Assalamualaikum Cinta

Assalamualaikum Cinta
bab 33


__ADS_3

Alhamdulillah... Kurang Lebih 20 menit setelah ketuban pecah sang buah hati Alif dan Zahra lahir.


Zarha sempat kehabisan tenaga, tapi dengan semangat yang selalu Alif berikan dan kesabaran dokter Silfil membimbing Zahra... Zahra memiliki kekuatan kembali, dan Lahirlah bayi laki laki yang sungguh tampan..


Suara tangis nya sangat lantang... hingga yg di luar ruangan pun mendengar nya..


oeeekk...oeeekk...oeeeekk....


"Alhamdulillah....."ucap syukur semua yang ada di luar ruangan secara bersamaan setelah mendengar suara tangis bayi


Setelah sang bayi selesai di bersihkan, Alif pun langsung mengazaninya...


Zahra masih tampak lemas, Alif berkali-kali mengecup kening Zahra...


"Terimakasih sayang..."


Zahra hanya mampu membalas nya dengan senyuman kecil.


Bayi Zahra di letakan di keranjang bayi.


Setelah semua beres, Dokter Silfi pun keluar, dan memberi kabar yang di tunggu-tunggu


"Alhamdulillah, semua Normal, Bayi nya laki-laki... Bapak/ibu jika ingin melihat bisa bergantian, berhubung ibu Zahra masih lemas"


"Terima kasih dok" jawab mereka kompak


Mereka pun bergantian melihat kondisi Zahra dan Sang bayi...


Tak lama kemudian Ayah dan Bunda pun sampai di rumah sakit.


Semua keluarga bahagia menyambut kelahiran bayi Zahra dan Alif..

__ADS_1


Bahkan hari ini menjadi pelajaran berharga untuk Kianara.


Bayi itu di beri Nama Hafidz Ar Maulana.


Setelah kondisi Zahra mulai stabil Kianara beserta keluarga Aditya pamit pulang.


Rencana Kianara esok pagi akan datang lagi.


Bada Magrib orang tua Zahra sampai di Rumah sakit.


........


Kianara dan Aditya langsung menuju rumah mereka, berhubung rumah mereka dekat dengan Rumah Sakit.


Sesampai nya di rumah, Kianara tidak sempat masak, jadi bik Tuti yang masak kali ini.


Selesai makan malam Kianara dan Aditya menonton TV.


"hee'emm... semua butuh perjuangan sayang.."


"Semoga Adx di beri kesempatan untuk memperjuangkan itu semua nanti nya" mata nya mulai berkaca-kaca...


"Aamiin...."sambil mengecup kening Kianara


"Tak ada yg mampu menggambarkan betapa sakit dan gigihnya perjuangan seorang ibu untuk melahirkan seorang anak, sekalipun nyawa taruhan nya.. tapi surga jaminan nya, baik itu secara normal ataupun operasi... semua ibu berjuang untuk sang anak"


"dan mas yakin, Istri mas ini akan merasakan anugrah itu nanti nya, dan akan mampu bertahan dan memperjuangkan itu semua..."


"Aamiin"


"naik yok mas, ngantuk, besok pengen ke rumah sakit lagi, udh gak sabar pengen gendong Hafidz" sambil menarik tangan Aditya...

__ADS_1


Aditya pun mengikuti langkah sang Istri dan tangan kiri nya meraih remot TV untuk mematikan TV nya.


Saat di tangga Aditya tiba-tiba membopong Kianara, sontak membuat Kianara kaget tapi bahagia...


"Ikhtiar lagi yah malam ini...heheheh" goda Aditya


Ucapan Aditya membuat Kianara memanyunkan bibir nya lalu mencium pipi Aditya


"berani godain mas ya..."ledek Aditya


"hehehe... kan godain suami sendiri, weeeekk"


Sesampai nya di kabar Mereka berganti pakaian untuk tidur...


Lagi lagi malam ini mereka berikhtiar kepada sang Maha Kuasa....


Semoga apa yg mereka perjuangkan segera Allah kabulkan....


dan Rumah tangga merek selalu dalam keharmonisan serta selalu dalam Ketakwaan kepada Sang Maha Segalanya.


Pada Dasar nya manusia ini sangat miskin, Saat lahir tidak mengenakan apa2... dan Saat kematian datang, Manusia itu hanya akan mengenakan Kain Kafan.


Allah lah yg maha Kaya... Maha Kuasa


Selalulah libatkan Allah dalam setia Usaha dan Hajat kita...


Yakin itu adalah kunci nya....


Yakin itu adalah Jawaban nya


Jika kita di dunia tidak mendapatkan apa yg kita Ikhtiarkan, Semoga itu menjadi ladang pahala kita kelak...

__ADS_1


Aamiin


__ADS_2