Aku Mencintai Adik Iparku

Aku Mencintai Adik Iparku
20.Perasaan Raditia


__ADS_3

Rania mengunakan dres selutut yang tampil cantik.


"taak terasa jam menujukan pukul 19.00 Rania menungguh Raditia dengan sabar di depan rumah.


suara deru mobil terdengar Rania segera mungkin berdiri dan memandang kedatangan Raditia.


Raditia keluar dari mobil dan memandang Rania dengan setelan baju yang di pilihkanya terlihat cantik dan megesankan.


" Kamu hari ini cantik sekali Rania ternyata gaun itu cocok untukmu taak sia sia aku membelikanya.


"Gombal sekali kamu itu Dit iya sudah aku pamit dulu ke mbak.


" Iya Ran.


"Aku pagilin mbak dulu" Berlalu menuju kamar mbak Tania.


tok


tok


Mbak ini aku Rania mau mintak ijin buat keluar ada acara"


"


nia,Ah sudah cantik aja kamu dek mau ijin ke mana(sambil membuka pintu)mau keluar sama siapa?


Hendra yang mendengar jika Rania sudah cantik melihat Rania hendra kagum atas kecantika Rania dan ikut bergerak mengarah ke Rania.


" Rania,sama Raditia mbak ini dia mau mintak ijin ngajak aku dia ada di bwah(menjelaskan)


"Rania,Tania,dan Hendra melaju menuju ke ruang tamu sesampainya kami duduk di sofa

__ADS_1


"Raditia,mbak aku mau ngajak Rania ke acara pertunagan sodaraku mbak apa bole(berbicara dengan serius)


Hendra yang saat ini di sana merasa marah dan ingin rasanya menghajar dika tapi di uringkanya karna akan jadi pertayaan jika aku menghajar karna Rania ikut Ditia


" Tania,Ah boleh tapi tolong jangan pulang malam malam oc (sambil memainkan handphone)


"Raditia,makasi mbak aku bakalan jaga Rania dan pulang selamat tampa lecet sedikitpun.(sambil senyungingkan senyumnya)


seketika Hendra pergi meninggalkan Mereka bertiga dan menaiki tanggah dan memasuki kamar dengan amarah yang sangat menakutkan dan dia sekali menojok diding kamarnya hingga tanganya berdara


kami berpamitan untuk berangkat dan menaiki mobil Raditia


fikiran aku hanya memikirkan mas hendra bagaimana kalau dia macem maceng karna dia marah besar aku lihat dari raut wajahnya yang menahan emosi.


sesampainya Rania di pesta itu Rania di perkenalkan dengan kelurga besar Raditia dan membuat aku cukup malu karna bayak yang memujiku jika aku ini canti dan manis..


" Raditia,Eh Ran kenalin ini Mama dan papa aku (menujukan)


"Rania,Eh iya tante saya Rania(dalam hti rania semoga mama Raditia baik )sambil mencium pungung tangan Mama Raditia


"papa ditia,saya tirta papanya Ditia(sambil mencium punggung tanggan papa ditia)


Wah cantik pantas saja ditia berusah ngeyakinin mama untuk melamarmu.


Rania yang sedari tadi hanya bisa senyum dan membalas pertayaan mamany hanya bisa malu dan memalingkan wajahnya


aaa


taak terasa hari sudah menujukan pukul 21.00 aku dan Ditia kembali untuk mengantarku tapi sebelum mengantarku Ditia memberhentikan mobil dan menghadap ke arahku dan mengambil tanganku dan ber ucap


" Raditia,Ran aku ingin gomong sesuatu ke kamu tentang perasaanku ke kamu(dengan hati yang berdebar debar)

__ADS_1


"Rania,iya gomong aja (dengan menghadap wajah ditia)


" Raditia


I wonder if I want you to be my girlfriend and be the mother of my child


Aku yang merasa syok dengan pengakuan Ditia pun haya bisa diam memikirkanya karan fikiranku masih terpaut dengan mas hendra di dalam hati)


"Rania,Aku belum bisa jawab dit juju kita baru ketemu belum ada satu bulan beri aku waktu ,(dengan melepas tanggan ditia)


"Raditia,iya Ran aku bakalan sabar nungguh kamu(meskipun agak kecewa tapi ditia masih ingin berjuang)


kami pun melanjutkan perjalanan dan tepat pukul 23.00 kamipun sampai di rumah mas hendra dan ditia pun langsung pergi dan Rania pun masuk ke dalam rumah


di dalam rumah sudah keadaan gelap dan remang remang aku masuk ke ruang tamu dan berjalan seketika lampu di ruang tamu menyala seketika aku melihat mas hendra dengan tanggan duduk di sofa sambil menatap ke arah lampu dan dan bertanya



"Hendra,dari mana aja baru pulang dan sampai jam segini apa orang itu tau jika kamu taak boleh pulang malam malam baget?(sambil melihat ke arah Rania)


" Rania,Rania yang hanya bisa mematung mendengar penuturan mas hendra dan seketika buka suara.Eemm mas tadi banya kempes karna itu harus do ganti jadi kita kemaleman pulangnya.


"Hendra,Hendra berdiri dan mendekati Rania dan mencium bibir Rania dengan kasar mengakibatkan bibir rania bengkak dan seketika itu Rania mendorong Hendra dengan kuat.Aku sudah bilang aku taak suka kamu dengan orang itu kenapa kamu malah keluar dan pulang sampek larut malam?


" Rania,itu bukan urusan mas karna aku sudah dewasa tau yang mana salah dan bener dan satu lagi kamu gak berhak ngelarang aku karna aku bukan siapa siapa kamu mengerti (dengan nada sedekit meninggih dan meningalkan Hendra)


hendra pun sudah kalap dan dan taak bisa berfikir akhirnya dia mengikuti Rania dan masuk ke dalam kamar Rania


"Rania,(Rania terkejut dan terhuyung ke belakang badanya dan jatub tepat di atas kasur.kamu mau apa mas jangan macem macem lgi ke aku aku sudah cukup muak dengan semuanya.


Hendrapun menindihi Rania dan mencium bibir Rania rania hanya merontah di dalam hati dan mengeluarkan semua tenaganya untuk mendorong Hendra tapi nihil hendra terlalu kuat dan akhirnya aku hanya bisa pasrah dan merapati nasipku yang taak bisa berkutik saat perlawanan Rania melemah hendra mencium bibir Rania dengan lembut dan tak kasar seperti tadi.Hendra turun area leher jenjang Rania dan meningalkan kiss mart dan berlalu dengan membuka resleting bajuku dan memulai menangalkan pakaianku dia pun melanjutkan aksinya deng menjelajahi area dadahku dan membuka kait bra yang ku pakai dan memperlihatkan buah da** ku yang Ranum dan seketika itu hendra mel***t dan menndainya dan hendra turun di bawah perut dengn memainkan perut Rania rania hanya bisa menitikan air mata saat dan taak bisa berbuat apa apa Hendra melanjutkan aktifitasnya di bagian bawah dan membuka ****** ***** Rani sontak Rania sadar dan berontak kembali tapi seribu sayank Rania taak bisa menghentikan hendra yang sudah terbakar api cemburu (kesetanan) Akhirnya kesucian yang selama Rania jagan di rengut oleh kakak iparnya sendiri suami dari kakanya Rania hanya bisa menagis meratapinya dan ku lihat mas hendra saat itu tidur dengan entengnya di sebelahku aku yang sedari tadi hanya mengis dan memutuskan untuk ke kamar mandi dan merasa nyeri di bagian vitalnya Rania hanya bisa berjalan tertatih tatih

__ADS_1


aku hidupkan syower dan aku berdiri di atas guyuran air syower dengan terisak dan mengis selama satu jam dan membasuh semua tubuhkan dan membersihkanya akupum kelur ke kamar mandi aku dapati mas hendra masih setiap tidur di dalam selimut ranjangku aku punguti semua baju dengan tertatih tatih aku pun iku tidur di sebelah mas hendra dan akupun terlelap.


Jangan lupa kak like,coment dan votenya aku selalu membutuhkan dukungan dari kalian terimakasih


__ADS_2