Arus

Arus
Fake friend is real


__ADS_3

Ila dibawa ke ruang UKS agar dapat diobati dengan lebih leluasa serta dapat beristirahat dengan nyaman.


Diluar sana tepatnya di lapangan olahraga, tatapan Rico tidak berubah sama sekali, seperti waktu pertama kali melihat Ila dicelakai oleh Resthi.


Resthi dibawa oleh Pak Pak Marmo selaku wasit yang bertanggung jawab atas jalannya lomba hari ini. Lomba terpaksa dihentikan sementara karena ada peserta yang mengalami cidera.


...----------------...


Didalam UKS, Ila sedang mengobati lukanya dengan dibantu oleh Putri. Putri adalah anggota PMR sekolah, saat ini ia stay didalam UKS karena untuk berjaga-jaga saat ada kecelakaan dalam pertandingan lomba kali ini.


Ia sangat telaten dalam membersihkan luka tersebut. Putri bukanlah gadis pendiam, ia cukup baik dalam bersosialisasi dengan orang yang baru ia temui.


Seperti saat ini, ia mencoba mengalihkan perhatian Ila terhadap lukanya dengan cara mengajak Ila bercerita tentang hal lucu yang dialami beberapa peserta lomba tahun lalu.


Putri bukan hanya aktif di organisasi PMR, ia juga aktif dalam beberapa organisasi lain seperti Organisasi Pramuka, PASKIBRA serta Organisasi Pecinta Alam.

__ADS_1


Ia cenderung lebih aktif didalam Organisasi dari pada daripada bidang akademik nya. Dalam bidang akademik nya bisa dibilang ia tidak pintar, nilai 70 sudah termasuk nilai bagus untuknya, sedangkan orang tuanya pun tak pernah membahas tentang nilai, mereka membebaskan Putri untuk melakukan hal yang ia sukai, harmonis sekali bukan?


Keuangan baik, keluarga menjadi support system terdepan, siapa yang tidak memimpikan kehidupan seperti itu?


Namun, dibalik semua itu ada secuil masalah yang membebaninya. Ia sebelas dua belas dengan Ila, terlalu memikirkan apa yang orang lain katakan tentangnya.


Ia sering menjadi bahan gibahan dari orang tua wali dari teman-temannya. Orang tuanya selalu mengatakan tidak apa memiliki nilai akademik rendah, asal kamu adalah orang yang selalu mengejar mimpimu.


Putri memang mudah dalam berinteraksi dengan orang baru, namun fakta dibaliknya adalah ia hanya memiliki sedikit teman seperti halnya dengan Ila.


Hal tersebut telah ia pelajari setelah mengenal beberapa orang dimasa lalu, dan hasilnya sama saja. Mereka akan baik kepadanya saat mereka memerlukan uang atau bantuan apapun dari nya, sifat Putri yang polos karena menganggap semua orang baik sering dimanfaatkan oleh temannya.


Dikemudian ia ditanya oleh orang tuanya kenapa sering meminta uang yang lebih dari uang sakunya. Ia jujur dalam menjawab hal tersebut, orang tuanya kaget karena anaknya dijadikan sebagai ATM berjalan oleh temannya.


Sampai suatu ketika ia diberikan beberapa kata mutiara, ia mendapatkan beberapa nasehat serta cara membuka kedok teman yang menumpang hidup itu seperti apa.

__ADS_1


Ibunya memberikan saran untuk sekali-sekali berbohong dengan bilang tidak ada uang karena ia sudah meminta uang terlalu banyak bulan ini.


Dan benar, mereka dengan begitu saja meninggalkan Putri, padahal ia baru kali ini saja tidak memberikan uang kepada mereka, dengan itu ia sudah malas untuk berteman dengan siapapun.


Temannya yang ini hanyalah ia anggap sebagai teman biasa, ia tidak terlalu dekat dengan mereka.


Ia mempercayai bahwa ada uang teman akan datang, ia yang sekarang menjadi jauh lebih introvert daripada dulu.


Kembali ke dalam situasi UKS sekarang, Putri yang tadinya mencoba mengalihkan perhatian Ila, kini berganti dengan Cinta. Cinta mengajak Ila untuk nobar GOSE (Going Seventeen).


Putri mengambil kesempatan untuk membersihkan luka Ila menggunakan alkohol, bukannya merasakan perih, ia malah cekikikan bersama Cinta dan tidak menganggap keberadaan Putri disana.


Bersambung....


Yuk bantu dukung karya aku dengan cara like, komen dan vote, terimakasih :)

__ADS_1


__ADS_2