Aku Mencintai Adik Iparku

Aku Mencintai Adik Iparku
13 Pertemuan dengan Radit 2


__ADS_3

Taak terasa Azzan subuh sudah berkumandang Rania melaksanakan sollat subuh dan taak lupa melaksanakan kegiatan pagi di penginapan itu.


Hal pertama iyalah membagunkan Tasya dan Hendra untuk berolaraga pagi di pantai.


sayang Tasya ayo bagun sudah pagi kita olahraga dulu biar badan kita fit liburan ini"mengoncang goncangkan tubuh Tasya.


Ah tante Tasya masih mengantuk lima menit lagi tante"mengucek matanya dan kembali mengenakan selimut.


Ayo dong sayang jarang jarang kan kita lari pagi di pingir pantai apa mau tante kelitikin Ayo sini "menglitiki Tasya hingga bagun kembali.


Aahh aaaa tante geli jagan tante Ea uda Tasya bagun trus gosok gigi trus ikut olahraga sama papa sama tante"bangun dari ranjang berlalu masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri.


Di kamar sebelah Hendra mendengarkan berisik suara gadis cantiknya yang bercanda dengan tantenya Rania Hendra akhirnya bagun dan berjalan menuju kamar Tasya.


saat Hendra sampai di kamar Tasya Hendra terdiam dan bersender ke pitu kamar Rania dan Tasya.


Rania yang sudah berhasil membuat Tasya mandi seketika berbalik mendapati Mas Hendra sudah bagun dan berdiri di pintu kamar Tasya dan berucap.


loh mas uda bagun sebelum di bagunkan tumben"sambil berjalan melalui Hendra dan memandikan Tasya,


Kalau gitu enak aku enggak usah susah payah membangunkan kamu mas" menata Hendra dan berpaling ke kamar mandi.


Iya aku denger suara kalian sampai kamar membuat aku terbagun"berjalan menuju kasur Tasya


memang mau apa pagi pagi begini membangunkan tasya untuk gosok gigi ucap Hendral"melihat ke arah Tasya dan Rania.


Pagi ini aku mau mengajak Tasya untuk lari pagi jarang jarang kan kita lari pagi di pingir pantai seperti ini mas"mencari baju untuk tasya.


Mas kamu juga cepet gosok gigi,cuci muka dan ganti baju olah raga kita bertiga olah raga bersama.


Iya iya aku kembali ke kamar lagi" menarik narik ringan baju Rania dengan mendekatkan bibirnya di tengkuk Rania.


Seketika Rania menghindar bibir Hendra dari tengkuknya dengan berlari ke arah kamar mandi dan memangili Tasya.


sayang Tasya sudah selesai gosok giginya ? dari kejauhan mas Hendra jalan ke luar kamar menuju kamarnya.


Rania mengumpat Dasar mesum masih aja mencari kesempatan.


Sudah tante "Tasya keluar dari kamar mandi.


Iya uda ayo ganti baju olah raganya kita siap siap" meganti baju Tasya dan taak lupa memakaikan Tasya ikat rambut.


Tasya menungguh Hendra yang tak kunjung datang padahal yang di tingguh melanjutkan tidurnya taak berniat untuk lari pagi.


dari luar Rania bertriak Mas aku berangkat dulu ea dengan Tasya nanti kamu nyusul.


Taak ada sautan dari Hendra Rania dan Tasya memutuskan untuk berangkat ke pantai untuk olahraga.


taak terasa kami berdua sudah melaksanakan jogig sampai jam menujukan pukul 09.00 kami berdua segera balik ke penginapan.


Tiba tiba dari arah berlawanan Rania di sapa seseorang laki laki Tampan,tinggih,putih Rania merasa familiar dengan orang itu akhirnya iya berhenti dan menatap sesworang itu tapi Rania lupa dengan orang itu dan mazih setia dengan mode mikir dan mengigat igat dan seketika fikiran Rania ingat.


loh bukanya Kamu kan Raditia temen kuliah ku dulu,aku sedikit lupah kamu berubah soalnya,

__ADS_1


Eh gi mana kabarnya sudah lama gak ada kabar Dit??


Perasaan enggak kok Ran aku sama seperti dahulu,alhamdulila kabar aku baik Ran! Kamu sendiri bagaimana kabarnya" mendudukan pantatnya di kursi taman di pantai.


Alhamdulila kabarku baik dit btw bagaimana kabar tante Mira dan om Reno apakah baik saja?


iya Ran,kabar papa sama mama alhamdulila baik Ran dan mereka sekarang menetap di londen.


Oh jadi kamu sekarang hidup sendiri di jakarta?btw kamu sering gak kumpul kumpul sama anak alumni kita,


Enggak juga se aku masih ditemani bibik dan pak man.iya kalau ada waktu segang aja Ran aku ada grubnya apa kamu mau nanti biar aku masukin.


boleh mintak no kamu Ran dalam hati Raditia kesempatan dalam kesempitan.


Iya boleh dit ini no ku"menyodorkan handphonya.


Iya Ran makasih iya"mengembalikan handphone Rania.


btw ini anak perempuan luchu anaknya siapa Ran?apa anak kamu" meyilangkan tangan didadanya.


ini anak mbak aku aku yang mengasuhnya.


di sela pembicraan ku dengan Raditia Tasya menyuarakan pendapatnya bahwa ingin pulang sudah lapar


Oh iya dit udah dulu ini Tasya mintak balik soalnya sudah laper"di seret Tasya balik.


iya Ran hati hati meyiratkan senyum bahagia.


Akhirnya aku nemuin kamu Ran sudah 2 tahun mencari keberadaanmu.


Saya mau kamu carik tau orang yang yang saya kirim ke kamu dan cari tau tinggalnya di mana dan lainya paham kan


selesai itu Radit menutup telponya


di perjalanan Tasya menarik narik ku dan mengajaku ke penginapan untuk makan


Sesampainya di penginapan Rania melihat mas Hendra menungguh kita di depan penginapan dan meminum kopi.


Mas tadi kami nunguin kamu mengapa kamu gak dateng"memanyunkan bibirnya.


salah sendiri nungguin aku kan gak mintak di tungguh"masih dengan mode cueknya itu.


Gara gara om itu ngajak ngomong tante aku jadi pulang lama dan kelaparan ucap Tasya.


Iya sayank maaf iya tante gak tau waktu ngobrolnya sekarang kita mandi trus makan ya jangan ngambek dong anak cantik" mengelitiki Tasya dan merayunya.


Iya iya tante geli tau,Tasya uda maafin tante"berlari menuju kamarnya.


seketika hendra dengan penasaran menayakan dengan nada cueknya.


Memang laki laki siapa yang ngajak ngomong kamu Ran"bertanya dengan pandangan memintak penjelasan.


"Rania,dia temen kuliahku dulu Mas lama tidak ketemu jadi ngobrol dikit dan jadi kelama.an"sambil mengotak atik handphonenya.

__ADS_1


iya uda aku mandi dulu" berlalu menigalkan Hendra sendiri menuju kamarnya.


hemmmm" dengan cuek bebek.


taak berapa lama Rania selesai mandi dan berlalu menghampiri Tasya untuk mengajak makan pagi dan siang menunggu mas Hendra dan berlalu ke restauran tempat penginapanya.


beberapa menit sampai di tempatnya kami bertiga memangil pelayan dan memesan semua makanan yang kamu tunjuk dan menungguhnya.


saat Rania dan Tasya bermain main bonekah di kejauhan Raditia memangil namaku.


Aku reflek mendogak melihat orang yang memangilku dan ku lihat Raditia menghampiriku dengan dandanan casual yang masih teramat tampan.


Eh Ran ketemu lagi kita?dengan senyum manisnya.


Eh iya Dit aku mau makan di sini sarapan plus makan siang kamu mau makan juga?(sambil melirik mas Hendra hawa yang melimuti mas Hendra sangatlah dingin.


iya Ran aku mau makan di sini juga.


"Hendra berdehem dan membuyarkan obrolan mereka berdua.


Oh iya mas.ini kenalin mas Raditia dan yang ini mas Hendra"mereka saling berjabat tanggan.


beliau ini suami mbak aku dan kakak iparku Hendra mendengar pernyataan Rania menjadi semakin kesel dengan Rania dan menahan amarahnya.


Apakah aku boleh gabung sama kamu Ran soalnya aku sendiri makanya gak ada teman" memandang Rania dengan memohon.


Dengan etenganya Rania mengiyakan Omongan Raditia untuk bergabung dan taak meminta persetujuan Hendra.


Saat Rania melirik Hendra meminta persetujuan Hendra,Hendra hanya bergeming dengan espresi kesal dengan Rania.


"kami bertiga memulai makanya dalam keheningan sekali sekali aku melirik mas Hendra yang sedang memakan makananya dengan sama seperti tadi mode cuek dan angkuhnya.


aku mengumpatinya bisa bisanya dari tadi diem aja hanya karna ada temanku biasanya paling jahil.


Selesai makan Raditia mengajaku bicara dan aku menangapinya dengan cara bercandaku


Eh ran boleh gak kapan kapan aku main ke rumahmu dengan temen temen kulia dulu" Sambil memandang arah Rania.


Eh iya boleh Dit kapan kapan main aja sama temen temen"memangku Tasya dan bertaya ke pada mas Hendra.


apa boleh mas temen temenku main ke rumah?memandang mas Hendra.


he.eemmm...dengan mode angkuhnya dan super cuek.


Rania mengumpati Hendra dalam hati"Bisa bisanya dia seperti itu.


hanya karna aku gak mau dia seperti itu persis sekali sama dengan anak kecil


Aku balik ke penginapan masih ada pekerjaan di sana"berdiri dan meningalkan kami bertiga.


Eh iya mas trima kasih mengizinkan saya makan bareng tadi.


eh iya sama sama ucap Hendra"Berlalu menigalkan mereka.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2