
Keesokan harinya aku dan Arian pun mengemas pakaian ke bagasi dan menyiapkan apa yang di bawa kita mandi udah dari subuh banget soalnya pesawat nya jam 8 pagi.
"udah di bawa semua ?" tanyaku pada Arian.
"udah semua sayang , yuk berangkat" ajak nya sambil memegang tangan ku.
"yuk.."
…
Zuuzzz.... Suara pesawat membisingkan lapangan landas..
…
Di pesawat.. Arian membaca suatu novel sedangkan aku sibuk makan karena tadi di rumah nggak sempat sarapan.
"sayang.. Kamu nggak lapar ?, aku suapin mau ?" tanyaku pada Arian.
"nanti aja sayang aku belum lapar , kamu habisin aja makannya biar nanti kalau aku lapar aku tinggal minta" katanya yang sambil serius membaca novel.
"oh iya udah" kataku.
...
Iya.. Kita antri bagasi dulu setelah itu kita telah keluar dari bandara , Arian pun langsung melihat ke arah kedai kopi.
"sayang.. Aku pengen kopi haus" katanya sambil menunjuk ke arah kedai kopi.
"baiklah" kataku.
"kamu mau apa ?" tanyanya sambil kita berjalan masuk ke dalam.
__ADS_1
"kayaknya creamy latte" kataku dan kitapun duduk di meja dekat dengan jendela.
"duduk disini aja" katanya yang sambil menggeserkan kursi yang akan ku dudukki.
"dimana aja juga nggak masalah" kataku sambil duduk, pelayanpun datang dan memberikan menu nya.
"saya pesan kopi hitam gulanya 2 sendok , dan istri saya creamy latte gulanya 1 sendok yah" jelas Arian pada pelayan kedai , aku tersenyum melihatnya 9 tahun kenal dan jarang bersama tapi dia masih ingat saja, aku sangat mencintainya tuhan.
"kenapa liatin aku kayak gitu ?" tanyanya.
"ah.. Nggak apa-apa, cuman rasanya muka kamu itu kayak nggak asing di kalangan artis gitu kayak.. Emm" akupun sembari tilik-tilik dari ujung kepala sampai dagunya.
"kenapa sih ?, mirip siapa ?" tanyanya penasaran.
"kayak... Bapak-bapak, hahaha" candaku.
"aku masih muda , nggak lucu" katanya yang cemberut , akupun mencubit pipinya.
"jangan bercanda, siapa Jeff Smith ?" tanyanya yang mulai curiga.
"aku kan udah bilang tadi kalau muka kamu itu mirip kayak artis" jelasku.
"oh artis" katanya, dan pelayan pun datang mengantarkan pesanan kami.
"makasih" Kata kami, kamipun meminumnya.
"aku udah ngomong dari tadi ih" kataku yang melanjutkan topik tadi.
"ngomong apa ?" katanya yang membuat ku kesal.
"tau ah kamu rese" kataku.
__ADS_1
"haha sini deh, menurut kamu Jeff Smith sama aku tampan mana ?" tanyanya yang membuatku menilik-nilik wajahnya kembali.
"tampan Jeff" kataku , sengaja membuatnya kesal, raut wajah nya pun berubah dari hangat menjadi dingin.
"tapi lebih tampan suami aku dong" kataku sambil wajahku mendekat padanya.
"ciee gitu aja marah makannya jangan.." belum beres ngomong udah di cium pipi aku sama dia.
"udah tau kok hahaha intuisi aku paling kuat kalau sama kamu jadi jangan coba-coba bohong" katanya yang membuat aku membisu ini udah jadi suami istri aja aku masih baper udah nggak zaman kali.. Ya tuhann.. Kenapa gini, karismanya di lihat-lihat makin mencolok setiap hari aku benar-benar bangga dan bahagia punya pendamping hidup seperti Arian , apa dia tau yah kalau aku selalu membanggakan dia setiap saat walau tanpa ucapan ?, aku harap dia bisa merasakannya.
"Rin.. Kamu itu kebiasaan sih suka bengong gitu, kenapa ? Kamu lagi diam-diam muji aku yah ?" candaannya dia yang langsung ngena banget ke hati, intuisi dia memang sempurna aku jadi semakin sayang sama dia.
"haha apaan sih" kataku yang mulai gugup akupun meminum kopiku hingga habis hingga tak terasa jika kopi yang ku minum itu masih panas.
"pelan-pelan minumnya nanti keselek lho" katanya , akupun menaruh gelasku yang sudah kosong , Arian pun melirik ke gelasku dan menggelengkan kepala.
"kamu kenapa sih ? Aneh" katanya.
"ah... Nggak apa-apa , udah yuk kita cari hotel dulu aku capek nih pengen rebahan" kataku , dan Arian pun menurutiku.
"ok, mana sini bagasimu aku bawain" katanya sambil membawakan bagasiku.
"gandeng tanganku" suruhnya.
"ngapain sih aku kan nggak akan kemana-mana" kataku.
"hanya kusuruh gandeng saja tidak mau" katanya, eh.. Kenapa sih dia ? Tiba-tiba bahasanya baku gitu , aku malas untuk bertengkar dengannya jadi akupun menggandeng nya , kitapun jalan menuju mobil taxi.
***
__ADS_1