Aku Mencintai Adik Iparku

Aku Mencintai Adik Iparku
32,Titik terang


__ADS_3

di kediaman hendra pun berjalan menuju Ruang Kerjanya dan menghubungi sekertarisnya dan berucap.


"Reno,,bisa saya bantu pak ?(sedik kesal karna tengah malam pun reno taak bisa tenang padahal ia baru bagun)


" Hendra,,Aku mau kamu besok selidiki Raditia aku yakin bahwa dilah yang menculik Rani dan menyekapnya (dengan nadah sedikit meninggih)hendra pun menutup telfonya dan berjalan ke area jendela dan berucap aku tau ditia pasti kamu yang menculik Rania(dengan mengepalkan tangganya.


hendra pun berlalu menuju kamarnya dan membersihkan diri dan setelah itu ia mengistirahatkan dirinya di ranjang nya dan terlelap begitu saja.


"


"


"


"


"


Pagi harinya Rania terbagun dari tidurnya di lihatnya ada Raditia sedang tidur dan memeluk dari belakang Rania ia pun mekepaskan pelukan ditia karana ingin sekali pergi ke kamar mandi karna perutnya merasa taak enak dan taak bisa tertahan.


saat tiba di kamar mandi Rania memuntahkan yang ada di perutnya dan membersihkanya berulang ulang


Hendra yang masih setia dengan tidurnya pun taak mendengar jika Rania sedang muntah mutah Rania pun membersihkan tubuhnya 10 menit kemudian Rania menyudahi mandinya dan keluar dari kamar mandi melihat Raditia masih terlelap tidur dan berlaju ke walking clouset. mencari baju yang aku pakai dan menemukan salah satu baju yang imut dan cute


Rania pun memakai bajunya dan setelah selesai ia berlalu ke luar walking claouset dan


dan melihat Raditia sudah bagun dan medudukan diri di ranjang dan mata kami saling memandang Dan Rania pun berjalan ke depan kaca untuk melihat arah luar jendela dan Raditia pun mengalungkan tanganya dan menyederkan tubuh kekarnya di bahuku dan berucap.


Kita hari ini ke catatan sipil untuk melakukan pernikahan jangan perna menolak ataupun berusaha lari karna kamu tau jika kamu lari apa yang akan terjadi dengan kluargamu dan taak akan aku ampuni semuanya(pergi berlalu dan menuju ke kamar mandi)


keluar dari mulut Rania sumpah serapah untuk diti,


"Rania,,laki laki brengsek,tukang tindas,suka mengancam,dan tak tau malu emosi Rania pun hanya di senyumi Raditia dan memasuki kamar mandi


di kediaman Hendra.


Hendra pun berjalan menuju ruangan kantornya dan menayakan asistenya Reno Apa sudah ada berita yang ia dapat dari Kehilangan Rania.


" Hendra,,bagaimana Ren?(sambil menduduki kursi kebesaranya)


"Reno,,sudah pak ,Mbak Rania selama ini di sekap oleh tuan Raditia dan kemarin dia bawah non Rania ke london untuk menetap d sana dan....(Reno menjeda omonganya)

__ADS_1


" Hendra,,dan kenapa Ren?(sambil memandang Reno penasaran)


"Reno,,mbak Rania akan menikah hari ini pak dengan tuan Raditia(dengan sunguh sunguh bercrita)


"Hendra,,Apa(Reno pun berjalan sambil memberi perintah)dalam benak Hendra taak mungkin Rania mau gitu aja menikah aku tau itu


di perjalanan Hendra trus menahan emosinya yang meluap luap karna Raditia ia sampai di bandara ia menaiki jets pribadi dan berangkat ke london


di menssione tempat Kediaman Raditia saat Rania sedang merenung meratapi nasipnya ada sebuah ketukan


tok...


tok...


tok...


"MUA,,Miss I'm from mua to dress you if we can come in(sambil membawah peralatan make upnya)


" Rania,,Yes, you can come in.(mempersilakan masuk)


"MUA,,Is madam ready? I want to clothes you this time.(sambil mempersilakan duduk Rania di kursi Rias)


satu jam pun dilewati Rania untuk berdandan dan memakai pakaian pernikahan dan saat selesai MUA bayak memuji karna kecantikanku yang berwajah mudah meskipun umurnya tak seperti ABG lagi taak terasa ada ketukan pintu yang membuyarkan keterpanhanya


tok..


tok..


tok..


MUA pun membuka pintu dan di dapati seorang Asisten Raditia dan berucap.


"Asisten,,Maaf nona acaranya segera berlangsung kita harus berangkat sekarng(sambil menuduk hormat)


" Rania,,iya kita berangkat sekarang (dengan prasaan deg degan dan campur kesal )


setengah jam kita yampai di gedung pernikahan mereka dan sudah bayak orang yang datang di bukaknya pintu untuk Rania dan Rania pun di jemput ibu Raditia dan berlalu menuju tempat ijab kabul mereka saat Rania memasuki tempat pernikahan Semua mata tertuju ke mempelai perempuan karna kecantikanya.


Rania yang di tatap bayak orang yang kebayakan orang buleh semua menjadi salah tingkah dan malu tingkat dewa saat sampai di tempat ijab kabul Rania di dudukan dekat Raditia dan pak penghulu pun bertanya ke pada mempelai pria


"Penghulu,,Apa sudah siap tuan?(sambil menatap mempelai pria)

__ADS_1


" Raditia,,Siap pak (sambil menatap penghulunya juga)


Penghulupun meng retangkan tangan dan mrngapai Raditia dan Raditia pun penjabat tanggan penghulu.


Dengan satu tarikan nafas Raditia membacakan ijab kabul dan penghulu berucap Sah dan memintak jawaban wakil Sah Sah sah


semua orang jadi saksi pun mengucapkan SAH


merekapun mendatangani surat nikah mereka secara bergantian dan di teruskan dengan Rania dan Raditia bertukar cincin, hendra mencium kening Rania dan mencium pungung tangan Raditia selesai itu sungkem kepada orang tua dan selesai dengan acara ijab kami pun meneruskan dengan Resepsi kami pun duduk di pelaminan dan menyalimi semua tamu yang datang


Semua orang yang ada di pernikahan itu bahagia sedangkan aku sedih karna aku menika dengan ancaman tapi taak ku perlihattkan hanya senyum yang mengebang di bibirku.


5 jam sudah kami melaksanakan resrpsi acarapun mulai usai pukul 12.00 aku pun yang di gandeng oleh Raditia pun berjalan menuju kamar pengantinya di hotel ini karna semua orang sudah balik tingal kita yang di hotel


saat sudah ada di kamar Rania duduk di depan cermin membersihkan semua make Up yang menempel di wajahnya dan selesai itu aku masuk ke kamar mandi dan membersihkan semua badanku dari kelu kringat dari tadi pagi.


Saat Rania keluar kamar ditia bergantian memasuki kamar mandi Rania pun berganti baju tidur saat Rania mencari baju tidur yang ada hanya baju tidur kurang bahan dan trawang aku pun mengumpati Raditia.


Pasti ini ula Raditia jelas jelas tadi aku menyiapkan baju tidur kartun biasanya


"Rania,,Raditia br*****ek dasar pria Mesum (dengan sangat terpaksa Rania pun memakai baju tidur yang ada dan membalut tubuhnya dengan selimut dan menidurkan diri di kasur sebelum Raditia selesai mandi.


Saat Ditia selesai mandi ditia hanya mengunakan handuk menutupi bagian bawahnya terlihatlah otot yang maskulin dan perut yang rata dan kotak kotak seperti roti sobek dan leher jenjangnya membuat air yang mengalir di rambutnya membuat Rania sedikit terpesona dan saat itu Rania pun sadar dan melajutkan menutup matanya dan kembali berpura pura tidur .


saat Raditia selesai menganti pakaianya dengan baju tidur ia pun merebahkan badanya di ranjang dan melihat Rania pura pura tidur ditia pun mrngerjain Rania dengan mengelus elus pipi Rania dan berbisik


Kamu dengan suka rela atau dengan Ancaman


saat itu mata Rania pun terbelalak dan menghadap Raditia


Raditiapun tertawa cegegesan dan berucap janagan tolak apa yang aku ingin karana sekarng kamu harus slalu patuh dengan ku saat mereka saling pandang Hendrapun mendekatkan wajahnya ke Rania dan hendra pun mendaratkan kecupan di bibir Rania dan terus menjadi Lu***tn Rania hanya bisa pasrah dan menuruti hendra.


Dari bibir berlalu ke leher jenjang Rania dan Ditia menyibakan semua selimut dan melihat Rania memakai pakaian itu deru nafsu dita makin membucak dan menelusuri semua tubuh Rania dan melakukan penyatuan untuk yang kesekian kalinya saat di ambang terakhir penyatuhanya Raditia pun terkulai lemas dan tidur di sebelahku dan memeluk ku dari blakang..


di tempat lain Hendra baru sampai di landen dan menuju apartemnya dan beristirahat barulah besok mencari Rania


jangan lupa kak


like.coment,vote,


kami tungguh trimakasih

__ADS_1


__ADS_2