
Arafah memilih ke kelas, Haridz dan Alvian masih di duduk di pustaka membahas materi
ya mereka mahasiswa kedokteran
"Jadi dia adik Lo bro? kok gak pernah nampak di rumah Lo...??"
"adik sepupu"
"dia jurusan kedokteran juga kan? kok gak pernah nampak??"
"Arafah... gak pernah mengexpos diri, selesai matkul ya pulang, kadang sama supir, kadang sama gue"
"tapi prestasi jangan di tanya..." lanjut nya
ya... Alvian adalah mahasiswa pindahan di semester akhir lalu, jadi maklum klo gak begitu banyak mengenal juniornya
"kalau Fatimah??"
"kok Lo tanya Fatimah, perasaan gue cuma ngenalin Lu Arafah??"
"Kan kalian tadi sebut sebut nama Fatimah"
"oh ia....dia adik sepupu gue juga, alias adik nya Arafah.. "
"Fakultas Kedokteran juga"
"bukan... Desainer fashion"
"What...??" dengan nada kaget
"kenapa?? gak pa2, aneh aja"
"maksud loh.... KK semua Kedokteran kenapa dia jauh melenceng"
"hahaha.. dia mah anak nya supel, kata nya dia mau jadi desainer fashion muslim, menebar kebaikan dari busana muslimah"
"gue dan Arafah yang melanjutkan perjuangan Abi Aditya..."
"Maksud lo dokter Aditya Surya??"
"ya... dokter Aditya Surya sang dosen favorit sekaligus dokter hebat yang menjadi banyak contoh untuk kita semua, adalah Abi mereka, alias oom gue"
"serius???" tanya nya lagi gak percaya
__ADS_1
-------
"Fa... gue antar aja ya" usul Mira
"Gak usah, takut nya nanti kak Hafidz dan kak Arafah jemput, gak tau kalo aku dah pulang, yg ada kecarian"
"telfon aja Fa.."
"HP ku kan ketinggalan"
"kalian duluan aja,. aku ke cave samping aja sambil nunggu"
"yakin???"
"Yakin...😌"
"Ya udah kami duluan ya"
Tiga sahabat nya pun melaju meninggalkan Fatimah dan Fatimah menuju Cave dimana tepat di samping pustaka negeri
"mbak... Latte nya 1 ya" pesan Fatimah
"Siap kak, silahkan ambil meja" jawab pelayanan dengan ramah
Arafah sengaja menunggu di posisi depan yg tampak dari luar.
Hafidz dan Arafah di tambah satu orang Pria lagi yg ngekorin mereka.
siapa dia??
Alvian lah, ban motor nya bocor guys...
gak tau entah kebetulan atau sengaja😄
"Dek..." suara lembut Arafah membuyarkan lamunan Fatimah
"Lama amat sich... udah laper ni" gerutu Fatimah
Alvian hanya senyum2 melihat tingkah Fatimah
"Kenapa gak pesan makanan??" tanya Hafidz
"uang saku tipis..." jawab nya singkat
__ADS_1
"hahaha... adek nya kak hafidz kehabisan uang saku, ya udah pesen gih, kakak juga lapar, gegara nungguin ni Arafah lama di kelas"
"Kalian disini aja berdua, KK hafidz sama Alvian di situ" sambil menunjuk meja yg gak jauh dari mereka
hafidz sangat tahu mereka gak akan nyaman makan dengan orang yg asing dan bukan mahram.
"kenapa??" tanya Hafidz yg melihat Alvian sedari tadi memperhatikan dua adik nya
"masih ada wanita yg begitu menjaga pandangan nya, Lo tau cewek yg gue gerutuin tadi di atas balkon pustaka itu adalah Fatimah"
"begitu lah... Umma dan Abi begitu menjaga anak2 mereka, bukan hanya anak perempuan, gue aja dalam didikan mereka... mereka di didik sedari kecil menjaga malu, itu kata Umma"
"bisa gak ya gue punya istri yang menjaga pandangan seperti mereka??"
"wooooiii... KK beradik ni, mau Lo nikahi???"
"gak gitu juga kali Fidz.. gue nikahin tu KK beradik.... kan gue bilang istri yg menjaga pandangan nya, ya gak tau nanti siapa wanita itu"
"jaga pandang Lo... kata Umma Lelaki Sholeh adalah yang pandai menjaga Pandangan nya,. Dan Perempuan Sholeha yang Mampu menjaga Aurat nya"
Mereka pun selesai makan, dan hafidz mengantar adik2 nya pulang, Alvian duduk di depan, Arafah dan Fatimah di belakang,
Tidak banyak Obrolan, Arafah dan Fatimah memilih banyak diam.
Hafidz dan Alvian yg berceloteh seperti beo.
tapi mereka membahas skip kok
Hafidz mengantar adik2 nya pulang dulu, karna masih harus ada yg di bahas dengan Alvian
"Jadi ini rumah mereka" batin Alvian
"Gak mampir dulu Fidz..." tanya Umma yg kebetulan sedang di taman dekat gerbang
Hafidz pun ikut turun bersama Arafah dan Fatimah, Alvian juga ikut ngekorin.. hehehe
Hafidz, Arafah, Fatimah pun menyalami Umma, kecuali Alvian hanya memberi salah dari Jauh
karna dia paham betul bagaimana adap mereka kepada bukan mahram
"gak Umma, Hafidz langsung aja, ada tugas, oh ya Umma ini Alvian temen Hafidz"
"Alvian Tante..." sapa Alvian memperkenalkan diri
__ADS_1
"ini Umma Hafidz, Arafah dan Fatimah, panggil Umma saja ya, jangan Tante" balas Umma dengan lembut
"heee... baik Umma" jawab Alvian Canggung