Assalamualaikum Cinta

Assalamualaikum Cinta
Rasa Bahagia Mereka


__ADS_3

"Assalamualaikum" salam Alif dan Zahra yang baru saja sampai


"Waalaikumsalam..."Jawan Aditya dan Kianara bersamaan


Saat masuk ke ruangan dan melihat Kianara sudah tersenyum manis kepada mereka, Zahra langsung meletakan makanan yang di bawa nya di atas meja, lalu langsung memeluk Kianara


"Masyaallah Nara.... Bener-bener keajaiban Allah....Allah sangat menyayangimu.. Kakak saja yang melihat kondisimu pikiran nya ntah melayang kemana mana...kami sudah pasrah, cuma doa dan doa"celoteh Zahra


"Alhamdulillah kak...berkat doa kak zahra juga, kakak bawa cadar Nara kan???"


"iya kakak bawain kok...nich" sambil memberikan cadar yang di minta nya tadi melalui telfon.


"Syukron kak..."


"Assalamualaikum aunty..." salam Alif membahasakan anak nya


"Wassalamu'alaikum...Hafidz.... sini sayang, aunty kangeeeennn"


Hafidz pun di dudukan dekat di atas ranjang bersama Kianara...


Tepat di Pintu masuk RS.Harapan, Baik keluarga Kianara dan Aditya sama sama sampai di parkiran RS.Harapan


Setelah saling sapa, mereka pun langsung menuju ruangan Kianara, binar-binar bahagia terpancar dari mereka, Staf RS.Harapan pun sedikit banyak nya sudah tau kalau Kianara telah sadar...


Tak bisa di pungkiri pasti nya itu jadi topik utama pembahasan mereka semua..

__ADS_1


ya Semoga yang di bicarakan semua doa doa baik ya..😁


Sesampai nya di ruangan tampa basa basi bunda langsung menciumi sang putri bungsu nya, yang sudah sempat membuat nya jatuh pingsan karna keadaan nya...


"Bunda....😒"


"Kamu tau gak,,kamu itu udah buat kami semua senam jantung dengan keadaan kamu, bunda hampir kehilangan harapan sayaang..😒"


"Qadarullah bun... maafin Nara ya, udah buat semua khawatir..."


Setelah sang bunda meluapkan rasa bahagia nya walau penuh air mata, gantian sang mama.


"Mantu mama tersayang.... (sambil mencium pipi Kianara) mama gak tau harus ngomong gimana lagi... yang pasti mama sangat-sangat bersyukur...😒"


"Sudah-sudah... Nara nya kan baru sadar,dia masih lemah... biarkan dia istirahat, Ayah Laper nich belum sarapanπŸ˜„"


"iya...papa juga laper nich... saking semangat nya gak sempat mau sarapan...apalagi....." belum sempat menyelesaikan kata-katanya nya sudah di samber oleh Adara


"Ya udah buruan gih pada sarapan, kan kak Zahra udah siapin bekal tuch... sekarang giliran Dara yang mau kangen-kangenan sama kak Nara...." Sambil mendorong sang papa ke sofa ruang tunggu yang meja nya sudah tersedia bekal sarapan


"iya sayang papa... papa kelaparan juga kan karna kamu yang buru buru.."


"ya udah gak perlu di bahas... kita sarapan aja ya..." sahut mama


"Nara sarapan juga ya?? kakak masakin bubur nich... (sambil memberikan bubur dan meletakan nya di meja) "

__ADS_1


"Kak Adit juga sarapan, biar Dara yang suapin kak Nara ya..."


Aditya melihat ke arah Kianara, dan Kianara membalas dengan sedikit memejamkan mata sambil mengangguk kecil


Yang lain dengan sarapan nya dan Kianara makan di suapin Adara, tak ketinggalan Hafidz juga minta di suapin..


"udah ya Dar..."


"kok dikit sich kak, yang banyak donk..."


"Jangan di paksa, yang terpenting sudah terisi perut nya walau sedikit, karna selera makan kakak kamu belum pulih..." sahut Aditya yang melihat sang adik memaksa sang istri untuk makan banyak


"iya dech iya... ni buat Hafidz aja kalau gitu ya....biar aunty Dara yang suapin, ok.."


"e...mam..." oceh Hafidz dengan logak cedal nya


🌹🌹🌹


**Alhamdulillah..


akhir nya bisa up di balik menumpuk nya pekerjaan di karnakan laptop sempat ngadat...


(jadi sedikit curhat nich😁)


Mohon di maklumi ya jika di bab ini kurang dapat....efek lelah, tapi memaksakan diri untuk UP..πŸ™πŸ™

__ADS_1


Semoga tidak mengecewakan..


Syukran**


__ADS_2