Assalamualaikum Cinta

Assalamualaikum Cinta
bab 98


__ADS_3

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh sahabat Semua... Afwan lama absen nya.


sempat terkendala karna data akun lama ada di HP yang rusak.


Alhamdulillah...dengan beberapa proses pengajuan ke pihak Novel Toon, Akhir nya akun yang bisa di buka kembali.


sebagian mungkin ada yg bertanya..


"kenapa gak di ajukan jauh2 hari??"


Qadarullah... sejak masa pandemi aktifitas semakin padat, selain punya baby, juga ada yg harus extra membimbing dalam hal sekolah yang semua di lakukan dari sekolah.


Hampir nyerah soal novel ini.


Alhamdulillah Allah maha Baik.. Allah kasih jalan..


Semoga Author bisa melanjutkan Novel ini, hingga Tamat.


karna ada harapan dari novel ini author buat..


Selain untuk yang memang suka membaca, Author mau dalam alur cerita novel ini, bisa mengandung Ilmu dan Manfaat...


Aamiin..


πŸ’“πŸ’“πŸ’“


2 tahun berlalu... Arafah tumbuh menjadi balita yang begitu aktif, celoteh celoteh kecil mulai banyak yang ia ucapkan, walau kadang ada beberapa kosa kata yang butuh pemahaman extra.


Pagi ini tepat para Orang Tua Aditya dan Kianara akan melaksanakan Umrah.


Saat ini mereka semua sedang berada di Bandara menunggu adwal penerbangan.


"Bunda, Ayah, Mama , Papa pokok nya Harus langsung kasih kabar ya kalau udah sampai, dan ingat, supplement nya jangan Lupa di minum, Iklim di sana kan extra.. jadi jangan sampai dehidrasi ya..." pesan Kianara untuk orang tua mereka, tak lupa peluk dan cium


sekalipun melepas untuk kepergian sementara waktu, tak dapat di pungkiri, linangan air mata pun mengiringinya..


In Syaa Allah air mata kebahagiaan.


karna 2 tahun berlalu, Covid menghantui semua orang, aktifitas terbatas..

__ADS_1


bahkan Aditya sebagai tenaga medis pun harus extra dalam menjaga diri, baik untuk nya, untuk keluarga dan pasien di rumah sakit.


Hasbunallah wanikmal wakil nikmal maulana waanikman nashir


β€œCukuplah Allah sebagai tempat diri bagi kami, sebaik-baiknya pelindung dan sebaik-baiknya penolong kami.”


Ya.... Hanya Allah yang maha penolong, Maha berkuasa...


dengan Kuasa nya, Covid mulai bisa di kendalikan... Aktifitas Mulai kembali Normal


(Afwan ya...Author buat covid normal dalam cerita ini... karna ini adalah harapan kita semua.. semoga Allah ijabah...aamiin)


🌟🌟🌟


Kianara dan Aditya sudah kembali ke rumah


begitu pula Alif dan sang istri..


Di kediaman rumah Aditya


"Bi...Bi...itu..." oceh Arafah sembari menunjuk penjual Ice Cream yang sedang berhenti di sebrang jalan rumah mereka


sang Abi pun melongok keluar kaca, melihat apa yang di tunjuk oleh sang buah hati


"es kim.. ia es kim" jawab Arafah girang


Aditya pun menggendong Arafah dan langsung menuju keluar rumah untuk mendekati sang penjual Ice Cream yang sedang duduk termenung...


"Umma....Abi dan Arafah ke sebrang sebentar ya..." pamit Aditya dengan agak keras, karna memang Kianara sedang ada di daput


"ia Bii...."


Aditya dan Arafah pun menuju ke penjual Ice Cream...


"Assalamualaikum... pak, ice cream nya berapaan??" salam Aditya dan membuyarkan lamunan sang bapak penjual


"Waallaikumsallam... pak, oh ya pak, macam2 pak, ada yang 3rb, 5rb" Jawab sang bapak sembari berdiri dan membuka box jualan nya


"Kok melamun pak.."

__ADS_1


"eh... ia ni pak keliling dari tadi belum ada pecah telor nya..." jawab sang bapak dengan raut sedikit sendu, tapi tak lama kemudian berubah menjadi senyuman.. "tapi Alhamdulillah... ni sudah ada, bapak pelanggan pertama saya😊"


"Alhamdulillah....ya pak.."


"itu.... itu..." tunjuk Arafah


"yang mana nak.. ini,...??"


Arafah penganggukan kepala nya..


Aditya pun memilih beberapa jenis ice cream,..


"berapa semua total nya pak..?"


"32rb pak..."


Aditya menyodorkan uang 100rb an,


"waduh pak uang pas saja, belum ada ni pak kembalian nya,. bapak kan pelanggan pertama saya..."


Di sisi lain Adzan Dzuhur berkumandang


"saya gak ada uang pas pak, saya cuma bawa selembar itu saja..."


"saya pergi tukar sebentar ya pak, saya titip gerobak saya di sini.."


sang bapak pun baru akan melangkahkan kaki nya


"tunggu pak, ini kan sudah masuk Dzuhur,.sebaik nya bapak segerakan sholat dulu, nanti baru bapak tukarkan uang nya untuk kembalian ke saya..."


"tapi pak....ini...."


"pak....sebaik2 nya waktu dalam sholat di waktu yang tepat..."


sang bapak pun berfikir


"di depan saya ada masjid, bapak bawa gerobak bapak ke sana, tunaikan Sholat dahulu, baru bapak cari tukaran uang untuk mengembalikan uang saya,.dan saya juga mau bergegas ke masjid" ucap Aditya sembari meninggalkan sang bapak penjual Ice Cream


entah apa yang terjadi dengan si bapak, dia seakan terhipnotis oleh kata2 Aditya, dan ia pun menuju masjid yang di arahkan oleh Aditya.

__ADS_1


Aditya pun masuk ke rumah, dan bergegas menyiapkan diri untuk ke masjid.


sedangkan Arafah di Musholla mereka bersama Kianara dan sang bibi...


__ADS_2