Arian & Rin

Arian & Rin
Chapter 29


__ADS_3

Pesta pernikahan kamipun di rayakan dengan sangat fantastic hingga malam hari.


"yang sekarang jam berapa ?" kataku pada Arian.


"sekarang pukul 23:05 ngantuk yah ?" katanya.


"iya ih aku capek banget" keluhku sambil bersandar ke kursi.


"iya udah 15 menit lagi selesai kok” katanya.


 


 


Acarapun selesai pada pukul 12 lebih 15 malam aku sungguh sungguh sangat lelah dan ngantuk kamipun menginap di rumah Arian yang sudah di rias ala pengantin di kamar Arian.


" aku capek banget ih sumpah" kataku mengeluh sambil mencopot semua riasan di jari,pergelangan tangan,leher,telingaku dan sanggulannya.


"iya aku juga capek banget" dia membuka seluruh bajunya dan celana nya akupun spontan teriak.


"ahhhh" teriakku.


"ehh kenapa ?" tanyanya.


"hah ? Kenapa ? Kamu nggak punya malu emang ?" kataku yang kaget.


"malu ?, kenapa harus malu ?, kamu kan istri aku dan aku suami kamu, kenapa sih ?" tanyanya.


"I.. Iya a.. Aku b.. Belum terbiasa ian" kataku yang terbata-bata.


"hahaha.. Sayang nya aku.. Aku paham kok ya udah aku ke toilet dulu yah" Kata Arian, aku masih syok liatnya kenapa bisa se-deg-degan gini ya tuhan.


"Iya" kataku


 


...

__ADS_1


 


Keesokan harinya ada ketukan pintu kamar.


"non.. den.. Ini sarapan dulu" kata mbok yem, akupun langsung mencolek Arian.


"ian..." kataku dia pun gerak dan membuka mata.


"eh udah pagi ?" tanyanya.


"bangun ih itu mbok yem udah bikin sarapan" kataku sambil beranjak bangun, Arian juga langsung bangun.


"iya udah ayo" katanya, akupun melihat Roman wajah nya ketika bangun tidur tak sedikit pun berbeda ketika sudah segar sama saja.


"Rin.. Heyy.." diapun mengagetkanku yang sedang melamun tentang nya.


"kamu kenapa ?, pagi-pagi udah ngelamun aja" katanya.


"nggak apa-apa cuman yah sedikit memikirkan sesuatu" kataku yang sambil beranjak berdiri di tuntun olehnya akupun sambil senyum sumringah dan Arian pun terheran-heran.


"ih masa jawabnya ketus gitu ?" kataku.


"iya emang kamu lagi mikirin apa ?" jelasnya.


"kamu itu walaupun belum mandi juga ganteng nya nggak luntur sedikitpun dan nggak ada celah untuk membandingkan kamu udah mandi atau belum" kataku sambil duduk di meja makan bersama Arian, Arian pun tertawa.


"hahaha, aku emang punya karisma yang high quality handsome gitu" katanya akupun tertawa.


"hahaha.. Jadi ?" kataku.


"jadi kamu beruntung punya aku hahaha" katanya sambil bergurau.


"hahaha Kamu ini paling bisa buat aku deg-degan" kataku.


"hahaha.. Bener-bener nggak nyangka yah, setelah bertahun-tahun memendam perasaan dan sekarang menikah yang terpenting adalah (tiba-tiba mengecilkan suara) kita bisa tidur satu ranjang tanpa sembunyi-sembunyi hahaha" katanya yang sedari tadi sambil makan.


"ssttt ihh kamu ini udah mulai aja kalau mesumnya lagi keluar" kataku yang sedikit ketus padanya.

__ADS_1


 "hahaha.. Iya sudah biarkan saja" katanya, ketika kami sedang makan mamah dan papahnya Arian pun turun dan menyapa selamat pagi pada kami, mamahnya Arian pun memegang pundakku.


"gimana First Night nya ?" sambil tersenyum nakal pada kami, Arian pun langsung keselek dan buru-buru minum.


"eh.. Eum.." aku tak bisa cerita karena itu hal yang memalukan.


"hahaha Arian sampai keselek gitu , habis berapa Ronde ?" lanjut papahnya Arian, aduhhh pasti mukaku sudah merah banget nih.


"aduhh pah, mah, please.. Jangan bahas ini di meja makan, mending kalian sarapan bareng kita" Kata Arian yang sedikit agak kesal bercampur malu.


"hahaha.. Papah sama mamah ada meeting buat ke London minggu depan, iya sudah nanti malam aja papah jelasin, buru-buru banget soalnya yah" Kata papahnya Arian pada Arian aku hanya mendengarkan saja.


"oh iya udah hati-hati yah pah mah" Kata Arian.


"jagain rumah yah Rin , Arian.." Kata mamahnya Arian.


"iya mah" kataku , aku dan Arian pun sungkem , dan mereka pun pergi .


 


Siang harinya kami sudah berencana untuk kerumah ayah dan bundaku, karena Arian akan pergi juga untuk bertemu klaen di sebuah tempat makan.


"Kamu tunggu sebentar yah nggak lama kok" katanya akupun hanya mengangguk saja, diapun langsung pergi.


 


...


 


Sore harinya ~


Akupun duduk di dekat tv bersama adik-adikku waktu telah menunjukan pukul : 5 sore tapi Arian belum juga pulang, katanya sebentar tapi lama, akupun coba menelepon Arian tapi nggak di angkat, di whatsApps pun dari jam 3 sore nggak di read, kemana sih, jadi cemas gini ya tuhannn.


 


***

__ADS_1


__ADS_2