Aku Mencintai Adik Iparku

Aku Mencintai Adik Iparku
39.Hilang ingaatan 3


__ADS_3

Setelah Hendra selesai makan Hendra menuju arah ruang kerjanya dan melanjutkan pekerjaan kantornya tiba tiba tedengar langkah kaki menuju ruang kantor hendra dan mengetuk pintu kerja Hendra.


tok...


tok...


tok..


"Valentina,,Permisi tuan ini Valen saya membawakan kopi untuk tuan kerja(sambil membawa nampan di balik pintu ruang kerjanya)


" Hendra,,Ea masuk (masih tetap fokus dengan pekerjaanya)


"Valentina,,iya tuan(membuka knop pintu iapun masuk dan membawa napan berisi secangkir kopi dan membawanya ke arah meja hendra dan di letakanya kopinya dan mohonundur diri)


" Hendra,,Oh sebebtar valen kamu ingin kulia di jurusan Apa?(sambil melihat ke Arah valen)


"Valentina,,Emm saya dari dulu ingin jurusan perancang busana tuan(sambil menundukan kepala)


" Hendra,,Ah ea sudah kamu boleh pergi(sambil memfokuskan bekerja lagi)


"Valentina,,iya Tuan (sambil memutar badan dan menunggalkan hendra sendiri membuka kenop pintu kerja hendra dan menutupnya kembali dan berlalu pergi )


Saat telah Valentina pergi daru ruangan hendra ia menelpon sekertarisnya


*Hendra


,,Hallo Ren(sambil menyenderkan pungungnya di pungung kursi)


*Reno


,,iya tuan,Apa ada yang bisa saya bantu?(duduk di balkon rumhnya)


*Hendra


,,Besok saya harap kamu urus semua maslah kulia Valentina dia ingin masuk jurusan Disainer dan juga adiknya aku harap mereka bisa kulia di universitas terbaik di kota xxxx(sambil memejamkan matanya dan masih fokus ke telfonya)


*Reno


,,iya tuan segerah saya laksanakan perintah tuan(dengan menuruti perintah)


*Hendra


,,Iya sudah saya tutup dulu telfonenya (sambil matikan pagilan dan kembali fokus ke perkerjaanya di karenakan ia pergi dari indonesia ke london cukup lama membuat pekerjaan kantornya taak ter lantar)

__ADS_1


saat Hendra telah fokus dengan perjaanya dia taak sengaja menjatuhkan sebuah note berisi curahan hati hendra dan saat note itu di buka hendra pun melihat sosok foto perempuan cantik,mungil,dan kalem iya itu Rania dia bersama Tasya



iya pun mengriyetkan kening dan berguma Sipa perempuan ini,mengapa foto dengan ankaku apa ini mantan istriku yang taak baik itu


dalam memori kepalanya pun telindas kejadian di mana aku selalu bersama dengan perempuan ini dan iapun memegangi kepalanya yang merasa pusink dan mengigat jelas jika ini bukan ibu Tasya tapi siapakah ia di pandangnya lagi wajah Rania dan hendra pun berguma cantik dan mengembangkan senyumnya dan biar besok aku cari tauh ke reno sipa perempuan ini.


Hendra pun menutup note itu dan taak lupa ia menyelipkan foto itu di bagian lembar note itu dan ia lanjutkan pekerjaanya yang taak kunjung usai karna bayak ganguan dan pencedahan dalam menyelesaian.


Valen yang sudah berjalan menuju kamarnya ia pun melihat Mama sedang membalurkan semua badanya dengan mengunakan minyak pijat dan iapun menghapirinya dan berucap.


"Valentina,,Ma biar valen yang mijat mama sini(ia membaringkan tubuh mamanya dan memijat selurug badan Mamnya)


"Mama,,iya sayang trima kasih mau minjat mama ini maaf karna mama sudah sepuh kamu malah yang ngurusin mama?(sambil membaringakan tubuh)


" Valentina,,itu sudah tugas valen mah sekarang gantian valen yang ngerawat mama dan dika (tetap fokus memijiti mamanya)


"Mama,,dalam sekejab ibu valen berucap.Tuan hendra baik iya .iya mau memberi tempat tinggal yang layak(sambil meringis geli saat di pijat)


" Valentina,,iya Mah malah tadi valen di bilangi bahwa valen akan kuliah dan dika juga sekolah lagi di negara ini(sambil menceritakan dengan jelas)


"Dika,,apa bener kak Dika bakalan sekolah lagi ye asik (sambil melompat lompat di lantai sangking senagnya)


saat itu pula Valen meninggalkan ibu dan adiknya selesai mijtin ia pun beranjak ke ruang dapur untuk membatu ibu tuan hendra untuk memasak makan malam


"Valentina,,maaf nyonya biar saya bantu memasaknya?(sambil menundukan badanya)


" ibu mas hendra,,iya boleg valen kamu potongi sayur dan bumbu ini kupaslah dan janganterlalu formal kamu bisa pagil saya tante saja(samil terap fokus mengulek bumbu)


"Valentina,,iya nyonya Eh tante (sambil senampakan senyumnya)


" Ibu mas hendra,,dalam hati Ibu hensra pun berguma anak ini cantik,cekatan,baik dan murah senyum cocok sekali jadi ibu Tasya dan istri hendra apa aku harus menikahkan mereka berdua agar ingatan Hendra taak mengigat perempuan itu(sambil memasukan bumbu ke padalam panci dan mengungkep ayam)


"


"


"


"


Setengah jam masakan itupun selesai Valenpun menatanya dan mengarah ke meja makan dan menata semua pirinf sedok dan gelas iapun taak lupa mengelap semua piring sendok dan gelasnya.

__ADS_1


di ruangkerja Hendra taak terasa hari pun berganti malam hari dan iapun beranjak ke luar kerjanya dan menuju arah dapur dan mendudukan tubuhnya di kursi meja makan dan mengambil makananya dan di bantu Valen untuk menunagkan air putih untuknya.


ibu Hendra yang melihatpun saat itu sedikit senang karna anak laki lakinya sudah kembali taak sedih dan sendu lagi karna perempuan itu dan hendra dan iapun menyuruh valen membawa tasya ke bawah dan memangi kluarganya makan bersama valen meningalkab meha makan dan membawa Tasya ke ruang makan dan memangil ikluarganya


saat itu pula mereka makan malam secara bersama dan saat itu pula valentina menawarkan untuk menyuapi Tasya .


"Valentina,,Tasya apa tasya bisa makan sendiru?(sambil melihat arah tasya)


" Tasya,,taak bisa tante.(sambil memainkab bonekanya)


"Valentina,,Ea sudah sini biar tante yang yuapin tasya bagaimana?(membaur)


" Tasya,,iya tante ,(sambil memberikan piring ke tangan valen dan valen pun menyupainya)


"ibu hendea,melihat ini seperti kejadian saat Rania di sialni dan tasya di suapinya semoga saja valen bisa menjadi penganti Rania dan Tasya taak mengigat igat lagi Rania.


" Hendra yang melihat adengan antara Tasya dan Valeria mengigatkan ia akan seseorang yang perna berlaku seperti itu ke tasya dan saat kepala hendra sakit seakan bayangan itu selalu menghantui.


"ibu hendra yang melihatnya pun memberikan air putih dan menyuruhnya untuk minum dan hendra pun meneruskan makanya.hen tahun ini tasya sekolah apa kamu taak mendaftarkan Tasya?(sambil melihat ke arah hendra)


" Hendra,,Ah iya bu tapi besok aku gak bisa dad meeting para petinggih dan aku si haruskan ikut gich mana kalau ibu saja yang mendaftarkan?(sambil memakan makananya)


"Ibu hendra,,Ea sudah biar ibu saja besok kamu kerja saja ibu juga lagi lowong(kosong)


taak ada pekerjaan(sambil menyendok makananya)


" Hendra,,iya buk kalau bisa ibu ngajak Valentina aja kan ia taak ada pekerjaan (sambil menatap Valentina)


"Ibu hendra,,ide bagus itu biar ibu ada temenya ,Apa kamu mau valen?(sambil melihat ke arah valen)


" Hedra,,gich mn valen apa kamu mau mengantarkan ibu saya?(sambil mengelap mulutnya)


"Valentina,,iya tuan,tante saya mau (sambil menundukan kepalanya)


" Hendra,,ea dha semu sudah beres Hendra kembali ke kamar dulu


seketika terdengarsuara derap langkah kaki hendra menaiki tanggah dan semakin menghilang langkah kakinya.


sesampainya ia di kamarnya di bukanya knop pintuh kamarnya ia baringkan tubuhnya di ranjang dan ia pun mengambil note yanf terselip foto Rani dan menciuminya dan berucap berharap nanti akan bisa bersama dan sketika dia asyik engan hayalnya un membawahnya ke alam mimpih dan tertidur pulas


jangan lupa kak


like,coment,vote dan rate

__ADS_1


hatur nuhun


__ADS_2