Aku Mencintai Adik Iparku

Aku Mencintai Adik Iparku
41.kembali ke indonesia


__ADS_3

Dalam hati Hendra merasa kesal dan taak suka akan sifat Valentina terhadapnya


"Hendra,,ini semua karna mama yang bersih keras menjodohkanku dengan Valentina padahal aku taak memiliki perasaan sama sekali denganya.(sambil memegang keningnya)Andai saja perempuan yang ada di foto itu segera di temukan aku lebih memilih dia menjadi istriku(membayangkan jika ia ketemu )seketika kepala Hendra berasa sakit dan bayangan seseorang perempuan yang menagisi laki laki tetep setia menghantuinya dan hendra selalu ingin tau apa arti mimpih itu.


di kediaman Raditia


"Raditia,,sayang kamu lagi apa kok diam sendiri di blakang?(melingkarkan tanganya di perut buncit Rania)


" Rania,,Emm lagi lihatin taman bunga suntuk di dalam (sambil menoleh ke arah ditia)


"Raditia,,sayank kita akan kembali ke indonesia kita tinggal di sana kamu mau kan?(sambil membalikan Rania dan memandangnya)


"Rania,,terserah kamu mas aku ikut saja karna kamu suami ku(melihat ke arah Ditia)


" Raditia,,Ea suda besok kita berangkat pagi kamu siapin semuanya ea(semakin erat pelukanya)


"Rania,,dalam hati Rania ia sebenarnya taak ingin kembali ke indonesia karna akan mengigatkan ia dengan Mas hendra tapi apala aku harus nurut dengan suamiku(sambil menghembuskan nafas kasar)


" Raditia,,ayo kita masuk udaranya udah dingin gak baik ibu hamil terlalu terkena udara dingin di luar ruangan dan dedek juga bakalan kedinginan juga(menuntun Rania ke dalam rumah)


Di bawahnya Rania ke dalam kamar dan di dudukan Rania di atas ranjang dan Raditia berucap


"Raditia,,la bagusnya wanita hamil itu di dalam kamar hangat dan nyaman(sambil tidur di paha Rania)


" Rania,,ih modus bilang aja kalau mau di temani(sambil menarik hidung ditia)


Raditia pun semakin merekatkan kepalanya ke perut Rania)


Rania yang masih setia mengelus elus rambut ditia hingga tertidur.


di tempat lain


Hendra memangil asistenya lewat telfon 1 menit pun asistenya datang dan mengetuk pintu ruanganya.


tok...


tok...

__ADS_1


"Hendra,,Masuk(masih tetap fokus ke berkas yang ia pegang)


" Reno,,maaf tuan bisa saya bantu(sambil menundukan badan)


"Hendra,,Ren saya mau kamu cari lagi keberadaan wanita ini aku mau ada hasil dan jangan berhenti sampai perempuan ini ketemu aku taak suka jika ada kebohongan (Hendra mencium bauh kebohongan di dalam diri Reno)


" Reno yang mendengar perkataan Hendra pun bergidik ngeri dan ia pun menjawab pertanyaan hendra .iya tuan ,(sambil menundukan kepala).


"Hendra,,Ea sudah kamu boleh pergi(sambil memeriksa berkas kembali)dan lagi kalau ada valentina jangan bolehin dia masuk ruanganku lagi.


" Reno,,baik Tuan (menunduk dan meningalkan ruangan)


saat Reno pergi Hendra pun menelpon detektif yang ia suruh ia berbicara serius dengan dekteftif dan ia pun mengakhiri pagilanya.


iapun melanjutkan pekerjaanya dan berlalu ke meja kerjanya


di tempat lain


Rania sedang berkemas untuk keberangkatanya ke indonesia ia menyiapkan beberapa koper dan masukan setiap pakaian taak terasa hari pun menjelang pagi Rania pun menuju kamar mandi untuk melakukan aktifitas paginya


"Rania,,ih mas kamu ini (sambil mencubit lirih lengan Rania)


" Raditia,,biarkan aku seperti ini sebentar saja(sambil memeluk rania dengan lembut)


"Rania,,iya sudah(akhirnya akupun membiarkan nya sebentar )


5 menit sudah Raditia pun melepaskan pelukanya dan berjalan menuju ke arah kamar mandi aku pun melanjutkan berganti pakaian dan merapihkan rambutnya


saat Rania selesai ia pun mengambilkan baju yang ingin Raditia kenakan.


di tempat lain valentina melaksanakan aksinya ke ibu hendra


"valentina,,tante tadi valen di usir dengan mas Hendra,bagai mana tante jika mas hendra tetap menutup hatinya (sambil centil)


"ibu mas hendra,,biarkan berjalan dengan sendirinya.(sambil mengamemasi barang untuk kembali ke rumah anaknya )


" Valentina,,tapi tante apa tidak kita bertidak saja biar mas hendra meresponku (dalam hati valen aku ingin cepat cepat jadi istrinya)

__ADS_1


"ibu mas hendra,,ia sudah nanti kalau ibu kembali ibu fikirkan gich mn caranya(sambil membawa koper dan pergi)


" Valentina,,(mencium pungung tangan ibu hendra)dan berucap yeh akhirnya bebas dibrumah bisa buat parti sama temen temen.


di tempat lain


Rania dan Raditia pun memasuki bandara dan ia landing mengunakan jetz pribadinya


selama perjalanan Rania hanya memilih tidur karna memang orang hamil itu bawaanya tidur jika bosan dan Raditia memilih berkerja lewat berkas berkas yang ia bawa


15 jam sudah Rania dan Raditia sampai di bandara soekarno hatta ia pun berjalan menuju arah pintu keluar ia berada di luar bandara menungguh mobil yang menjemputnya akhirnya ia pun masuk mobil dan menuju rumah..


15 menit mereka sampai di apartemen Raditia dan saat masuk di apartemen Rania pun menuju kamar yang ia gunakan dan membaringkan diri di atas ranjang Raditia yang melihat istrinya kecapek.an pun bertanya.


"Raditia,,sayank kamu capek ea aku buatkan kamu teh ea dan aku pesankan makanan lewat aplikasih kamu mau makan apa sayank?(sambil mengelus kepala Rania)


" Rania,,sedikit mas,Aku ingin makan bakso mas sama sate sama nasi goreng(sambil mengelus perutnya dan membayangkan betapa enaknya rasa itu)


"Raditia,,iya sayank setelah di indosnesia lagi nafsu makan kamu bayak sekali sayang(dengan mengoda Rania)


" Rania,,mungkin bawak.an bayi mas dan lagi aku sudah lama tak memakan makanan itu di london (sambil ketawa )


"Raditia,,iya sayang (sambil meninggalkan Rania)


" Rania,,Mas aku mau martabak telur juga(sambil membuntuti Raditia dan bergelayut manja )


Raditia yang melihat tingkah dan nafsu makan Rania karna membelin bayak makanan pun ia merasa bahagia dan senang.


"Raditia,,iya sayank ini aku pesankan buat istri ku sayank ini apa yang gak (sambil mencium kening Rania dan Rania membalas memeluk badan kekar Raditia)


setelah setengah jam bel pintu apartemen pun berbunyi Raditia pun membuka pintu apartemen ia pun mendapati petugas onlain yang membawa semua makananya dan Raditia pun membayar setelah itu ia memangil Rania untuk makan karna terlalu semagat Rania sampai taak bisa bagun karna perut Rania semakin besar dan ia pun mintak bantuan Raditia ia memangil mangil Raditia raditia pun datang dan membantunya


" Raditia,,kenpa sayang?(sengan membantu Rania)


"Rarnia,,gak bisa berdiri tolong aku mas(sambil menyodorkan tanganya)


" Raditia yang melihat kelakuan Rania pun membantunya dan sedikit ketawa lihat Rania taak bisa berdiri saat mengandung semakin besar

__ADS_1


__ADS_2