pun di bawah ke dalam kamar dan melepaskan semua ikatan di tanggan Rania dan latban di mulut Rania sekita Rania berucap
"Rania,,he Kalian di suruh siapa lakuin ini kepadaku (dengan nada tinggih dan memngejar asistenta yanh menutup pintu kamar dan di kunci)saat itu Rania hanya bisa mengedor gedor pintu kamar itu hanya itu yang Rania bisa.
Saat beberpa menit Rania menduduki ranjang seketika kenop pintu membuka dan terlihat laki laki yang aku kenal sekali dengan jelas dan aku berucap.
" Rania,,Raditia kamu mau apa bawa aku ke tempat ini bawa aku pergi,?(sambil mendekati Raditia)
"Raditia,,(membelai Rambut Rania dan mendorong tania ke ranjang king zizenya itu dan Rania terperakat jatuh)mau apa kamu Dit apa yang kamu mau?(merinding ketakutan )
semakin lama Raditia semakin memajukan badanya dan akupun reflek memundurkan badanku dan saat badanku mentok aku pun berniat berlaripun tanggaku di cekal oleh Raditia dan ia melemparkan ku tempat tidur dan aku pun dengn jelas terpelentang di kasur dan Raditia semakin mendekatiku dan menindihiku akupun berontak saat Raditia mencium bibirku aku mendorong dorong tubuh kekar Raditia tapi nihil Rania taak bisa karna tenaga Raditia lebih besar dan setelah hendra berlalu ke leher Rania rania pun menitikan air mata dan saat Raditia dengan paksa membuka baju Rania dan Rania hanya bisa menagis dan malam pajangpun telah terjadi Rania hanya bisa menagis semalaman dan pagipun menjelma Raditia bagun dari tidurnya,
"Raditia,Pagi sayank kamu taak tidur tadi malam?(sambil mendekat dan mencium keningku dengan sedikit memaksa )
" Rania,,kenapa kamu jahat dit kamu culik aku kamu perkosa aku apa maumu?(sambil menagis sesungukan)
"Raditia,,Akun hanya ingin dirimu Ran kamu jadi miliiku selamanya(sambil memaksa memeluk Rania dan Rania menolak dan memukul mukul tubu ditia dan sekian lama pun Rania menyerah dan membiarkan ditia memeluknya)Aku mau ke kantor dan kamu cepat bersih bersih diri juga setelahku
di kediaman hendra
" Hendra,,ke mana Rania pergi kenapa motorku di sini dan fikiran hendra pun semakin taak bisa berfikir positif lagi dan jika Rania di culik seseorang.hendra pun bergegas menelpon asistenya
"Reno,,Hallo tuan(bagun dari tidurnya)
" Hendra,, segera kirim orang untuk menyelidiki di mana Rania berada dan aku taak mau jika taak bisa melacakny mengerti?
"Reno,,iya pak saya lakukan segera
di villa Raditia Rania sudah membersihakan dirinya dan hanya bisa duduk di pingir rajang dan Raditia pun datang dan memeluk tubuh Rania dan kening Rania di cium
" Raditia,,Aku brangkat pabrik dulu kamu yang nurut ea saat Ditia ingin pergi ia membisikan sesuatu saat memeluku turuti semua perkataanku jika kamu mau hendra dan Tasya aman mengerti?(dengan jalan menuju luar kamar
"Rania hanya bisa menitikan air mata tak bisa berbuat apa apa jika aku taak menurut mereka yang terkena imbasnya.
di kediaman Hendra
"ibu hendra,,rania ke mana hen kok tuben makanan jam segini belum matang dan rumah masih kotor?(sambil duduk di ruang kluarga)
" Hendra,,Rania di culik bu dan dari semalem iya belum pulang dan aku lihat motorku terpakir di depan rumh kosong bessar itu akupun taak bisa tau di mana ia karna taak ada satupun ccctv yang bisa memperlihatkan penculikan itu
"Ibu mas hendra,,kalau begitu kamu harus laporkan masalah ini ke kepolisian?(sambil kawatir)
"Hendra,tungguh sebentar aja bu kita lapor sekarng belum 24 jam belum bisa asistenku sudah mengirim orng untuk mencari keberadaan Rania.
selama 3 jam Hendra menyusuri kota mencari keberadaan Rania tapi nihil taak ada sampai pukul 18.00 pun akhirnya hendra pun menyerah san kembali ke Rumahnya dan meneloon asistenya
dret
dret
__ADS_1
dret
" Hendra,,hallo Ren apa sudah ketemu? (sambil memijit mijit kepalanya)
"Reno,,belum tuan penculiknya hebat sekali tuan dia menghapus semua jejanknya dan taak satupun jejaknya ketemu.
" Hendra,,aku taak mau tau ketemukan Rania secepanta mengerti(sambil menutup pagilanya dan membanting handponenya)
malam smakin larut keberadaan Rania belum di ketemukan dan Hendra pun Berusaha menghubungi Rania seketika Rania mengangkanlt telfon hendra.
dret
dret
dret
*Hendra
Hallo Ran kamu di mana kenapa kamu taak pulang aku sudah menghawatirkanmy sayang pulanglah?(sambil berlinagan air mata)
*Raditia
Hallo hendra menungguh ya kamu taak akan menemuinya lagi besok adalah pernikahanku dengan dia aku taak mau kau mengacaukanya jika kau mengacaukany anakmu yang akab jadi korbanya!(dengan senyum devilnya)dan menutup telfonya)
"Hedra,he siapa kamu kenapa hhandpone Rania denganmu apa yang kamu mau
tut...
tut...
tut...
handponya pun terputus dan hendra puk mengepalkan tanganya merasa marah dan seketika ia pun mrngambil kubci dan menuju rumah ditia dia tau itu suara ditia
di villa Ditia
ditia baru datang dari kantornya dan memasuki kamarnya itu dan terdapat mahluk cantik mungil ea itu Rania dan seketika Ditia pun mencium tubuh Rania dan ber gegas membersihkan diri.
saat selesai membersihkan diri hendra berjalan ke luar kamar mandi dan berganti pakaian Rania masih setia tertidur dan selesainya ia berjalan menuju meja makan untuk makan malam,
" Bi surti,,Tuan maaf dari tadi pagi non Rania taak mau makan dan sekarang sudah malam kasihan tua
"Raditia,Ea sudah bi nanti biar saya bawakan pasti nanti di makan.(melanjutkan makanya)
di kmar Raditia pun membagunkan Rania untuk makan tapu Rania taak mengubrisnya sampai Raditia mengancam sesuatu hal dan membuat Rania memakan maknanya setelah selesai Raditia pun menaruh nampa itu di meja dan Raditia pun kembali ke ruang kerjanya aku pun kembali tidur.
jam sudah menujukan pukul 21.00 hedra kembali ke kamarnya dan melihat Rania tertidur dengan pulas dan membuat hendra ingn sekali melakukanya lagi.
seketika itu pula Raditia memaksa Rania untuk melayaninya dan dengan triknya mengancamnya Ditia pun mendaptkan keinginanya itu dengan gampang dan Rania menurutinya malam panjang pun di lalui Rania dan hendra melakukan hampir 3 kali dan sampai Ditia tertidur dengan pulasnya Rania hamya bisa mengis dan tertidur begitu saja
keesokan harinya
jangan lupa kak
like
coment
vote,
rate
trima kasih
__ADS_1