
Bibir ini ingin membangunkan nya tapi masih sulit untuk bersuara..
dengan sekuat tenaga yang ada... di angkat nya tangan nya, di belai nya rambut hitam itu...lalu berpindah ke pipi...di elus elus pipi itu dengan lembut, senyum kecil pun terpancar di bibir nya, walau masih lemah...
Aditya merasakan ada sesuatu yang menyentuh wajah nya. Mata nya belum sepenuh nya terbuka, tapi di raih nya sesuatu yang telah menyentuh wajah nya itu.
"tangan lembut ini..." batin Aditya
Setelah di rasa yakin akan tangan yang menyentuh wajah nya Aditya langsung membulat kan mata nya, kantuk nya seakan hilang seketika
"Sayang...." di kucek mata nya seakan tak percaya... bulir air mata pun meluncur sesuka dia mengalir
Dibuka alat oksigen yang ada di antara hidung dan mulut Kianara..
Kianara hanya mampu tersenyum tipis, lemah... ya dia masih terasa lemah
Di ciumnya pipi sang istri berkali kali, seakan tak puas dan masih tak percaya.
Kianara hanya pasrah mendapati perlakuan sang suami, tapi di sadari nya air mata nya pun mengalir...
"maass..." bisik nya pelan
"iya sayang, kenapa ada yang sakit??? mana mana yang sakit??"
Kianara tersenyum 😊
"Su-buh..." kata itu sangat lembut tapi bisa di dengar oleh Aditya
__ADS_1
Aditya mengerti maksud perkataan sang Istri... dan menganggukan kepalanya.
"Masyaallah.... dalam kondisi seperti ini pun masih mengingatkan untuk Sholat" batin Aditya
"Kak ALIF...Nara sadar" ucap Aditya dengan volume agak tinggi tampa meninggalkan Kianara
Alif yang sedang tertidur di sofa melonjak kaget dan langsung mendekati Aditya dan Kianara untuk memastikan teriakan Adit itu bukan mimpi.
Saat melihat tersenyum tipis, bulir air mata nya menetes...
"dek..." sambil berjalan mendekati sang Adik yang begitu di sayangi nya
Kianara tersenyum lebar, walau wajah nya masih pucat..tapi tetap terlihat cantik
Alif tampa ba..bi..bu..be..bo..
langsung memeluk sang adik
Alif pun menyudahi pelukan itu, di tatapnya Aditya..
"mas sama kak Alif sholat dulu ya"
Kianara hanya mengangguk.
Aditya dan Alif pun sholat di ruangan tersebut... Selesai Sholat Aditya memanggil salah satu perawat, Aditya melakukan cek kesehatan pada Kianara,
Alif juga langsung berkabar ke semua keluarga.
__ADS_1
"Mas...haus"
"Masyaallah... iya sayang, sebentar ya mas ambilkan" Jawab Aditya sambil menuju nakas yang ada botol air mineral dan pipet.
Aditya pun memberikan minum kepada Kianara.
"makasih mas..." kini suara nya mulai terdengar lebih jelas.
Alif selesai mengabari keluarga.. dia mematung melihat sang adik nya telah sadar.
baginya ini benar keajaiban Allah...
"kak.... kok berdiri disitu???"
Alif pun berjalan mendekati nya..
Tiba Alif langsung menjewer telinga Kianara yang terbalut Hijab.
"Aduh kak..sakiit..." rintih Kianara
Alif pun melepas jeweran nya...
bagi nya jeweran itu ungkapan sayang nya
"itu gak seberapa dek... kami lebih sakit melihat kamu tidak sadarkan diri, bahkan sempat anfal, dan kakak gak bisa bayangin sakit yang Aditya rasakan disaat memperjuangkanmu disaat semua orang sudah pasrah akan dirimu.. tak memperdulikan diri nya, bagi nya kamu yang terpenting, kamu itu udah kelewatan tauuk..."cecar Alif panjang lebar
Mendengar penuturan Alif...Kianara melihat sang suami yang sedari tadi memandang nya sembari terus menggenggam tangan nya dan ada senyum terpancar di bibir nya.
__ADS_1
Entah Kenapa Aditya tidak banyak bicara,,bukan dia tidak bahagia,, tapi karna begitu bahagia dia sampai bingung harus mulai dari mana.
Di dalam hati nya tak berhenti mengucap syukur kepada Allah...