Aku Mencintai Adik Iparku

Aku Mencintai Adik Iparku
27.kepulangan Tania


__ADS_3

Malam pun sudah beranjak menjdi pagi akupun bagun untuk membuka jendela dan membangunkan Mas hendra untuk mandi dan sarapan karana aku tadi pesa aplikasi go food


"Rania,mas bangu ayo cepet mandi dan sarapan (sambil mengoyang goyangkan tubuh hendra)


" Hendra,hendra yang baru bagun denga mengerjap ngerjapkan mata pun berlalu pergi ke kamar mandi dan untuk melakukan rutinitas pagiku.


saat Hendra sudah menyudahi mandinya iya pun keluar dari kamar mandi dan memilih duduk di samping Rania dan memakan sarapanya saat mereka sarapan mereka melihat Tasya tersadar dari obat dan memangil mangiil namaku


"Tasya,Tante Rania dengan terbata bata


" Rania ,Rania pun kaget dan berjalan menuju Rania dan mengelus elus rmbut Tasya,kamu sudah siuman sayang (matany berkaca kaca)Tasya mau apa tanya rania?


"Tania,Tasya mau minum air putih tan (sambil menujuk nya juga)


" Rania,iya sayang tante ambilkan.(menungkan Air ke dalam gelas)


"Tasya,tante apa kabar dan sekarang tante tingal dimana dengan siapa tan?Rania kanfen. sekali dan taak mau pisah dengan tante Rania?(smbil memeluk Rania)


" Rannia,tante tak akan meninggalkan Tasya lagi janji tante (saat itu Rania mengulurkan jentik dan berjanji bersama)


hendra yang melihat interaksi mereka berdua menyungingka senyum dan ber bicara dalam hati memang cuma kamu yang di takdirkab menjadi ibu Tasya kebaikanmu dan ketulusanmu itu yang membuat Tasya menjadi pribadi yang sama sepertimu bahagia ransanya jika bisa hidup bersama.


di sisi lain Tania sudah sampai di kediamanya dan memasuki rumahnya Dan berpapasan denga ibu mas hendra.


"Mama,dari mana saja kamu baru muncul kemarin saat hendra sakit kamu kemana aja?(dengan nada meninggih)


" Tania,Hala mah kan ada Rania kan sudah di urisin dong aku capek aku mau tidur dulu bay mah(sambil meninggalkan mamanya)Oh iya mah di mana Tasya?


"ibu mas hendra,Masih peduli kamu bukanya sudah taak peduli?(sambil berjalan ke arah kamarnya)


" Tania,Dia anakku ma jadi Tania harus tau !.(sambil mencibik kesal)


"Ibu mas hendra,kemana aja kamu selama ini yang baru nyarik Tasya?(sambil membuka pintu kamar dan sebelum masuk ibunya berucap)Tasya masuk rumah sakit dia demam dan saat ini dia dengan Rania dan hendra!dan seketika ibu mas hendra masuk


Tania mendengar bila ada Rania di sna pun melajutkan ke kamar taak memperdulikan Tasya lagi lebih memilih istirahat.


di tempat lain Rania dan hendra masih setia dengan Menungguh Rania dan menungguh Tasya bagun

__ADS_1


sesudah Rania dan hendra menyelesaikan makanya Rania beranjak dari sofa untuk mengambil Air putih dan juga memberikanya ke pada mas hendra sesudah Rania mengembalikanya hendra menarik lengan Rania hingga Rania terperajat dan duduk di paha hendra membuat mereka saling bertatapan Rania pun mencoba berdirih hendra menahanya dan merangkul pingang Rania dan seketika mencium bibir Rania Rania pun terbelalak dan bisa menjauh dari Hendra.


seketika Tasya terbagun dari tidurnya dan memangil magil namaku akupun berjalan menghampirinya dan bertanya.


" Rania,iya sayank Tasya udah bagun.tasya mau apa?(sambil mengelus kepala tasya)


"Tasya,Tasya mau ke blakang tante (sambil mengucek matanya)


" Rania,Ah iya ayo tante bantu (menurunkan Tasya dari Ranjang dan menuju kamar mandi dan membantunya buang air kecil dan besar dan membersihkan tubuhnya juga)


Hendra saat ad di situ sedang mengurus leptopnya bayak e,mail masuk memperhatikanya dan mendaratkan senyum kecil (dalam hati berkata andai saja kita bertiga menjadi keluarga yang seperti ini sederhana tapi bahagia)


taak tera akupun sudah mengendong Tasya ke ranjang dan menata rambutnya dan menyuapi Tasya sarapan selesai makan Tasya duduk di pangkuan Rania dan bermanja manja di dekapanya.


seketika pintu kamar di ketuk dokter dan akupun mempersilahkan masuk dan dokternya memeriksa Tasya.Tasya pun memberanikan diri untuk bertanya.


"Rania,Maaf dok bagaimana keadaan Tasya?(sambil menghadap ke depan dokter)


" Dokter,Alhamdulila bpanasnya sudah turun.mbkanya ini tantenya yang di pagil tasya saat sakit kemarin?(sambil menujuk)


"Rania hanya senyum kikuk dengar penjelasan dokter dan mas hendri


" Dokter,wah ternyata cantik tantenya.justru mbak loh yang yenbuhin Tasya karna ikatan batin selama kecil mbak ngasuh Tasya jadia ia tak mau jauh dari mbak saya juga pesikolog jadi tau keadaan anak jika sebegitu rindu dengan seseorang yang selama dia kecil merawatnya.saya mintak tolong jangan tingalin tasya lagi iya mbak?


"Rania,Ah iya dok saya taak akan meningalkan Tasya lagi kemarin saya tingal pulang ke ortu.(bohong Rania)hendra pun menimpali omongan dokter dan Rania.


" Hendra,jadi Tasya kapan boleh pulang dok?(melihat ke arah dokter)


"Dokter,kemungkinan besok jika Tasya tak panas lagi,saya kembali memeriksa yang lain dulu permisi(meningalkan kamar )


"Hendra,Tania besok tania pulang sekarang sudah siank tani tidur dulu biar cepet sembu(sambil mengusap kepala Tasya)


" Rania,iya Rania tidur dulu Ea(akhirnya Rania menidurkan Tasya di ranjangya setelah iya mintak di puk puk dulua.(berbaring sambil gendong)


#Autor hanya ngasih tau di puk puk itu ketiaka anak kecil sedang tidur di pangku atw tidur di kasur pantatnya di pukul lirih atau pelan itu obat tidur tersendiri untu anak kecil


taak terasa Rania pun iku tertidur di ranjang Tasya dan mas hendra masih setia dengan laptopnya itu.

__ADS_1


Seketika kamar menjadi hening dan Hendra pun melirik sumber suara yang sudah menghilang dengan tertidurnya mereka berdua


akupun beranjak ke arah ranjang Tasya dan Rania dan berucap(kalian adalah anugrah untuku di berikan kepadaku aku harap kita bisa seperti iji jika tuhan mengizinka kita bersama )dan menciumi kening mereka berdua


seketika ada ketuka dari ambang pintu dan memasuki ruanganku dan aku menghindari Mereka berdua dan memilih mengobrol di luar kamar rawat.


"Reno,maaf pak semuanya sudah di urus hanya tinggal nungguh surat itu datang dan mengikuti pengadilan


" Hendra,Heeem bagu kalau gitu aku taak mau datang serahkan semua ke pengcaraky aku tau beres saja oc(sambil berdiri bersandar di tiang)


"Reno,iya tuan ,saya permisi kembali lagi ke kabtor(sambil membukukan badanya)


" Hendra,hendra tetap taak menjawab dan dingin.


Dari kejauhab ku meliahat ibuku sedang berjalan ke rahku dan berucap


"ibu mas hendra,Hend dia sudah pualang dengan banganya dia taak merasah bersalah bahkan dia sudah tau anaknya masuk rumah sakit tangapan hanya masuk ke kamar sanapi aku betangkat ke sini pun iya tak bereaksi untuk ikut.


" Hendra,Biarkan saja bu jika nanti dia akan merasakan bagaimana rasanya taak di angap anaknya sendiri.Ayo kita masuk(sambil membuak pintu kamar)


di rumah hendra


Taniencari keberadaan mertuanya dan taak menemukan siapa pun dan meningalkan makanan yang mengiurkan akupun memakanya karna perutnya sudah kelaparan.


di depan rumah ada seseorang yang mengetuk pintu Tania membukanya dan terdapt Raditia yang membawah boneka dan bunga untuk Rania dan tasya


"Radiatia,maaf mbak apa Ranianya ada di rumah(sambil celingak celiguk mencari keberadaan Ranai)


" Tania,Ah tania taak ada dia menungguh anak saya di rumah sakit (sambil berdri mematunga di depan pintu)


"Raditia,Ah tasya masuk rumah sakit mbak dimana boleh saya tau?


" Tania,di rumah sakit kasih buda kamar vvip edelwis(sambil mnyerahkan secarik kertas)


***Hai kakak dukung karya aku iya dengan like,comendt,rate,dan vote agar aku makin semagt menulisnya trima kasih sudah mampir ke karyaku


#Love you***

__ADS_1


__ADS_2