Assalamualaikum Cinta

Assalamualaikum Cinta
bab 39


__ADS_3

Di Kediaman Keluarga Kianara


Pagi itu Alif sedang asik bermain bersama Hafidz di taman rumah, hafidz yg baru mulai berdiri sendiri.


Zahra menuju mertua nya yg sedang duduk di kursi taman sembari membawa nampan yg berisi teh panas dan camilan.


"makasih ya sayang" ucap sang bunda


"sama-sama bun" jawab Zahra , lalu pamit menyusul Alif dan Hafidz.


Alif, Zahra dan Hafidz begitu asik bersenda gurau.. dan Hafidz mulai melangkahkan kaki nya selangkah dua langkah membuat Alif dan Zahra menciumi Hafidz.


Hafidz anak pertama mereka jadi setiap perkembangan Hafidz begitu mengharukan bagi mereka.


Ayah dan Bunda melihat itu semua juga tampak bahagia, tapi tiba wajah nya sendu.


Ayah yg melihat ekspresi bunda pun bertanya.


"bunda kenapa???"


"bunda selalu bersyukur...dan sangat bahagia melihat kebahagiaan mereka...."


"trus kok murung???" tanya Ayah lembut sembari mengelus pundak sang istri.

__ADS_1


"Alif anak laki-laki kita selalu di beri kelancaran dlm rumah tangga nya, salah satu nya soal anak, tapi berbeda dengan anak perempuan kita yah, Ujian untuk Kianara seakan tidak berakhir..."


"huuus... bunda, ingat kata-kata adalah doa, ayah pun selalu memikirkan anak-anak walaupun sudah pada menikah, dan mendoakan mereka... kita hanya mampu memberi dukungan dan doa"


"tapi yah...Kianara..."


"bunda.... Kianara anak yang Kuat, dan dia paham akan agama, jangan pernah mempertanyakan jalan yang sudah Allah tentukan... dan Aditya adalah laki-laki dan suami yang paham akan agama. Ayah yakin itu. dan Aditya sangat paham" kata Ayah sambil merangkul bunda


"bagaimana dengan Pranaja dan Mega??? bunda takut mereka meminta Aditya poligami, karna bagaimanapun mereka pasti ingin keturunan dari Aditya yah..." ucap bunda dengan mata yang mulai menitikan air mata


"wallahu a'lam... kita doakan yg terbaik... jika memang itu takdir Kianara, Allah membuat nya menjadi perempuan tangguh nanti nya, bunda jangan berfikir yang aneh-aneh... lupa mereka sedang liburan??? doakan mereka disana akan mendapatkan hasil.." sambil menghapus air mata bunda


Bunda hanya mampu berusaha tenang dan mendoakan yang terbaik untuk anak-anak nya.


dan Anak dalam kesulitan mereka pun ikut memikirkan nya dan ingin membantu.


"gabung ke mereka yuk... lihat tu hafidz mulai melangkah" ajak Ayah


Bunda pun mengikuti langkah Ayah yg menuju ke arah Alif , Zahra dan Hafidz.


Ayah langsung mengangkat Hafidz dan melambungkan nya ke atas dengan pelan..Hafidz tertawa bahagia.... Mereka yg ada di sana turut bahagia...


Bunda tak henti berdoa... semoga Kianara dan Aditya pun di segerakan melengkapi keluarga nya... dan hal yang di takutkannya tidak akan pernah terjadi.

__ADS_1


Semoga kedua mertua Kianara pun berbesar hati dan ikut mendoakan yang terbaik untuk Kianara dan Aditya.


"bunda habis nangis ya???" tanya Alif yg melihat mata sembab sang bunda, sembari merangkul bunda dan melihat ke arah Hafidz yang sedang asik bermain bersama Kakek nya.


Alif sebenar nya memperhatikan kedua orang tua nya tadi..dan Alif faham yang sedang di khawatirkan sang bunda. dia hanya berusaha memastikan


"gak apa apa... bunda terharu dan sangat bahagia melihat kalian bertiga, semoga adikmu bisa merasakan yang kalian rasakan saat ini" jawab bunda sambil mengelus wajah anak laki-laki nya.


"Aamiin"


Bunda sangat beruntung memiliki 2 anak yang begitu menyayangi orang tua dan patuh.


tapi apa yg bunda rasakan saat ini semua butuh perjuangan. buah kesabaran bunda.


Alif kecil juga begitu nakal bahkan tidak akur dengan Kianara. saking nakal nya bunda hanya bisa mengelus dada.


dan Kianara sangat cengeng.


Sangat berbeda dengan sekarang, bunda begitu sabar membimbing, Hingga kini Alif menjadi anak laki-laki yang bisa diandalkan dan mampu menjaga keluarganya dan Shaleh.


Dan Kianara menjadi wanita yang lembut tapi mandiri, dan Sholehah.


walau begitu bunda paham Kianara tetap memiliki sisi cengeng nya, yg membuat bunda selalu kepikiran walau Kianara tak pernah menunjukan nya.

__ADS_1


Doa dan Doa yang bisa Bunda beri.


__ADS_2