Assalamualaikum Cinta

Assalamualaikum Cinta
bab 99


__ADS_3

Selepas Sholat Dzuhur Aditya seperti biasa melihat kondisi keadaan anak2 Tahfidz Quran yang saat ini memang dalam pengawasan nya.


Ya Sejak pandemi melanda, banyak Anak2 yg aktifitas di rumah, bahkan lebih candu dengan gadget.


entah ide dari mana, Kianara ingin mendirikan Tahfidz Quran, Dan dengan berdiskusi bersama masyarakat setempat, Allah mudahkan jalan mereka mendirikan Tahfidz Quran di area Masjid komplek merek tinggal.


Anak anak selepas mengerjakan tugas, mereka langsung menuju masjid, untuk belajar Tahfidz Quran, bahkan tersedia untuk anak2 yang baru mau belajar mengenal Hijaiyah.


Khusu Sabtu dan Ahad mereka full di Tahfidz, bada Isya baru kembali ke rumah masing2.


Selesai melihat aktifitas anak2 Tahfidz, yang kebetulan hari ini adalah hari Sabtu, jadi masjid di penuhi oleh aktifitas anak2 Tahfidz.


Aditya pun hendak pulang, kebetulan perut nya sudah berdendang..😁


Saat berjalan keluar, Aditya melihat pemandangan yang membuat nya senyum sumringah.


Bapak sang penjual Ice Cream sedang di sibukan oleh anak2 Tahfidz yang ingin membeli dagangannya.


"Alhamdulillah..." guman Aditya dalam hati


Aditya pun berjalan kaki menuju rumah.


"mang.. udah sholat dzuhur.." sapa Aditya ke pada mamang yang sedang memberikan pos jaga di rumah nya


"Alhamdulillah sudah tuan, tadi di mushola rumah, mau ke masjid udh gak keburu... hehehe" jawab mamang


"Alhamdulillah, udah makan siang belum.. yuk makan siang kalau belum, saya udh keroncongan nich..."


"tuan duluan saja, saya lagi bersihkan pos, nanggung.."


"ya sudah.. saya duluan, mamang jangan lupa makan nya, ingat jaga kesehatan"


"siap tuan..." jawab mamang sembari meneri hormat seperti pak memberi hormat kepada kapten nya..


Aditya hanya geleng-geleng kepala di melihat tingkah nya mamang..

__ADS_1


"Assalamualaikum... Abi pulang..."


"Waallaikumsallam... Bi, cuci tangan nya dulu gih.. trus kita makan ya Bi.. udah Umma siapkan semua nya" Jawab Kianara


"Arafah mana...??"


"Arafah selesai makan siang langsung tidur bi..." barusan aja di bawa sama Tari


Tari adalah pengasuh yang membatu Kianara dalam menjaga Arafah


Saat makan siang, tiba2 mamang mberi tahu, bawa ada penjual Ice Cream yang mencari Aditya


"mang.. suruh masuk saja bapak nya, suruh tunggu di ruang tamu ya..." titah Aditya


"baik tuan"


Selesai meminta sang bapak mencuci tangan, di wastafel yang tersedia, sang bapak pun di persilahkan menunggu di ruang tamu.


"Abi udah selesai makan nya...??"


"ya udh Abi ke depan, umma nanti nyusul ya..."


"Bik....bantu beresin ini ya, saya mau siapkan cemilan, ada tau di depan..."


sang bibi pun membereskan meja makan, sedangkan Kianara menyiapkan beberapa cemilan dan minuman untuk di sajikan ke depan


Tamu... Melayani tamu adalah salah satu pembuka pintu rezeki.. dan di keluarga kecil mereka tidak pernah membeda2 kan tamu yang datang.


semua di sambut dengan terbuka.


"Assalamualaikum pak..." salam Aditya


"waallaikumsallam... maaf pak saya ganggu" jawab sang bapak sembari ingin berdiri


"eh.. pak.duduk saja, gak pa2..."

__ADS_1


"tapi saya..."


Aditya paham akan maksud sang bapak penjual Ice Cream,


"Bapak adalah tamu kami, jangan sungkan..."


tak lama kemudian,. Kianara datang membawa jamuan untuk sang bapak


"Silahkan pak....jangan sungkan.." Ucap Kianara sembari meletakan jamuan di hadapan sang bapak


sang bapak agak tercengan melihat sosok Kianara yang menggunakan cadar


"ini istri saya pak..."


"terimakasih Bu, tidak perlu repot2, tujuan saya ke sini hanya ingin mengembalikan uang sisa beli Ice Cream saya tadi... dan saya juga mengucapkan banyak2 terimakasih kepada bapak... karna berkat bapak suruh saya ke masjid dan melaksanakan sholat, jualan saya laris tadi..."


"Saya Aditya, dan ini Kianara istri saya pak" Aditya memperkenalkan diri, karna dia faham, sang bapak bingung mau panggil dia apa


"saya pak Ahmad..."


"Pak Ahmad, di makan dan di minum dulu, setelah itu kita bahas masalah kembalian tadi ya, saya tidak tahu bapak sudah makan atau belum, yang saya tahu, tadi bapak termenung di sebrang jalan rumah kami, lalu bapak sholat, selesai sholat Alhamdulillah bapak di sibukan dengan melayani anak, lalu ke rumah kami... jadi bapak minum dan makan dulu, sedikit camilan dari istri saya"


Ya Aditya memang benar, kalau pak Ahmat sebenernya belum makan sama sekali.


"Terimakasih banyak pak Aditya dan ibu, saya memang belum makan..." jawab pak Ahmad


Pak Ahmat memilih meminum Teh Susu dan sepotong Kue yang ada di talam.


"sudah pak.. Alhamdulillah saya sudah kenyang" pak Ahmad menyudahi makan nya,. ingin rasa nya memakan nya lagi, siapa yang gak ketagihan dengan kue buatan Kianara, Kianara memang cukup ahli dalam bakery


tapi tiba-tiba ia teringat dengan anak nya.


"loh pak.. kok sudah, saya hidangkan ini buat bapak loh, di habiskan saja" ucap Kianara


"tidak Bu sudah, hati saya tidak sanggup, ini terlalu enak, dan saya teringat dengan anak2 di rumah"

__ADS_1


"Masyaallah.... bapak makan saja, jangan sungkan, nanti saya akan bungkuskan buat anak2 dan istri bapak di rumah ya..." sahut Kianara


__ADS_2