Assalamualaikum Cinta

Assalamualaikum Cinta
Hasil USG


__ADS_3

RS.Harapan awal mula nya hanyalah rumah sakit kecil yang tidak sengaja di beli oleh Pak Pranaja.. dikarenakan akan di tutup oleh pengelola sebelum nya.


Pak Pranaja tidak memiliki keahlian di bidang kesehatan, dia hanya ahli di bidang Perdagangan.


Tapi entah kenapa dia merasa harus membeli rumah sakit tersebut.


Awalnya dia harus mencari dokter2 yang mau bekerja sama mengelola RS.Harapan.


Tidak lah mudah, tapi hasil kegigihan nya membuahkan hasil walau perlahan.


Bahkan Keputusan Aditya untuk terjun di kesehatan pun itu semua keinginan Aditya, dan bagi Pak Pranaja itu hal terindah dari hasil ke gigihan nya.


Awal nya Pak Pranaja mengira Aditya akan terjun ke perusahaan, karna Aditya lebih sering ikut sang Papa ke BiG...


Saat Aditya masih lajang, Aditya hanya lah sebatas Dokter dan Anak dari pemilik RS.Harapan.


Tapi setelah menikah dan di tambah lagi dengan seorang wanita yang sangat Pak Pranaja percaya, bahkan menjadi incaran sebagai calon mantu idaman.


Setelah SAH menjadi suami dari Kianara,, RS.Harapan di serahkan sepenuh nya kepada Aditya.


(Semua terdengar begitu sempurna ya... yang pasti apapun itu tetap butuh perjuangan ya...😊)


Aditya dan Kianara sudah ada diruang USG.


Aditya begitu fokus melihat layar yang menampilkan sang calon bayi.

__ADS_1


yang menggemaskan lagi di saat bersamaan ketika terlihat sang calon bayi terlihat sedang menguap.. membuat semua yang di ruangan tertawa gemas, ekspresi itupun diabadikan oleh Dr.Silfi.


(sebenernya ini tuh pengalaman author saat USG, bener2 asli si calon bayi menguap😂😂😍)


Selesai USG serta menjelaskan kondisi kandungan Kianara dan mengabadikan nya mereka menuju kursi berama Dr.Silfi


"bu Kianara harus terus di jaga ya kesehatan nya, dan ingat pola makan nya, karna saat hamil bagi penderita maag/asam lambung itu akan sering membuat perut terasa begah, karna asam lambung sering meningkat"


Kianara menganggukkan kepala tanda mengerti.


"In Syaa Allah semua aman kan dok??" tanya Aditya


"untuk saat ini aman dan sangat baik, sebagai dokter, Dr.Aditya pasti tahu apa saja yang terbaik"


"Saya ini dokter jantung dok, bukan dokter kandungan, jadi soal ini Dr.Silfi ahlinya..hehehe"


"Masyaallah...Alhamdulillah..." jawab Aditya dan Kianara bersamaan


"oh iya... tidak ada yang mau tau prediksi kelamin nich??"tanya drd.Siks


"masih prediksi kan dokter???biarkan menjadi misteri Allah....apapun kelamin nya, yang terpenting Sehat, selamat dan tidak kurang satu apapun...aamiin" jawan Kianara


"Aamiin" jawab Aditya dan Dr.Silfi serta perawat bersamaan


"baik lah dok... kami permisi ya..dan terimakasih...Assalamualaikum"

__ADS_1


"Wassalamu'alaikum"


Selesai pemeriksaan mereka langsung menuju ruangan Aditya. tak henti2 Aditya melihat hasil gambar USG, yang paling dia sukai adalah ekspresi menguap nya sang calon bayi.


"Abi... gantian donk...Umma kan pengen lihat juga.."


Aditya duduk di sofa samping Kianara. dan Aditya memperlihatkan gambar USG nya.


"yang ini akan Abi bingkai dan Abi pajang di meja kerja Abi...."


"iih.. Abi lebai... ntar banyak yang lihat loh bi..."


"Ini tu momen langka umma, dan akan jadi penyemangat Abi...jadi gak sabar melihat nya terlahir ke dunia ini..eemuuuaah😚" sambil menciumi perut buncit sang istri


saat Aditya menciumi perut buncit sang istri tiba2 ada tendangan kecil dari dalam perut.


"aauu" rintih Kiarana karna kaget dengan tendangan sang calon bayi


" eeeiit anak abi tau ya di cium sama abi....pinter, sehat2 ya sayang"


Seakan merespon perkataan sang Abi...lagi2 tendangan demi tendangan ia berikan.


dan memuat mereka tertawa kecil


"anak dari Dokter ganteng dan Dokter ninja cantik memang hebat" sambil mencubit manja hidung sang istri di balik cadar nya.

__ADS_1


"Abiii..."panggil Kianara yang sedikit kesal dengan tingkah sang suami yang mulai beranjak dari sofa


"ia Umma....Abi gak kemana2 kok, hehehe" jawab nya santai


__ADS_2