Aku Mencintai Adik Iparku

Aku Mencintai Adik Iparku
21.Semakin membenci


__ADS_3

Saat Matahari pagi menyeruak ke dalam cela tira kamarku aku pun terbangun dengan keadaan yang menyedihkan saat aku terbagun ada seorang laki laki bertubuh kekar memeluk tubuhku dari blakang saat itu pula aku mengeser posisiku dengan memindahkan tangan kekarnya ke tubuhnya tapi sisia untuk ku memindahkan karna mas


rvhendra semakin memper erat pelukanya dan berucap biarkan begini dulu 10 menit lagi akhirnya aku hanya bisa pasrah dan mengikuti apa yang dia mau.


"Aku tak kuasa mengigat kejadian tentang. prilaku mas


hendra terhadapku kemarin malam dan serasa air mataku menetes dan akupun terisak isak dan menahan perasaan hati yang sakit


" Saat hendra memper erat pelukanya mendengar isak tangis dari Rania saat itu pula aku mengigat kejadian itu merasa bersalah dan seketika aku mengangkat badanku dan menarik Rania dan melihat keadaan Rania menagis di baliknya menghadap hendra dan hendra berucap.


"Hendra,Ran maafin mas sudah merengut kesucian kamu mas khilaf Ran karna mas cemburu dengan ditia mas taak mau jika kamu jadi milik Ditia Mas taak rela(dengan menyeka air mata Rania yang sedari tadi tak mau berhenti menetes dan mencium Rania dan meningalkan Rania agar Tania tak melihatnya )


Dengan cekatan Hendra meningalkan Rania agar taak harus menjawab pertayaan Tania jika ketahuan telah bermalam di kamar adik iparnya iru.


Rania hanya tetap tak berbicara hanya bisa mematung dan meratapi nasipnya kini baru merasaka bahagia karna ditia ingin melamarnya dan menjadikanya istri khayalan rania ingin hidup normal mempuyai suami yang benar benar singel dan hidup bahagia di urungkan karna kesucianya sudah di rengutnya


taak terasa aku pun tersadar jika hari ini hari jum'at dan menyadarkanki bahwa aku harus membuat sarapan untuk orang Rumah jika taak membuat semua keluarga akan kelaparan dan taak ada yang sarapan


Rania membereskan semua spreai di kamrnya dan melihat bercak dara yang menandahkan bahwah rania sudah tidak suci lagi di seketika aku tertunduk lesu dan segera aku bereskan semua seprai itu dan mengantinya dengan yang baru aku pun memunguti baju baju mas hendra dan aku dan memasukanya ke dalam tempat baju kotor.


"aku berjalan menuju tempat baju kotor aku kembali ke arah dapur untuk memasak dan saat aku ingin memasaka aku di kagetkan dengan adanya tangan yang melingkar di perutku dari dlakang aku tak heran lagi dia pasti mas hendra yang melakukan ini akupun taak meresponya dan hanya tetap fokus mengupas bahan sembari menungguh udang dan cuminya melunak karna di dalam frezer Rencanaku aku akan membuat nasi goreng see food kesukaan Tasya dan mas hendra.


saat mas hendra mendekap Rania bau min khas dari seorang laki laki menyeruak hidungku dan menjadikan harum tubuhnya sebagai ketenangan.dan tak halnya Hendra saat memeluk Rania adalah wajib dan bau khas Rania yang juka menenagkan membuat candu baginya dan membuat dia betah jika berlama lama dengan Rania


" Di saat sela aku melakukan kegiatanku mas hendra tetap dengan mematung dan menciumi leher blakang Rania dengan halus dan sedikit kasar juga aku hanya bisa pasrah dengan itu.


Taak terasa makanan yang aku masak semua dan menatanya di atas meja dan membersihkan dapur setelah itu ia membuatkan susu hangat dan teh untuk hendra dan tasya setelah selesai dengan itu semua hendra membalikan tubuh Rania dan melihat seksama mata Rania raniapun ikut melihat Manik mata Rania dengan seksama saat itu pula Hendra memajukan wjahnya dan mencium Rania dengan lembut Rania tak merespon prilaku hendra dan pada akhirnya hendra sadar jika Rania taak meresponya tak ayal hendra pun mengigit bibirnya dan sepotan Rania memekik sakit dan membuka mulutnya diam tampa membalasnya saat pegangan mas hendra melemah aku pun mendorong mas hendra dan larih dari mas hendra dan mendapati mbak tania sedang turun ke arah meja makan


"Tania,Kamu kenapa dek kok lari lari emang siapa yang ngejar kamu (sambil melihat ke arah datangnya Rania )Tapi Tania taak menemukan siapa pun hanya mas hendra yang sedang makan.


" Rania,Anu mbak tadi Rania tadi mau bagunin Tasya ke kamar jadi biar cepet aku lari (sambil mengaruk ngaruk kepalanya yang taak gatal)


"Hendra yang mendengar alasan Rania yang taak masuk akal pun tertawa hinga terbahal bahak(sambil memegangi perutnya)


"Dalam hati Rania mengumpati berulang kali hendra bisa bisanya dia ketawa sebegitunya setela ia lakuin itu sama akua awas aja tungguh pembalasanku.


" Tania,Ea dha sana bagunin Tasya nanti aku mau ngajak dia keluar sampek malam iya(sambil meningalkan rania )


"kedatangan Tania ke meja makan membuat Hendra berhenti ketawanya seketika.


saat Tania makan makananya Tani memecah keheningan


" Tania,Mas nanti aku mintak ijin apa boleh aku bawah Tasya untuk keluar sama aku ?(sambil menyedokan makanan )


"Hendra,Hmmmm...(jawab dengan singkat dan dingin)

__ADS_1


" Tania,Mas aku nayak kok jawaban kamu cumak gitu aja(dengan nada sedikit tinggih)


"Hendra,Apa perlu persetujuan ku bukanya sudah lama kamu tak perna megagapku dan membutuhkan persetujuanku(sambil menigalkan meja makan untuk pergi ke kantor)


Dalam hati Tania dia mengumpati suaminya yang tak peduli dengan perkataanya sesudah tania sarapan Rania dan Tasya menuju ke meja makan untuk sarapan


selesai sarapan Rania membersihkan semuanya dan menghampiri tasya yang sedang bermain,seketika Tania datang dan membawa Tasya denganya aku pun bersiap siap untuk membersihkan semua rumah dan bersetrika jika di rasa sudah selrsai Rania berlalu ke dalam kamarnya untuk menonton tv tak lupa ia membawa makan ringan.hampir satu jam rania menonton televisi terlelap dengan sendirinya


" Di tempat lain Tania sedang berwisata dengan Tasya dan Rico saat mereka sedang bercanda rico memberika sesuatu untuk Tania



"Tania,trima kasih sayang aku makin cinta deh sama kamu(tania pun memakainya) wah cantik sekali cocok baget.



" Rico,kita pergi sekarang sayang nanti kesiangan(sambil berdirih dan meninggalkan tasya sendiri di restauran itu karna kesenanganya iya melupakan jika membawa tasya )


"Tania,memang kita mau kemana sayank (sambil melihat jarinya terus menerus)


" Rico, Hari ini ki senang senang aku gak mau ada yang mengangu kita berdua iya sayang(sambil mencium bibir Tania dan pergi meningalkan Restauran itu)


Tania yang sedari tadi bermain sendiri di dalam lestauran juga tak menyadari kalau mamanya meningalkanya pun tenang tenang saja.


di tempat lain Tania menikmati kenikmatan yang taak terhingga sampai sampai iya tak sadar meningalkan Tasya sendiri saat kenikmatan itu selesai ia terlelap tidur.


Dret


dret


dret


*Hendra,Hallo Ran...


*Rania,iya ada apa telpon...


*Hedra,Apa kamu baik baik saja di rumah?


*Rania,Aku baik baik saja !


*Hendra,syukurlah kalau gitu.(hendra bernafas lega )ea sudah aku tutup telponya.


"Rania,Ah iya udah(sambil menutup telpon)


Rania pun taak bisa tidur kembali dan berjalan menyusuri tanggah dan mengambil air dan memilih membersihkan rumah dan berjalan meyusuru belakang rumah dan mencari peralatanya.

__ADS_1


Di kantor Hendra


" Hendra masih merasa hatinya tak tenang iya pun menelpon Tania tapi telfonya tak aktif dan membuat aku semakin gelisa dan tak tenang hendra pun memutuskan untuk pulang ke rumah menemui Rania.


Di dalam resturan


"Para pelayan di restaiuran merasa heran mengapa anak kecil itu taak pulang hingga hari sudah beranjak malam sala satu pelayanpun memberanikan untuk bertanya.


"Pelaya,He canti mana mama kamu kenapa kamu dari siang taak pulang pulang apa kamu tersesat?(sambil menyamahkan duduknya dengan Tasya)


" Tasya,Aku taak tau tante di mana Mama ku tadi Aku di ajak makan di sini terus Tasya gak tau lagi saat Tasya keluar dari toilet!


"Pelayan,Ah begitu rupanya Ea sudah ikut kakak pulanfnanti kalu kamu ingat alamat rumah kamu nanti kakk anterin (sambil mengandeng dan membawa pulang Tasya)


" Tastya,iya tante (menurut dan mengadeng pelayan itu)


sesampainya di kontrakan pelayan itu Pelayan itu memberi makan yang di bawah dari restauran dan memakanya bersama pelayana itu selesai makan Tasya pun ingat jika Tasya mempunyai Handphone di tasnya sang pelayan restauran itu pun membuka tasnya dan membuka notifasi handponenya dan mencari di kontak apa ada no orang tuanya akhirnya sang perempuan itu menemukanya dan segera menelponya


"Saat Hendra sedang makan malam dengan Rania dia masih gelisah dan setika bunyi telfon itu membuyarkan pikiranku segera hendra pun mengangkatnya.


" pelayan,Apa ini ayah dari Tasya


*Hendra,Ah iya saya sendir kok handpone anak saya ada di kamu?kamu siapa?


*pelayan , iya pak maaf saya bukak handpone anak anda saya hanya ingin memberi tahukan bahwah tasya anak anda saat ini ada di kontrakan bapak kalau bapak gak keberatan anda bisa jemput biar nanti saya memberitahukan.


*Hendra,iya mbak tolong jaga anak saya akan segera ke sana!


hendra pun menutup telponya dan berlari Rania pun meminta ikut dan kita berdua menjemputnya


di tempa lain


Tania lagi mesra mesrahnya dengan Rico seketika Tania membuka tasya iya melihat bando yang di pakai Tasya dan seketika Tania mengingat jika Tasya tadi denganya dan dia igat telah meninggalkan Tasya iya buru buru memakai baju dan Rico pun bertanya


"Rico,kamu kenapa sayang kok buru buru pakai baju apa kamu tak mandi dulu (sambil memeluk Tania dari blakang)


" Tania,mas tasya tadi kita tinggalin di restauran aku lupa mas kalau bahwah tasya.


"Rico,Rico yang sok kaget dengan terburu buru juga memakai pakaian dan mengatar Tania(padahal iya sengaja meninggalkan Tania agar bisa bersenang senag dengan Tania)


Saat hendra sudah sampai di kontrakan perempuan itu hendra dan Rania pun memeluk putrinya itu dan berterima kasih sudah menjaganya


dan Rania memintah penjelasan terhadap Perempuan itu dan perempuan itu menceritakan semuanya


***jangan lupa kak like,vote,dan coment biar aku tambah semagt buat novelnya

__ADS_1


trima kasih sudah sudi membaca critaku***


__ADS_2