
Selesai masak sarapan bersama sang bunda serta menyajikan di meja makan, Kianara akan mencuci peralatan masak tapi di larang oleh bunda.
Tak lama kemudian semua sudah berkumpul..
"Dit udah pernah nyicipin masakan Nara belum..??" tanya Alif
"sepertinya belum kak..."
"Nah buruan sarapan jangan kaget ya sama maskaan Nara..."
"Kak Alif mah sepele ya sama masakan Nara" Balas Kianara sambil menyajikan sarapan di piring Aditya
"hahaha" semua tertawa
"sudah... sudah... fokus ke makanan dulu" ucap sang Ayah
Suasana pun hening, semua fokus pada sarapan masing masing...
selesai makan mereka baru berbincang, Kianara dan Bunda membereskan piring bekas makan, serta di bantu oleh bi Nani sang pembantu.
Sedangkan Alif dan Zahra memilih ke taman belakang.
"Apa rencana kamu selanjut nya dit??"
"hari ini harus ke rumah sakit yah, ada pasien yang harus adit tangani,,"
"Trus kalian akan tinggal di mana???"
"Alhamdulillah, adit udah nyiapin rumah sendiri untuk kami tinggali,,kemungkinan satu pekan lagi pindahan"
"dan kamu Kianara, gimana soal pekerjaan kamu??"tanya sang ayah kepada kianara yg baru saja bergabung
"hmmmm"melihat ke Aditya
"Nara manut sama mas Adit aja yah,,klo di izikan berkerja, Kianara akan tetap bekerja, begitu pula sebaliknya"
__ADS_1
"yang namanya sudah menikah, lebih baik kamu fokus mengurus keluarga, apalagi Adit itu dokter, jadwal nya tidak menentu, dia butuh kamu kapan saja"nasihat sang bunda
Aditya dan Kianara saling pandang.. bingung harus menjawab apa...
"kenapa kok pada diem???nanti coba kalian diskusikan, tanya juga sama papa kamu Dit, apa beliau masih butuh bantuan Kianara? dan sekira nya nanti Kianara akan fokus di rumah, minta segera cari pengganti Kianara" nasihat sang ayah
"baik yah..."jawab Kianara dan Aditya berbarengan
"masih pada libur kan??trus apa rencana kalian??" tanya sang bunda
"Kianara masih libur satu pekan bun, klo Adit tergantung sikon nyaπ"
"ya sudah istirahat aja dulu, lelah untuk acara kmren pasti masih ada, sambil buat rencana mau kemana gitu...sapa tau mau bulan maduππya kan bun,kayak kita dulu" kata sang ayam sambil memeluk bunda dengan mesra
"ayaah... gak malu tu di lihat para pengantin baru, lihat tu mereka tertunduk melihat kita..."ledek sang bunda sambil menunjuk ke arah Kianara dan Aditya yg tertunduk malu melihat ke romantisan Orang tua nya
"iih ayah bunda ini, Kianara dan mas Adit mau istirahat aja, ayah bunda lanjutin bulan madu yg ke xxxxx nya" jawab Kianara sambil menarik tangan Aditya
"ke atas dulu yah,bun"pamit Aditya sambil mengekori sang istri
Setiba nya di kamar Kianara memilih bersantai di balkon kamar nya, Aditya kembali pada Laptop nya, menyelesaikan tugas nya sejenak. setelah selesai ia menutup laptop dan menyusul Kianara.
Tiba-tiba Aditya memeluk Kianara dari belakang dan menopangkan kepada di pundak Kianara, sambil menggerak gerakan dagu nya kekanan kiri.
otomatis membuat Kianara kaget dan merasa geli.
"maaasss geli tauu.."sambil berusaha melepas pelukan sang suami
"hmmmm" dehem aditya dan masih pada aktifitasnya
"mas, lepasin, geli tauk" rajuk Kianara
"hmmm" lagi lagi hanya itu jawaban Aditya
"iiih mass"pasrah Kianara dalam rajukan nya sembari memanyunkan bibir nya
__ADS_1
Melihat ekspresi Kianara membuat Aditya mengecup singkat bibir Kianara,
spontan membuat Kianara kaget dan melototkan mata nya...
"Kenapa???suami pengen manja manja kok malah manyun sich???"
"abis mas tu tiba-tiba aja kayak gini, geli tau, dan gitu nanti klo ada yg lihat gimana??kan malu"
"ya udah kita lanjutin di dalam ya"jawab Aditya sambil membalikan sang istri.
dan sekarang mereka saling bertatapan.
Wajah Kianara langsung merona, dan jantung nya berdetak sangat kencang
"kenapa malah diem???(sambil memegang dagu sang istri) gak denger kata ayah bunda tadi???buat cucu yg banyakππ"
"iih mas ini..." jawab kianara sembari memegang pipi nya yang sudah super merona, sambil berlari masuk ke dalam, kebetulan pelukan Aditya mulai merenggang.
Aditya mengejar Kianara, dan dia menarik tali belakang gamis Kianara, otomatis Kianara berhenti, dan kembali di pelukan Aditya
"mau kemana??"
Kianara hanya menggeleng dan masih merasa malu, karna pipi nya masih merona
Mereka pun saling melakukan hal hal romantis yg simpel, saling peluk, saling cium,saling rayu, kadang saling cubit karna geram..πππ
.......
**Maaf ya jika cerita kurang menarik...
masih dalam proses belajarπ
Mohon Kritik dan Saran temen temen ya
Dan jangan Lupa Like dan Vote nya
__ADS_1
Biar makin semangat nulis nyaππππ**