Arus

Arus
Karma instan


__ADS_3

"Eh ini tadi sudah di rekam belum gais?"


"Sudah" Semua menjawab serempak atas pertanyaan yang Ila lontarkan. Ila sejenak memikirkan permintaan pertama yang akan ia berikan kepada Resthi.


"Emm, dia mengambil uang orang lain"


Ila mengetukkan jari telunjuknya ke dagu seraya berpikir.


"Ahhh bagaimana kalau 1 minggu ini Resthi mentraktir kita semua? Bebas mau ambil apa saja!"


Setelah mengatakan hal tersebut, detik selanjutnya kelas kembali rusuh dengan suara teriakan berseru. Setujuuuu!!!


"Eh eh nggak bisa gitu dong, kan gw cuma ngambil 50 Ribu, nggak adil dong masa gw harus bayarin makanan kalian semua, ya rugi banyak lah gw"


Bagaimana mungkin, ia hanya mengambil 50 Ribu namun ia kemudian harus mengeluarkan uang yang bisa bernilai 10 kali lipat dari itu sendiri.


"Eh tadi udah di rekam loh sebagai bukti, oh iya btw itu adalah konsekuensinya karena Lo udah berani mengambil sesuatu yang bukan hak Lo!"


"Gw harap Lo nggak akan ngelakuin hal yang seperti ini lagi, tidak hanya haram, dan mempermalukan diri sendiri saat ketahuan, tapi itu juga bisa membuat orang lain bahkan diri Lo rugi"


"Semoga Lo paham sama maksud gw kali ini"


Ila meninggalkan kelas setelah menyampaikan apa tujuan menyuruh Resthi untuk mentraktir mereka semua.


Didalam kelas, kini Resthi dikepung dan akan diseret menuju kekantin agar bisa mentraktir mereka. Ia berdiri didepan kedai Tante Leha ditemani dengan segerombolan anak IPA 2 yang menampilkan wajah sangar. Tidak ada celah untuk bisa melarikan diri, Kompak bener nih kelas, kalau gini caranya bagaimana bisa kabur. Monolog nya didalam hati.


Jika kalian mencari dimana antek-antek Resthi berada, kenapa mereka tidak membantu Bu Bos nya yang sedang dikepung, mereka sedang ditahan oleh gerombolan ciwi-ciwi IPA 2.


"T-tante Leha, Resthi disini bakalan bayarin semua apa yang dimakan sama anak-anak kelas Ila. Nanti Tante tinggal catat aja terus kasih ke Resthi totalnya"


Tante Leha memberikan jempolnya, tak lupa memperlihatkan gigi yang menghiasi senyum manisnya.

__ADS_1


"Cukup! Rico ndak kuat Tante, senyum Tante bikin Rico diabetes melihatnya"


Ucap Rico dengan mendramatisir keadaan yang mulai tenang. Tenang dalam kamus anak IPA 2 adalah tidak ada pertengkaran, rusuh dan penuh drama merupakan ciri khas mereka.


Tanpa sepengetahuan Rico, Ila datang menghampirinya, dan ia kini sudah berdiri pas dibelakang Rico. Ia mendaratkan jari kelunjuknya dibibir ranum miliknya sendiri untuk memberikan isyarat kepada semua agar tetap diam.


Rico merasakan ada sesuatu yang mulai memanas seperti karena adanya gesekan dan juga tarikan di area telinganya, namun semakin dirasakan panas itu berubah menjadi sakit.


"Auuuu Auuu Aduh lepas woi!!"


"Tadi disuruh apa?"


Rico terkejut saat mendengar suara Ila, namun yang ia tampilkan malahan sebuah senyum cengo yang sangat menyebalkan, padahal Ila selalu menjawab dengan intonasi yang rendah.


"Disuruh ayang Ila buat jagai nenek lampir"


"Nah terus sekarang Rico ngapain?"


"Ngobrol sama Tante Leh-"


Jika kalian beranggapan bahwa Rico itu memiliki sakit tentang kejiwaan, seperti nya kalian harus benar-benar mengeceknya, karena jujur 1 kelas pun sudah curiga sejak lama.


...***...


Sebelum pulang, Resthi menghampiri kedai Tante Leha untuk membayar semua, dilihatnya nota yang berada diatas meja.


Tertulis bahwa jumlahnya mencapai 700 Ribu. Yoshiki dan Risa masih berada dibelakang nya, ketiganya otomatis melebarkan mata karena terkejut.


"Ada uang buat bayar semuanya kan neng? kalau engga ya sudah besok lagi saja kekurangannya"


Tante Leha juga tidak menyangka totalnya akan sebanyak itu, sebelumnya ia juga telah memberikan beberapa potongan harga, namun itu hanya bisa membantu meringankan 5% dari total sebelumnya.

__ADS_1


"Tant, aku adanya cuma lagi 250 Ribu, kekurangannya besok ya Tant"


Ia menyerahkan 2 lembar uang berwarna merah dan juga 1 lembar berwarna biru. Leha menaik turunkan kepalanya, ia juga sadar bahwa itu sangat besar jumlahnya sedangkan Resthi masih menjadi anak sekolah, meskipun ia berasal dari keluarga yang kaya ia tidak mungkin juga membawa uang sebanyak itu.


Sepeninggalan ia dari kedai Tante Leha, saat sudah berada didalam mobil, ia mengeluarkan semua yang telah ia tahan dari tadi dihatinya.


"Sial ngambil 50 ganti ruginya 700 sendiri njir anjir. Kapok gw kapok anjim emang"


...~~~...


Mengambil sesuatu yang bukan hak kita,


Itu hanya akan memberikan kesenangan sesaat


Namun, setelahnya hanya akan tersisa penyesalan yang tiada akhir.


Bersyukur atas apa yang telah kamu miliki


Maka sesuatu yang indah akan turut mengikuti


Semua orang memiliki porsi rezeki masing-masing


Sesuatu yang sudah menjadi takdirmu,


Maka ia akan tetap menjadi milikmu, bagaimana pun caranya


Sebaliknya,


Sesuatu yang bukan takdirmu, tidak akan datang padamu


...~~~...

__ADS_1


Bersambung...


Jangan lupa untuk tinggalkan jejak dengan cara like komen fav sama vote dan tolong bantu untuk menandai typo, sekian :)


__ADS_2