Aku Mencintai Adik Iparku

Aku Mencintai Adik Iparku
Keadaan yang memburuk


__ADS_3

"Tiga hari sudah setelah kami bertemu di pantai Hendra tak perna menghubungiku dan menemuiku lagi aku merasa lega karna kekacauan sedikit pergi dari hidupku.


Tapi di lain sisi kesehatan Raditia semakin hari semakin menurun dan Rania harus menungguinya di rumah sakit selama sebulan ini dengan keadaan Rania yang perutnya semakin membesar hampir memasuki paca kelahiran


saat Rania tertidur di sebelah Raditia ia pun meneteskan air mata karna melihat kondisi istrinya yang saat ini hamil tua harus menungguh.iku di rumah sakit


" Mengelus kepala Rania dan mengusap air mata yang jatuh ke pipi"


Eh mas udah bagun mau apa mas biar Rania ambilin'Menatap suaminya.


engak usa sayank aku hanya ingin minum saja haus Memandang istrinya sendu.


Rania pun mengambilkan minum untuk suaminya di dalam dan membawa ke suaminya lagi.


Raditia pun meminumnya dan berbaring kembali di atas kasur.Sayang kamu pulangbsaja jika capek kan ada leo di sini nunguin aku juga'dengan suara berat


Enggak papa mas aku di sini aja aku ngak capek kan tadi sudah tidur di samping mas.


sejujurnya di dalam hati Rania ia capek sekali apa lagi dengan keadaanya saat ini hamil tua mengakibatkan capeknya dobel ia taak ingin suaminya jika kenapa kenapa saat aku pulang.


Oh ea mas aku ke kantin dulu ea'Memandang suaminya lekat.


Iya sayank kamu makan yang bayak biar kamu sehat dan bayi kita juga sehat'Mengelus perut Rania dengan lembut.


Iya sayank aku pegi dulu'Meninggalkan Raditia bersama dengan Leo.


saat Rania sedang makan di kantin rumah sakit Rania melihat ada seseorang laki laki yang duduk di depanya dengan keberanian ia berucap maaf pak anda bisa pindah tempat saya ingin makan sendiri.tanpa melihat siapa yang ada di depanya


saat laki laki itu tak ingin beranjak pergi ia pun dengan berat hati meninggalkan meja itu saat ia ingin meningalkan meja tangganya pun di cekal oleh laki laki yang duduk di depanya seketika Rania berusaha melepaskan dan


"berucap lepaskan jangan kurang ajar dan saat itu pula Rania mendongak melihat ke atas jika orang yang menahan langkahnya menyekal tanganya adalah Hendra Rania pun menarik tanganya dan berucap


" Mau apa lagi mas Hendra ke sini "Memandang hendra dengan tatapan taak suka.


Ini kan tempat umum wajar dong aku ke sini pastilah ke sini buat makan aku mau kamu temani aku makan di sini" Memandang Rania dengan tatapan memelas dan menarik tangan Rania untuk duduk kembali"

__ADS_1


Aku dah bilang kan mas jagan temuin aku aku sudah puyak suami dan aku juga akan memiliki anak apa mas paham itu"Memandang Hendra dengan Tatapan tidak suka


Ge er sekali kamu aki ke sini bukan untuk nemuin kamu aku ke rumah sakit menjenguk temanku dan saat ingi keluar aku melihatmu jadi aku menyusulmu dan ikut makan temani aku"Memandang Rania dengan Senyumnya yang tipis.


Itu ma sama aja kamu ngikutin aku setelah pergi dari kamar teman kamu yang sakit itu aku heran kamu itu bebel baget di bilangin"Memalingkan kepala ke arah lain.


Ea sudah kamu di sini temani aku agar aku gak kesepian makan di sini dari tadi pagi aku belum makan"Memandang Rania dengan tatapan Memelas.


Ea sudah lah cepat aku juga ingin kembali ke kamar suamiku kalau lama aku tinggal mengerti"Memalingkan kembali pandanganya ke luar kantin menuju lorong


Lima menit sudah Rania menungguh Hendra selesai makan dan akhirnya usai makan ia pu meninggalkan Hendra seketika tanggan Rania di cekal dan Hendra pun berucap.


Ran Makasih sudah menungguhku makan sampai selesai.


Rania pun menoleh ke arah tangan Hendra dan melihat ke arah Hendra dan berucap Iya sama sama aku kembali dulu ke ruangan suamiku.


Hendra pun tersenyum tipis dengan kepergian Rania dan berucap"Aku tahu kamu masih mencintaiku Rania "dan berlalu pergi ke luar kantin menuju parkiran.


Flasback on


saat iya menemui seseorang yang sedang tertidur dengan kepala yang semakin taak di tumbuhin Rambut karna efek Radiasi dalam penaganan penyakitnya.


iya melihat keadaan seseorang yang memprihatinkan itu pun ia menepuk tubuhnya dan seseorang itu membalikan dan berbicara.


Flasback of


Rania sampainya Rania di ruangan suminya ia dapati Raditia sedang tertidur pulas dengan tubuh yang tertutup selimut.


Rania mendekat merapikan selimut yang Raditia pakai ia pun mendekatkan wajahnya ke kening Raditia dan mengecup kening Raditia sekilas dan saat Rania meningalkan Raditia tanggan Rania pun di cekal Raditia


Rania sepontan pun membalikan tubuhnya ke arah Raditia dan berucap.


Aku kira kamu tidur mas" Memandang suaminya lekat.


Aku nggak tidur sayang aku nungguh kamu bagai mana sarapanya apa sudah"Memandang Rania dengan tatapan yang sendu.

__ADS_1


Sudah syank,Apa kamu perlu sesuatu untuk di makan biar aku belikan"Memandang suaminya.


Taak usah sayang aku sudah makan tadi saat kamu pergi ke kanti makananya sudah habis itu"Menunjukan piring bekas makan dan menarik Rania mendekat.


Ah seketika Tubuh mereka saling berdekatan dan Raditia pun berucap"Meskipun kamu sudah hamil besar kamu masih tetap cantik dan sexsi berbisik di telingah Rania.


seketika pipi Rania merona seperti tomat dengan senyum manisnya yang tersudut ia pun mendekatkan ke telingah hendra


Ih mas apa.an sih malu di lihat leo itu Sambil melepas lingkaran tanggan Raditia di pingganya.


Biarlah biarkan para jomblo iri melihat kebersamaan kita.


di sebrang leo sudah bergumah lirih


Trus aja bos angap saja saya nggak ada yang namanya bos kan bebas Memandang bosnya dengan sedikit kesal.


dalam hati Leo apa ia gak tau jiwa kejombloanya merontah rontah melihat pemandangan mesrah seperti itu di hadapanya


Leo adalah Asisten sekaligus sekertaris Raditia ia adalah sahabat Raditia dari kecil hubungan baik mereka terjalin hampir 27 tahun dan sampai sekarang.


Rania pun melepaskan pelukan Raditia dan ia pu berlalu ke dalam kamar mandi untuk menyiapkan kebutuhan suaminya untuk mandi.


saat sudah selesai ia pun menghampiri suaminya saat itu juga Dokter dari balik pintu pun muncul untuk memeriksa keadaan Raditia.


Pagi Tuan Raditia bagaimana keadaanya apa ada keluhan yang di rasakan.Memandang Raditia dengan lekat.


Pagi dok taak ada dong hanya saja seperti biasa pusink Dok"Memandang Dokter yang sedang memeriksanya.


selama 2 menit pemeriksaan selesai Dokterpun berucap.


Besok adalah jatwal oprasi tuan saya mohin untuk tuan berpuasa seharian agar membuat oprasi berjalan lancar.


Ah iya dong biar nanti saya yang mengurusnya ucap Rania


Ea sudah kalau gitu bu saya pergi dulu jika ada apa apa kabari saya secepatnya.

__ADS_1


"Baik dok" Menatap Raditia dan Berpaling menghadap Dokternya.


__ADS_2