Aku Mencintai Adik Iparku

Aku Mencintai Adik Iparku
40.Menerima kehadiran Raditia


__ADS_3

tiga bulan kemudian


Hubungan Rania dan Raditia semakin membaik dan kandungan Rania semakin membesar Rania semakin manja ke Raditia kadang ia ingin Raditia di rumah saja seharian menemaninya dan meningalkan pekerjaan kantor untuk Asistenya itu.


saat ia ingin membuat makanan ia ingi yang membuatnya Raditia


"Rania,,dit aku pengen baget nasi goreng ?(sambil merengek manja)


" Raditia,,Biar aku bilang ke pelayan biar di buatkan untukmu sayang.(berdiri dari ranjang tanganya pun di cekal Rania)


"Rania,,Aku maunya kamu yang buati Dit aku taak mau orang lain yang buatin aku nasi gorenga(sambil bergelayut manja)


" Raditia,,Ea sudah aku buatin Apa sih yang gak buat sayanku berdua ini(sambil mencium pipi Rania dan mencium perut Rania yang semakin mebesar)


"Rania,,makasi ea sayang (sambil mencium pipi Raditia)


" Raditia,,trima kasihnya nanti malam (sambil mecolek dagu Rania)


"Rania,,Ih modus apa.an ci maunya sana cepet bikinin (sambil mendorong tubuh Raditia)


saat ia menuju dapur semua pelayan heran mengapa Tuanya datang ke dapur apa ada yang membuat salah karna tumben sekali beliau datang ke dapur biasanya lewat telpon dapur.


" Pelayan,,Malam tuan(sambil membungkukan diri)Ada yang saya bisa bantu tuan?(dengan terbata bata)


"Raditia,,Taak apa kalian carikan cumi cumi dan taruh di sini saya ingin membuat nasi goreng (sambil mengambil alat alatnya)


" Para pelayanpun saling padang dan membuat sedit suara dan seketika dari satu pelayan bersuara.biarkan kami saja tuan yang membuat nasi gorengnya mereka semua pun mengambil semua keperluanya saat itu juga ia di cegah oleh tuanya dan tuanya berucap.

__ADS_1


"Raditia,,kalia taak usaha membantuku karna Nyoya kalian ingin aky saja yang memasak dan jika kalia masih kekkeh membatu saya saa akan pecat kalian seketika pun mereka memubdurkan dirinya dan jika tuanya sudah bilang taak boleh membantu makan itu perintah.


dengan tangan trampil Raditia mencuci semua cumi yang ingin di pakainya untuk nasi goreng iyapun membuang kulit luar cumi dan membuang kepala dan tulang lunak cumi di dalamnya.setela selesai iapun memotong motong cumi dan menaruhnya di wadah bersih sesudah itu ia mencuci telenan yang ia pakai dan setelah itu ia memotong sayaur yang iya gunakan.dan mengupas semua bumbu yang di pergunakan ia pun menguleknya dengan cekatan para pembantu pun terpana akan keahlian tuanya meskipun ia dingin tapi ada sisi baiknya dia mau membuatkan nasi goreng untuk istrinya.


setelah itu ia panaskan margarin dan sedikit minyak dan menumis bumbu yang sudah ia sudah haluskan dan memasukam tahap demi tagap pelengkapnya barula terakhir sayurnya dan 5 menit sudah nasi goreng itu usai ia pun menyiapkan untuk istrinya dan sisanya di berikan untuk pelayanya,


" Raditia,,kalia makan itu untuk kalian (sambil meninggalkan semua pelayan)


Semua pelayan pun taak percaya tuanya ini padai dalam menasak dan hampir sama dengan makanan restauran mereka semua pun memakanya.


"Di kamar Rania menungguh Raditia memasak dengan melihat drama korea yang ia gemari di saluran tvnya.


tok...


tok...


tok..


"Raditia,,(ia pun memasuki kamar dan membawakan nampan berisih nasih goreng dan susu ibu hamil untuknya )ini sayang nasi goreng yang kamu mau(sambil menyodorkan nasi goreng ke depan Rania)


" Rania,Rania yang antusias melihat Nasi goreng itupun menjadi bersemagat karna itu nasi goreng kesukaanya ia pun mengambil nasi goreng itu dengan antusias dan menyendokan pertama senyum Rania pun


mengembang dan beruacap


"Rania,,Nasi gorengnya enak dit gak sia sia aku ingin di buatin sama kamu nasi goreng(sambil melahap makananya)kamu taak makan ?(sambil memandang Ditia)


" Raditia,,taak Sayang aku sudag kenyang melihat kamu makan begitu lahap dan bahagia itu menandakan bahwa kamu suka dengan masakan ku(dengan senyum dan mengelus rambut Rania)

__ADS_1


"Rania pun hanya membalas dengan senyuman


10 menit pun Rania sudah menghabiskan Nasi goreng sepiring dan meminum segelas susu hamil membuat Rania semakin kekenyangan dan ia pun mengelus elus perutnya dengan pelan


Raditia yang melihat Rania seperti itupun merasa bahagia bahwa ia sudah ada di hati Rania meakipun dulu carahku mendapatkanmu itu sungguh ******** ditia pun mengelus kepala rambut Rania dan mulai mengeluarkan air mata di pelupuk matanya dan Rania yang sadar akan ditia yang menagis pun bertanya dalam hatinya dan ia beranika untuk bertanya ke ditia.


" Rania,Mas kenapa kamu menagis jangan nagis gini aku gak suka kamu menagis(sambil mengusap pipi ditia dari air mata ditia)


"Raditia,,Aku bahagia telah memiliki mu seutuhnya Ran meskipun dulu carahku salah memilikimu.maafkan aku ea Ran.I love you so much and I love you so much whatever I do for you I don't want you to be sad all the time


sampai maut memisahkan kita .(sambil mengelus pipi Rania)


" Rania,,Yes, man, I love you so much that the way you have me it's no good I'll be with you till death do us part(sambil memegang pipi ditia)


Mereka berdua pun berpelukan dengan sangat saat ia berpelukan Raditia punengelus elus rambut Rania membuat Rania nyaman dan tertidur begitu saja Raditia yang melihat tingkah lucu Rania yang tertidur di pelukanya pu menidurkan Rania di atas ranjang dan iapun ikut membaringkan tubuhbya di ranjang


di kediaman hendra


karna perbedaan waktu di indonsia pun masih siang pukul 12.00 hendra masih sibuk dengan tugas kantornya dan ia pun mendengar ketukan pintu kantornay


"Hendra,,Masuk(Hendra masih tetap fokus ke kerjaanya dan taak sedikitpun melihtat siapa yang datang)


" Valentina,,mas ini makanan buat kamu (sambil mendekatkan diri ke Hendra dan duduk di pangkuan Hendra karana dari tadi Valentina seakan di acuhkan)


"Hendra,,Apa apa.an sih kamu valentina bagaiman jika ada orang masuk dan melihat kamu seperti ini kepadaku ia pun berdiri saat Valentina ingin mencium bibir Hendra dan berjalan menuju luar kantor dan berucap.Aku ada meeting silakan kamu pulang nanti aku akan makan makanan kamu(sambil membuka pintu ruanganya)


"Valentia,,Ea sudah deh aku pulang dulu mas saat ingin kluar dari pintu ruangan Hendra Valentina pun mencium bibir hendra dengan sepontan membuat para karyawan mendelik jengah)

__ADS_1


Hendra yang menerima kecupan pun melotot matanya dan melihat valen berucap.aku sayang kamu mas dan meningalkan ruangan


__ADS_2