
sesampainya Hendra di indonesia ia pun lagsung pergi ke rumahnya dari bandara menempuh stengah jam.
"
"
"
"
sesampainya Hendra memasuki Rumah ia di sambut oleh Tasya dan ibunya ia merasa familiar tapi karna ia hilang ingat.
"Tasya,,Papa(berlari dan di peluknya papanya dengan erat meskipun tanganya taak samapai)
" ibu,,hen bagaimana sehat nak?(sambil mengelus pundak anaknya)
"hendra yang binggung harus jawab apa un akhirnya membuka suara dan puara pura tidaj terjadi apa apa dan berucap.Baik maha
" Ibu,,ibu harap kamu tabah iya mungkin sudah taak ada jodoh.(masih setia mengelus pungung hendra)
"Hendra yang binggung lagi pun meng iyakan ertauaan ibunya.
" Tasya,,papa di mana tante Rania kenapa papa pulang sendirian?(sambil merangkul papanya)
"Hendra mrngriyetkan alisnya seperti nggak asing Namanya tapi siapa yang di maksut ?(sambil memandang Asistenya)
" Reno hanya diam taak bersuara karna ia taak mau salah bicara karna ibu pak hendra berpesan jangan perna bahas Rania lagi di sini meskipun Hendra saat ini hilang ingatan.
"hendra,,akhirnya Hendra pun mengigat igat seklebat bayangan datang di matanya saat itu membuat Hendra sakit kepala pingsan dan taak sadarkan diri keluarganya yang melihatnya itu lagsung menagkap tubuh Hendra di bawahnya di kamarnya.
" ibu,,biarkan ia istirahat kita ke luar dulu saja.Tasya juga ea sayang?(sambil membujuk anaknya)
"Tasya,,iya nek(sambil keluar kamar hendra dan menutup kamar hendara
Saat itu juga ibu hendra ke ruang tamu untuk membicarakan masalah seseorang yang mbantu Hendra Reno menjelasakanya dan saat itu pula ibu hendra berucap.
" ibu,,Kamu yang namanya valentina?(sambil melihat arah valentina)
__ADS_1
"Valentina,,iya buk saya valentina.(saling pandang)
" Ibu,,kamu sekarng tingal di sini ea dengan adik dan ibumu saya harap kalian beta(dengan senyum dan berbicara dalam hati seengaknya dia biar tinggal di sini agar hendra melupkan Rania kedepanya dan memiliki hati ke valentina)
"valentina,,Ah iya tante trima kasih?(sambil menundukan badan)
" ibu,,jangan trima kasih malah ibu yang trima kasih sama kamu soalnya kamu sudah nolongin hendra dengan selamat (dengan senyumnya)
"Vanlentina,,iya tante ini sudah tugas saya sebagai sesama manusia saling tolong menolong (sambil menundukan pandanganya)
" ibu,,Ea sudah ea sudah saya tujukan kalian(dengan berjalan mebujukan kamar mereka)ini kamar bersih bersih dirilah nanati jika sudah ke ruang makan iya kita makan sama sama.(sambil meninggalkan mereka bertiga menuju dapur )
di kediaman Raditia
Semenjak Rania menagis Raditia jaranh sekali menemuhi Rania ia lebih memilih tidur di kamar lain karna ia taak mau mendengar tangisan Rania yang membuat dirinya semakin frustasi akan kesalahan dia untuk membunuh Hendra dan menjadi egois.
Hari hari Rania hanya di hadapi dengan melamu dan pandangan taak fokus dan kurang tidur Radiatia yang memandangnya dari jauhpun melihatnya sangat menyedihkan karna ia yakin ia seperti itu karna di tinggal mati oleh Hendra ia taak ingin seperti ini terus menerus akhirnya ia pun malam ini menyudahi semuanya dan taak ada lagi tangis menagis lagi.
"
"
"
"
tok..
tok...
tok...
"Rania,,masuk (Hendra pun masuk dan menutup kembali pintunya)Rania menoleh bahwa Raditialah yang mengirim makan pada saat itu juga Rania merasa malas dan memutar kepalanya dengan acuh.
" Raditia,,Ran makanlah aku taak mau kamu semakin taak mau makan anak kita kurang gizi?(sambil menyerahkan nampan berisi nasi dan air putih)
"Rania,,hem.(dan mengambil makanan yang di bawah ditia)
__ADS_1
" Raditia,,dalam hati Raditia berucap sabar dit mut orang hamil memang berubah ubah kadang manja kadang ngeselin(sambil mengelus dada)
Rania pun memakan makan yang di antar Ditia dengan habis akupun melihat ia menghabiskan makanya dan ia pun menyugingkan senyum di bibirnya syukurlah karna akhir akhir ini Rania bayak melamun dan taak begitu makanya dan melihatnya menghabiskan makan itu suatu menyenagkan.
"Rania,,Aku sudah selesai makan.(menaruh nampan di meja)
" Raditia,,sayank boleh aku bicara?(sambil mendudukan diri di depan Rania di atas kasur)
"Rania,,iya baikla bicaralah(dengan nada ketus dan kesal)
" Raditia,,sayank maafkan aku jika aku salah aku egois karna aku taak mau ada orang yang memilikimu selain aku dan taak mau jika hendra terus menemuhimu.(dengan sungguh sunguh)
"Rania,,Udah bicaranya kalau sudah aku tidur dulu ngantuk.(sambil membaringkan diri di ranjang)
"Raditia,,(ditia menahan amarahnya karna Rania taak memperdulikan omonganya )ditia yang taak suka di remehkan pun menaruk tubuh Rania dan berbisik di telingah Rania(aku taak suka omonganku taak di respon maka kamu akan mendapat hukuman dariku)di tariknya tubuh Rania dan diciumnya Rania dengan kasar Rania yang hanya bisa menagis dan mencoba melepaskan diri dari ditia pun taak bisa karna tenaga Ditia lebih besar darinya dan iapun pasrah dengan keadaanya itu Raditia seakan tahu jika rania sudah taak melawan pun melembutkan ciumanya dan melepas ciumanya dan memberi kesempatan Rania untuk bernafas saat itu juga mata mereka saling pandang dan ditempelkanya hidung Ditia dan Rania dan ia mengucap
" Raditia,,I love you Ran,I will love you, love you as my heart will not let you go until death do us part
dan ia pun mencium kening Rania.
"Rania yang mendengar perkataan Raditia pun sedikit ternyuh tapi ia masih memiliki rasa marah dengan sifat ditia yang seenaknya saja menghilangkan nyawa orang.
" Raditia pun kembali melanjutkan aksinya dengan mencium bibir Rania dengan lembut dan Rania pun membalasnya karna ia pun merasakan kenyamanan jika saat berada di dekat Raditia saat Raditia sudah cukup di bibir ia beralih di leher dan seterusnya ia jelajai setiap incih tubuh Rania saat penyatuhan tibah mereka berdua mendapatkan pelepasan penyatuhan yang bahagia bagi mereka karna mereka melakukan dengan kemaun mereka sendiri.
"seketika Raditia mencium kening Rania dan berucap kembali(Trima kasih sayank) dengan mata terpejam.
" Rania yang merasakan ciuman ditia di keningya iapun memejamkan matanya dan memeluk Raditia dengan erat Raditia yang melihat Rania seperti itu ia menyungingkan senyumnya dan bicara dalam hati (tumben sekali Rania seperti ini apa mutnya sudah baik apa seperti ini mut orang hamil jika baik pasti semua akan dapat dampak baiknya)Raditia pun membalas pelukanya dengan lebih nyaman lagi.mereka berdua pun memejamkan mata dan tertidur terbawah mimpih.
di kediaman Hendra,
Hendra pun tersadar dari pingsanya dan ia beralih ke kamar mandi untuk mwmbersihkan kamar mandi di karnakan ia belum membersihkan diri.
10 menit hendra meyelesaikan mandinya dan berjalan ke lemari pakaian dan berganti pakaian ia pun merapikan rambut dan keluar ke luar kamar menuju meja makan untuk mengisih perutnya di lihatnya ada valentina ia pun membuyarkan valen yang sedang mencuci piring dan berucap.
"Rendra,,aku lapar apa ada makanan?(sambil mendudukan diri di kursi meja makan)
" Valentina,,Ah tuan ada sebentar saya hangatkan dulu .(sambil mengambil lauk dan syur yang mau di hangatkan)
__ADS_1
"Raditia,,kenapa kamu di dapur ini kan tugas seorang bibik kamu bukan pembatu jadi jangan menyentuh dapur lagi minggu depan kamu akan kulia dan adik mu akan aku sekolahkan