
Arian pun hari ini bisa pulang juga aku pun langsung mengemas barangku , tiba-tiba ada telepon dari mamah.
"hallo mah ?" jawabku.
"Rin.. Mamah udah suruh sopir buat jemput kalian berdua, udah pada siap kan ?" Kata mamah di dalam telepon.
"oh iya mah, udah kok udah siap" kataku.
"iya udah kalau gitu , see yah" mengakhiri pembicaraan.
"ok mah see" akupun langsung menutup telepon nya , Arian pun langsung bertanya.
"siapa tadi ? Mamah ?" tanyanya curiga.
"iya , masa tadi kamu nggak denger" kataku yang sambil mengemas.
"tumben mamah nggak ngobrol dulu sama aku" katanya.
"yah mungkin sibuk sayang.. Jadi sensitive yah kamu sekarang haha" kataku sambil canda.
"iya nggak biasanya gitu , ah udahlah lupain, apa kata mamah tadi ?" tanyanya .
"iya katanya nanti sopir bakal jemput kita , udah yuk kita ke lobby" akupun langsung membawa tasku dan menuntun Arian keluar dari ruangan.
.
.
.
Aku dan Arian pun menunggu sopir datang hampir ada sekitar 13 menit sopirpun datang langsung membawa tasku dan aku menuntun Arian .
.
__ADS_1
.
.
Di perjalanan pak sopirpun terus menanyakan keadaan Arian mungkin rindu haha.
"tuan Stefan bagaimana perasaan tuan sekarang ?" tanya pak sopir pada Arian.
"baik pak sekarang udah lumayan nggak terlalu nyeri" jawab Arian.
"syukurlah tuan , saya hanya takut saja tuan kenapa-napa" katanya.
"hahaha.. Pak, Arian kan suka bentak-bentak bapak, kenapa bapak masih peduli sama Arian?" kataku, sang sopirpun terdiam sejenak dan menghela nafas.
"yah justru itu non, saya rindu bentakan nya tuan , yah saya mah non makannya tuan bentak saya juga mungkin demi kebaikan saya juga , justru saya merasa sangat senang bisa kenal sama Keluarga nya tuan Stefan , kadang saya suka seneng liat tuan Stefan , seandainya anak saya mungkin saya sangat bangga non hehe" jelas bapak sopir ini pada kami, Arian pun memegang pundak kirinya pak sopir.
"haha.. Betul sekali pak , itu semua demi kebaikan bapak , tapi saya nggak maksud nyinggung perasaan bapak , tapi jika ada kata-kata saya yang menyinggung maaf yah pak saya bener-bener nggak maksud" Kata Arian pada pak sopir.
"hehehe nggak apa-apa tuan itu hal yang wajar, oh iya setelah ini kalian akan kembali lagi luar negeri ?" Kata pak sopir pada kami.
"yahh rumah sepi lagi yah hehe" keluh pak sopir.
"haha kan udah biasa pak" Kata Arian akupun tersenyum.
.
.
.
Sesampainya di rumah aku dan Arian pun keluar dari mobil dan aku menghirup udara di rumah hfff ahh.. Aromannya sangat berbeda aku dan Arian pun masuk ke rumah dan tiba-tiba.
"SURPRISE!!!".
__ADS_1
Tadi nya gelap banget tiba-tiba jadi terang dan di depan kami ada ayah, ibu, mamah, papah ada adik-adikku juga dan ada tulisan "welcome back to the home Arian&Rin" wow hahaha padahal cuman 5 hari di RS , tapi kerasa beda banget emang 5 hari di rumah sama 5 hari di RS haha . kamipun langsung duduk karena di meja makan terdapat banyak banget makanan , emm.. Kita emang lapar sih , kitapun makan dan ngobrol-ngobrol.
"nah.. Sekarang Arian kan udah sehat , denger-denger Arian sama Rin bakal pergi honeymoon ke bali ? Bener ?" Kata papahnya Arian, akupun tertawa.
"iya pah Bener, rencana nya Arian sama Rin kesana , tapi kan urusan kerjaan belum beres pah mah, denger-denger juga perusahaan lagi turun mereka pasti butuh Arian , jadi besok Arian bakal ke kantor ngurusin sebentar" Kata Arian pada papahnya.
"jika papah tak izinkan kamu apa kamu akan tetap pergi ?" Tanya papah.
"tentu, this is something important pa" Kata Arian.
"hahaha.. Iya papah tau kamu akan menjawab itu jadi.. Sekarang kita makan saja dan kalian berdua pun pasti lelah jadi setelah ini kalian bisa istirahat , karena papah dan mamah ada urusan kerjaan lagi" Kata papahnya Arian.
"Rin kamu jagain suami kamu yah jangan kemana-mana" kata ibu padaku.
"yes mom i know haha" jawabku.
.
.
.
Selepas makan siang ibu dan ayah pun pulang dan adik-adikku juga , mamah dan papah pun pergi kini di rumah hanya ada aku dan Arian.
"eh Rin.." Kata Arian.
"kenapa ian ?" kataku.
"marilah" ajaknya sambil menggandeng tanganku.
"mau apa ?" tanyaku yang kini aku berada dekat dengan wajahnya.
"tidak perlu pengaman dan sejenisnya jika aku ~mau~ aku akan merantaimu di kasur and playing starts.. And tonight is night.. Don't forget" katanya yang mata dan tangannya mulai nakal , akupun terdiam dengan nafas yang tak teratur karena aku benar-benar nervous setiap kali di dekatnya, akupun langsung di tarik ke kamar dan Arian pun mengunci pintu kamarnya.
__ADS_1
***