Aku Mencintai Adik Iparku

Aku Mencintai Adik Iparku
48.Cek up


__ADS_3

Siang ini hari di mana aku harus cek up kandungan di temani dengan Mas Raditia di saat itu mas Raditia yang lebih antusias karna mas Raditia ingin tau apa jenis klamin anaknya itu saat kita ingin masuki rumah sakit ia yang pling antusias dan berhati hati dengan menuntuntu karna mas Raditia taa mau aku kenapa kenapa.


kami pun menuju ke tempat pendaftaran jika ingin memeriksa kehamilan dan menungguh antrian dari bayaknya orang mengantri seketika menungguh lama merekapun bertemu dengan Tasya,


Saat tasya berbalik melihat Rania ia pun menghampiri Rania dengan berlari Hendra yang ikut menegok pun melihat Ara tasya berlari dan melihat sosok Rania yang sedang duduk melihat ara Tasya menghampirinya dan tasya berucap.


"Tasya,,Tante Rania (sambil berlari menuju Rania)


" Rania,,ia melihat Tasya beralari ke arahnya dan memeluk Rania dan Rania menerima pelukan dari keponakanya itu.sayang kok ada di sini memang Rania sakit?sama siapa di sini?(sambil melihat ke kanan kiri)


"Raditia,,Oh tasya syang ke sini sama siapa?(sambil membelai rambut Tasya)


" Tasya,,Perut Tasya sakit tante gara gara tante valen menaruh minuman di gelas trus Tasya minum)


"Rania,,Tapi sekarang tasya gak papa kan?(sambil memegangi perut Tasya)sama papa(dengan menujuk papanya dari jau)


" Raditia,,Raditia melihat ke Arah yang di tunjuk Tasya ia melihat Hendra sedang memandang ke arah mereka seketika Raditia memalingkan penglihatanya ke arah Tasya.


"Rania,,Rania yang melihat Hendra pun menjadi taak enak hati dan memalingkan penglihatanya ke Arah tasya.


" Hendra,,melihat ke arah mereka bertiga pun amarah ingin membunuh Raditia pun seketika terlintas dan ia mengepalkan tanganya dan saat seketika ia menetralkan emosinya dan memangil Tasya untuk pulang.Tasya ayo pulang?(sambil melambaikan tangan ke arah Tasya)


"Tasya,,Tante Tasya mau pulang dulu ea karna papa sudah pagil Tasya?(sambil mencium tangan pungung Rania dan Raditia)


" Rania,,iya sayang,jaga kesehatanya kapan kapan main iya sama tante(sambil mencium pipi gembul Tasya Hendra pun sama memperlakukan keponakanya itu.

__ADS_1


"Akhirnya Tasya pun menghampiri Papanya dan beranjak pergi saat Hendra meningalkan rumah sakit ia melihat ke arah Rania dan mata mereka bertemu dan seketika Rania memalingkan ke ara lain Raditia yang melihatnya pun merangkulkan tanganya ke pundak Rania Hendra pun sedikit emosi dan berpaling pergi.


" Rania,,Seketika lama ia menungguh Nama Rania pun di pagil oleh suster ia pun dan Raditia Memasuki Ruangan dan di persilakan untuk berbaring di ranjang Pasien untuk memeriksa kandunganya dan meg USG kandunganya.saat pertama kali Raditia melihat pertama kali gambar anaknya di monitor ia pun meneteskan air mata dan mengengam tangan Rania,dan seketika dokter berucap


"Dokter,,Wah ini sepertinya jagoan pak ini terlihat (ditunjukanya ke monitornya arah klamin bayinya)


" Rania,,Apa betul dok ?seketika Rania dan Raditia pun menatap monitornya dan ,(seketika mengyigungkan senyumnya)


"Raditia taak bisa bilang apa apa hanya senyum dan memandang monitornya sekejap dokter menyudahi setelah menerangkan semuanya dan kami pun kembali ke kursi depan dokter dan saat sudah menyudahi menerangkan semuanya kami pun bersalaman dan berlalu pergi dan membayar dan menebus vitamin dan menungguh di ruang tungguh obat dan lama ia menungguh obat yang di minta di berikan dan berjalan berlalu pulang


Setibanya Rania di apartemenya ia pun berlalu ke arah kamar dan berganti pakaian kebesaranku yaitu daster aku paling suka saat di rumah mengenakan daster karna bagi ku daster juga tak terlalu sesak untuk ku yanf sedang hamil besar ini dan hawanya juga dingin dan baik di buat santai.seketika ia berlalu menuju dapur untuk memasak makan siank di saat Rania sedang menumis kangkung Raditia pun melingkarkan tanganya di perut Rania yang semakin besar dan Raditia berucap.


" Raditia,,Sayang kenapa masak kan bisa beli di luar kamu jangan capek capek?(sambil memeluk Rania)


Raditia Masih setia melingkarkan tanganya di perut Rania seketika pun masakan semua pun sudah selesai Raditia masih setia mengikuti Rania dan melingkarkan tanganya di saat makanan sudah tersaji ia pun melepaskan pelukanya dan beralih ke meja makan untuk makan siang dan Rania pun juga mendudukan diri di kursi dan mengambilkan makanan untuk Raditia saat mereka memakan makananya Rania pun berucap.


" Rania,,Mas hari sabtu besok adalah jatwal kamu kemoterapi aku gak mau kamu bayak alasan aku mau kamu sehat dan kelak kita bisa besarin anak kita sama sama meskipun kelak nanti kamu keadanya harus hilang ingatan perlahan lahan.


"Raditia,,iya sayang,kamu ikut ea aku mau kalau kamu juga ikut (sambil memakan makananya)


" Rania,,iya mas aku yang nganter kamu dan aku juga gak percaya jika kamu beneran datang kalau sendiri.(sambil memalingkan wajah ke arah berlawanan dan senyum cekikikan dari penglihatan Raditia )


"Raditia,,Melihat tingkah Rania kejailan Raditia pun beraksi dan dari arah blakang ia menarik hidung Rania dan berucap.Mangkanya jangan suka ngetawain suami.


" Rania,,Rania merasa sakit dan akhirnya mintak di lepasin hidungnya dan saat seketika di lepaskanya hidung Rania.

__ADS_1


"Raditia,,seketika Raditia mendengar permohonan Rania pun melepaskan tanganya dari hidubg Rania.


" Rania,,jahat baget sih mas hidung kau di tarik sakit tau(sambil berpaling ke ara lain dan berguma )Aku ngambek(sambil memanyunkan bibirnya)


"Seketika Raditia pun memeluk tubuh Rania dan membopong tubuh Rania di Ranjang kamarnya dan membisikan seseuatu yang membuat Rania bergidik ngeri saat itu juga Raditia semakin mendekatkan wajahnya ke wajah Rania ia pun mencium bibir Rania dan saat itu juga Rania menungguh Raditia dan saat sedetik ia lengah ia pun mendorong Raditia dan berhasil lepas dari ciuman dan kungkungan Raditia ia pun lari dari kamar ke luar kamar menuju dapur untuk melanjutkan makanya.


di tempat lain Hendra dan Tasya sedang makan siang saat makan siank Valentina berucap ke pada Hendra,


" Valentina,,Mas kapan kita menikah kan mama kamu sudah setuju jika kamu menikah denganku?(sambil memakan makananya)


"Hendra,,Jangan gomong masalah ini di sini nanti saja(sambil fokus makan makananya)


" Valentina,,Tapi mas aku mau sekarang di bahasnya kapan lagi kan mas selalu sibuk dan sekarang mas libur(sambil menaruh sendok dan garbu)


"Hendra,,Seketika Hendra pun membating sendok dan garbu dan meninggalkan makanya yang belum selesai untuk masuk kamar(membanting pintu kamarnya secara keras)


jangan lupa kak


like


coment


vote dan Rate


hatur nuhun

__ADS_1


__ADS_2