Assalamualaikum Cinta

Assalamualaikum Cinta
Aku buka Aisyah ataupun Khadijah


__ADS_3

🌹🌹🌹🌹


Memberi Maaf dan Meminta Maaf adalah dua hal yang sama-sama sulit..


Tapi tidak mempersulit itu semua itu lebih baik.


Ikhlas... terkadang tak sesuai dengan keinginan hati..


Tapi belajar untuk Ikhlas itu lebih baik.


Kesempurnaan hanya Milik Allah...


Kemuliaan milih Rasulullah..


Aku bukan lah Aisyah ataupun Khadijah..


Tapi aku berusaha meneladani Mereka.


Mereka Suri Tauladan Umatnya...


Belajar...Belajar dan Terus Belajar...


itulah yang Kianara simpulkan dari semua ini....


🌹🌹🌹🌹


3 Bulan berlalu..


Aditya, Kianara dan Alif mendirikan Rumah Singgah untuk Penderita Kangker.. dan itu semua tak lepas dari dukungan semua keluarga..

__ADS_1


Aditya menangani bagian Medis, mencari Dokter-dokter yang mau ikut terlibat dalam kegiatan amal mereka.


Kianara tidak jarang ikut andil dalam memberi motifasi.


Alif menangani bantuan-bantuan amal yang masuk dan menyalurkan nya.


Para orang tua juga selalu melibatkan dalam acara amal.


Dan Anak dari pak Joko(Tersangka penembakan) yang bernama Bunga pun dalam penanganan, dan dengan izin Allah keadaan nya mulai membaik... tapi tetap masih memerlukan waktu yang cukup lama dalam pengobatan nya.


Untuk pak Joko dan kawan kawan mereka seharusnya di hukum selama 5th penjara, tapi dengan berbagai pertimbangan, dimana Pak Joko dan kawan kawan mau bersikap jujur, dan mudah di ajak kerjasama, mereka di kenakan hukuman 18 bulan penjara, dan Denda telah di tangani pihak Aditya.


Tak henti-hentinya pak Joko memohon Maaf dan mengucapkan Terimakasih kepada Aditya, Kianara dan seluruh keluarga.


.....


Malam ini Aditya tampak begitu Lelah, setelah Sholat Isya dan makan malam langsung menuju kamar dan membaringkan tubuh nya di atas ranjang.


Menyiapkan cemilan untuk di santapnya kapan dia inginkan.


Ya begitu lah ibu hamil, bawaan nya laper mulu.


Di bawa nya nampan berisi camilan yang telah disusun nya di dalam toples beserta air minum menuju kamar.


Sesampai nya di kamar di letakan nya di atas nakas.


Dilihat nya sang suami sudah tertidur terlentang sembari memeluk guling.


Kianara pun naik ke atas ranjang, tapi dia memilih duduk di samping sang suami..

__ADS_1


di elus-elus nya perutnya yang sudah nampak buncit(nama nya ibu hamil ya kan).


"Lihat nak...sepertinya Abi kecapean ya, sekarang bukan cuma rumah sakit yang Abi urus, tapi juga ada rumah singgah yang harus Abi urus.. semoga niat baik kita berakhir kebaikan pula ya sayang"


Setelah berbincang sendiri dengan sang calon buah hati, di rebahkan nya tubuh nya di samping sang suami, tapi masih dalam posisi kepala di sanggah dengan tangan kiri nya, tubuh nya menghadap sang suami.


Entah kenapa tiba-tiba kejahilan menghampiri nya.


Ditatap lekat wajah sang suami, di mainkan nya rambut sang suami dengan jemarinya. Puas bermain-main dengan rambut hitam lekat sang suami, lalu jari telunjuk nya menyentuh kening... turun ke hidung, bibir dan tak lupa bermain-main pula dengan dagu yang mulai ditumbuhi jenggot walau belum panjang.


Aktifitas itu berulang kali di lakukan nya.


Tak lepas dari senyum yang begitu lepas di bibir nya.


Puas jari jemari bermain di wajah sang suami. Kini di kecup nya kening sang suami, lalu ke mata, hidung serta bibir.


dan aktifitas itupun di lakukan nya berkali-kali...


Setelah puas...


Bibir itu menuju telinga sang suami, di bisikan nya sebuah ungkapan hati


"Syukran untuk semua nya... Kau bukan Muhammad... tapi Kau Suami terbaik yang Allah takdirkan untuk ku... dan Aku bukan Khadijah... tapi aku kan terus berusaha meneladani Khadijah....ana uhibbuka uhibbuki fillah "


Selesai mengutarakan isi hati, walau dia tahu mungkin sang suami tak mendengar tapi dia yakin sang suami bisa merasakan Cinta nya walau tak di utarakan.


Biarlah Allah yang menyampaikan dengan cara nya.


Dilepaskannya guling dari dekapan sang suami, satu tangan di rentangkan di atas ranjang, lalu di rebahkan nya kepala nya di atas tangan sang suami, bagi nya tangan sang suami adalah bantal ternyaman.

__ADS_1


Dipejamkan mata nya sembari memeluk Aditya...Sang suami tercinta.


__ADS_2