Assalamualaikum Cinta

Assalamualaikum Cinta
bab 34


__ADS_3

"Assalamualaikum...." salam Kianara dan Aditya saat memasuki ruangan Zahra


"Waalaikumsalam..."


"bunda belum pulang??kak Alif mana bun??"


"Kak Alif lagi ngantar mertua nya pulang kerumah, In Syaa Allah siang ini Zahra dan Hafidz udh bisa pulang"


Kianara pun mendekati ranjang Bayi...


"Nara boleh gendong gak kak"pinta Kianara manja


"boleh donk... aunty"


Kianara mencuci tangan nya dulu baru mulai menggendong Hafidz... Aditya pun mendekati mereka.


Ada rona bahagia di wajah ke dua nya...


hampir 1th pernikahan... tapi Allah masih mengizinkan mereka untuk menikmati masa berdua dulu... semoga mereka pun di segerakan memiliki momongan juga...


"ya Allah... semoga segera Kau percayakan Amanah (Anak) kepada mereka.... Aamiin" Doa sang bunda dalam hati


Aditya tak bisa berlama-lama.. dia pun harus menuju ruangan nya dan memeriksa laporan kesehatan pasien.. Setelah puas bersenda gurau dengan Hafidz, Aditya pun pamit untuk mulai dengan pekerjaan nya.


Sedangkan Kianara hari ini ambil libur, ingin memuaskan diri menggendong Hafidz...


Siang hari nya Zahra dan Hafidz pun pulang... Kianara tak lupa untuk ikut, setelah dapat izin dari sang suami pasti nya.


Sore hari nya Aditya pun menjemput Kianara ke rumah kediaman keluarga Kianara...


Tak terasa usia pernikahan Kianara sudah lebih dari 1th...


Sejak kehadiran Hafidz, mereka sering berkunjung ke rumah kediaman keluarga Kianara...


Mereka pun sering ke panti Asuhan,,karna sudah jadi rutinitas mereka berbagi kepada Yatim dan Duafa.


Begitu banyak doa untuk mereka...


Semoga yg terbaik dari Allah akan segera mereka dapatkan.


***Lā haula wa lā quwwata illā billāhil 'aliyyil azhīmi

__ADS_1


Tiada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan Allah yang maha tinggi lagi maha agung.


Harta,Tahta yg manusia miliki tidak ada apa-apa nya dengan yang Allah miliki...


Kita manusia hanya tempat yang di titipkan... kapan Allah mau memberi dan mengambil nya lagi hanya Allah yg Maha Tahu***.


........


Sore itu Kianara tampak melamun di taman belakang... Aditya yang baru pulang dari RS... melihat rona sedih di wajah sang Istri.


Aditya pun mendekati Kianara, Di tutup nya mata Kianara...


"masss" dengan ekspresi manyun


"kok tau..." Aditya pun membuka tangan yg menutupi mata Kianara


"ya tau lah... masak sama aroma dan sentuhan tangan suami gak hafal sich


"hehehe...."


"kalau masuk tuh ngucapin salam....bukan ngagetin" sambil mencubit hidung Aditya


"hmmm.... mas udh 3x ngucapin salam, gak ada jawaban, trus mas malah lihat bidadari tercinta melamun, mikirin apa???"


Aditya tau itu, tapi dia menuruti perkataan Kianara, karna tau waktu nya tidak pas.


Aditya pun mandi, dan Kianara menyiapkan camilan dan kopi, lalu di bawa nya ke kamar.


"nich kopi nya" sambil mendekati posisi Aditya yang sedang duduk santai di sofa kamar


"Syukraann"


"Afwan..."


"Kenapa tadi ngelamun???"tanya Aditya kembali sambil menyeruput kopi nya


"perasaan mas aja"


"Sayang lihat mata mas (sambil memutar kepala Kianara untuk menghadap nya) kita udah mau 2 tahun menikah, dan mas tau gimana kamu...jangan coba di tutupi..."


Wajah Kianara pun kembali murung

__ADS_1


"ya... hampir 2th pula adx belum bisa memberikan keturunan, menjadi istri yg sempurna" jawab Kianara sambil berlinang air mata


"Masyaallah sayang... berapa kali mas bilang..."


"Mas.... adx juga manusia biasa, terkadang sulit untuk membohongi diri sendiri, adx tau kesempurnaan itu Milik Allah"


"trus Sekarang mau adx gimana?? kita udh periksa, kita udah terapi, dan kita juga ikhtiar... trus gimana lagi kalau Allah belum memberikan nya???"


"menikahlah lagi..." ucap Kianara sambil tertunduk dan langsung memeluk Aditya


"KIANARA......" Sambil melepas pelukan Kianara


sejak menikah Aditya tidak pernah memanggil langsung nama Kianara, apalagi dengan nada membentak.


Kianara pun kaget di buat nya


"maasss"


"ambil wudhu, lalu sholat sunah, istighfar... lain kali jika ingin bicara sesuatu harus di fikirka dulu" Jawab Aditya sambil berlalu meninggalkan Kianara


Kianara pun menyusul nya, di peluk nya Aditya dari belakang...


"Masss"


Aditya masih diam


"Masss....maaf, adx gak bermaksut buruk, adx cuma....."


"cuma apa???(sambil membalikan badan nya menghadap Kianara) Kamu tahu... Sakit rasa nya mendengar itu , tak pernah sedikitpun terlintas hal seperti itu... kamu lupa Nabi Ibrahim AS dan Nabi Zakaria AS. Kedua Nabi ini diketahui sama-sama baru mendapatkan momongan setelah puluhan tahun menanti dan berdoa pada Allah SWT..."


"Apa kamu ragu akan kekuasan Allah... Siti Maryam bisa memiliki anak tampa di sentuh Laki-laki... kamu tidak tau semua kisah itu, atau lupa??? Tidak ada yang tak mungkin Bagi Allah..."


Kianara pun kembali memeluk Aditya dan menangis sejadi-jadinya ..


"Maaf jika mas tadi membentak mu (sambil mengelus kepada Kianara yg masih tertutup hijab) tapi sungguh ucapan itu bagai peluru untuk mas"


"Maaf.... Maaf mas... adx cuma pengen kebahagian untuk mas..."


"jangan diteruskan, atau sekarang mas keluar...."


Kianara menggeleng kan kepalanya dan terus memeluk Aditya.

__ADS_1


Dan Aditya masih setia mengelus lembut kepala Kianara


__ADS_2