Aku Mencintai Adik Iparku

Aku Mencintai Adik Iparku
15.kembali ke rumah


__ADS_3

Azzan subuh sudah berkumandang Rania bagun dari tidurnya untuk menjalankan tugas dan ibadah.


Rania terbagun dari tidurnya melihat sekitar terbelalak dengan apa yang Rania lihat.


Rania satu ranjang dengan mas Hendra dan taak ada satupun pembatas untuk kita berdua.


Aku yang syok khirnya mulai menuruni ranjang dan berucap lirih.


bukanya aku tadi malem tidur dengan Tasya kok bisa aku di sini dalam hati Rania bertanya


apa jangan jangan mas Hendra memindahku ke sini.


Awas aja iya nanti jika di ulangi lagi aku akan


marah baget.


saat Rania ingin meningalkan kamar Hendra dengan sigap menarik lenganya dan membawa Rania tidur di sampingnya kembali dan berucap.


Di sini saja ini masih pagi tetap seperti ini"Memeluk dengan erat.


Rania yang merasa taak enak hati akhirnya segera berusaha melepaskan diri segera Rania berlari dari pelukan Hendra dan keluar dari kamar Hendra.


Saat sudah di kamarnya Rania mensegerakana mengambil air wudhu dan memulai sollatnya.


Taak terasa matahari sudah muncul kokok ayam mulai terdengar lebih jelas Rania beranjak membangunkan Tasya untuk mandi dan berpakaian.


Selesai mandi dan berpakaian Tasya dan Rania mengepaki pakaian yang mereka bawa selama 10 menit.


Setelah selesai Rania bergegas mbangunkan mas Hendra yang tidur kembali tadi pagi.


Mas kamu cepet bangun sudah siang ini katanya kita balik jam 10.00 siank nanti telat.


iya ya Ran aku mandi dulu"berjalan memasuki kamar mandi.


Rania bereskan semua baju yang mas Hendra bawa aku sisakan satu setel baju yang mau di pakai oleh mas Hendra dan mengambil kantung kresek untuk memisahkan baju bersih dan kotor.


Rania berlalu melaju menuju kamar Tasya melihat Tasya sudah ganti baju taak lupa aku tata rambut Tasya dengan satu gelungan cepol untuknya.


Setelah beres semua Rania dan Tasya segera membawa semua koper dan ke luar penginapan dan menungguh Hendra di luar penginapan.


tak selang berapa lama mas Hendra keluar dan berjalan menuju tempat reservasi untuk keluar hote atau cek in.


setelah selesai kita bertiga berjalan menuju parkiran untuk melaju pulang ke jakarta.


waktu yang kita tempu selama tiga jam membuat Tasya bosan dan akhirnya memilih tidur.


sesampainya di rumah kami bertiga memasuki rumah dan untuk mas Hendra ada pekerjaan kantor yang membutuhkanya.

__ADS_1


Hendra seusai mengantar kami ke rumah berpamitan untuk pergi ke kantor .


Dan taak lupa iya meminta tolong kepadaku untuk membuatkan makanan kesukaanya kalau sudah pulang.


Hendra memegang pipi Rania dan berpamitan untuk berangkat ke kantor dan berlalu keluar rumah.


Saat itu juga Rania membawa semua baju kotor ke dalam tempat cucian dan segera membawa Tasya ke kamarnya untuk istirahat


setelah bersih bersih semua rumah Rania segera menegok Tasya ke kamar dan di lihat Tasya masih tidu Rania pun kembali keluar kamar.


Saat Rania akan keluar kamar Tasya tiba tiba memanginya dan ber ucap.


Tante Tasya mau makan laper"memegangi perunya yang lapar.


Iya sayang maaf tante lupa kamu belum makan karna tante serius bersih bersih .ea uda sini tante siapin makanan dulu"berlalu menigalkan Tasya di kamar.


Iya tante trima kasih ucap Tasya dengan khas bangun tidurnya.


Setelah Rania menyiapakan makanan untuk Tasya selesai akhirnya Rania segera membawa Tasya ke dapur.


Rania berganti menyuapi Tasya dengan bermain main di taman belakang.


di lain tempat Hendra sedang memeriksa berkas yang belum di tanda tangani oleh nya selama 3 hari ini.


taak tersa jam menujukan pukul 15.00 Hendra menutup semua map dan berjalana meninggalkan kantor untuk kembali pulang.


dalam hati Hendra ini makan hangat tapi mana orang yang hangatin kok tumben gak ada sambil celingak celinguk mencari Rania


di atas lantai dua Rania menjemur pakaian yang sudah di cuci selesai Rania menjemur dia menuju ke lantai bawah untuk mengambil minum karna terasa haus dan tengorokan yang kering.


loch mas nyarik apa kok celingak celinguk dari tadi memang sudah makanya"sambil meneguk habis airnya.


iya carik kamu dari mana aja, dari tadi aku datang gak ada"sambil makan makananya.


Aku dari jemur baju di lantai dua mas memang ada apa"mendudukan dirinya di kursi dan mengambil makanan untuk makan.


Enggak ada apa apa aku hanya tak ingin makan sendii"Mengelak.


Oh hanya itu aja mas gak ada yang lainya lagi.sudah jangan ngedumel aja aku uda nemenin ini"Sambil mengambil makanan dan memakan makananya.


Enggak ada Ran itu aja,Oh iya Ran minggu depan Tasya ulang tahun dan aku mau buat ulang tahu buat Tasya apa kamu bisa ngurus semuanya"Melihat serius


Bisa mas nanti serahin ke aku aku tau yang dia mau Tasya"sambil senyum.


Iya Ran kalau bisa udang anak yatim piatu iya " mengelap bibirbya dari sisa makanan.


Hendra segera berlalu menuju ke ruangn kerjanya untuk melihat berkas perusahaanya dan email dari luar negri.

__ADS_1


Sesudahnya Rania makan dan membereskan semua makananya Rania membuatkan kopi untuk mas Hendra dan di antarkan ke ruang kerjanya.


tok....


tok...


tok...


Mas aku Rania aku masuk iya ini aku buatin kopi buat kamu"memasuki ruangan tanpa sautan di dalamnya.


iyah Ran trima kasih"sambil mengecek berkas email di laptop.


Mas boleh gak jika temen aku main ke rumah" tatapanya memohon ke pada hendra.


Dalam hati Hendra kalau aku gak bolehin terlihat kalau aku cemburu gengsi dong ea udha lah aku setujui toh Rania gak ngerespo tu laki laki.


iya Ran boleh tapi"hendra menjedah omonganya.


"Tapi apa mas" Sambil memandang Hendra intens.


bukan apa apa Ran kamu sudah selesai kan kamu boleh pergi ucap Hendra.


Aku di usir nih,awas aja iya jangan harap aku bolehin kamu deket dengan aku mas dalam hati Rania


Aku memutuskan untuk keluar dari ruang kerja mas Hendra menuju kamar dan membolak balik buku pesikolognya tiba tiba Rania ingin sekali membeli bakso dan akhirnya aku berangkat sendiri membeli bakso di roko depan komplek dengan membawa motor maticku ke arah depan koplek.


Sesampainya Rania memesan bakso tiga porsi untuk mereka juga dan bergegas kembali ke rumah.


Sesampainya di rumah Rania memakan baksonya dulu dan menaruk yang lain di meja dl makan dan memangil mas Hendra dan tasya.


mas tadi aku beli bakso di depan komplek roko itu nanti keburu dingin ayo di makan" melihat Hendra yang sedang konse.


iya Ran! kamu belikan juga untuk Tasyah kan "sambil memandang lekat.


Iya mas sudah tadi sama sama belinya tapi belum di makan.


"iya Rania sayank"sambil memakan baksonya


Tatapan Rania dan Hendra semakin lekat


mengiayaratkan untuk lebih tapi seketika Rania menjauhkan wajahnya dari hendra dan pergi begitu saja.


"di tempat lain Rania menyalurkan hobinya mengambar di saat segang waktunya.


Selesai mas hendra makan Rania membereskan semua nya dan kembali ke kamar masing masing.


dan malam semakin larut Rania membereskan semua perlengkapan gambar dan melaju untuk tidur malam karna mata Rania taak lagi bisa di kompromi dan terlelap dalam mimpih

__ADS_1


Bersambung..


__ADS_2