Assalamualaikum Cinta

Assalamualaikum Cinta
bab 86


__ADS_3

"****Selamat Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah"


Semoga amal ibadah dan kurban kita diberi keberkahan dan diterima oleh Allah 🤲🏼


Berikut ibadah sunnah saat Idul Adha yang dapat sobat lakukan 🤗💐


Aamiin****....


.....


Kurang lebih 3 bulan telah berlalu, baby Arafah sudah berusia 6bln.


tumbuh kembang nya sangat aktif, sekarang sudah bisa telungkup dan terkadang mulai mengangkat bokong nya sedikit demi sedikit. seperti aba aba ingin merangkak.


Sedangkan Adara dan Wahid tinggal bersama Papa Pranaja. Awal nya menolak, ia ingin tinggal terpisah dari orang tua. walau hanya sebuah rumah kecil.


tapi Papa dan Mama mertua nya memaksa.


"Untuk apa rumah sebesar ini kalau tak berpenghuni...??? siapa lagi kalau bukan kalian yang tinggal bersama Papa dan Mama?? Kakak kalian sudah memiliki rumah sendiri... Apa kalian tega membuat kami kesepian???" tanya Papa beruntun


"Rumah ini juga rumah kalian, kalian bisa melakukan apapun selama hal positif, dan pintu rumah ini juga terbuka untuk keluarga ataupun teman2 Wahid" lanjut Mama

__ADS_1


"Orang tua itu punya anak ingin bersama dengan anak nya, bukan malah pada pergi semua setelah menikah,," ucap papa lagi


Setelah di pertimbangkan mereka pun tinggal bersama Papa dan Mama.


Kianara pun telah membuka toko bakery, bekerja sama dengan Swalayan Wahid.


dan keuntuang yang Kianara dapatkan akan di salurkan untuk amal.


Di bulan pertama cukup repot, karna Kianara harus terjun langsung, karna yang bekerja bukan tenaga ahli, melainkan Kianara melibatkan ibu2 yang butuh pemasukan tambahan dan remaja2 yang niat untuk belajar usaha.


Alhamdulillah sekarang Kianara tinggal mengontrol saja.


Seperti janji Allah.


Itu semua di rasakan oleh Kianara dan Aditya...


......


"Malam nanti Umma siap2 ya, Kita akan menghadiri acara tahunan yang biasa di adakan oleh IDI.." kata Aditya sambil berpamitan dengan Kianara dan mencium pipi mungil milih Arafah..


"Malam ini bi??? trus Arafah gimana??"

__ADS_1


"Abi udah nelfon Mama, Sore ini Mama ke rumah kita kok, Umma siapkan aja ASI nya ya..."


"Umma kan gak pernah ninggalkan Arafah bii..."


"Ada oma nya loh sayang... masa umma gak percaya sama mama...Kita cuma sebentar kok"


"bukan gak percaya bi... tapi ini pertama kali umma keluar tanpa bawa Arafah, janji ya gak lama2"


"Ia janji, kita sebentar aja, anggap saja absen...hehehe, ya udah Abi berangkat, baik2 ya Bidadari2 nya Abi... Assalamualaikum..."


"Waalaikumsalam...."


Setelah Aditya pergi, Kianara membawa Arafah ke taman samping untuk bermain bersama...


menikmati suasana sejuk dan asri.


Arafah sangat aktif, bahkan sesekali mengeluarkan ocehan2 yang belum bisa di fahami, tapi segiap ocehan yang keluar selalu di reapon oleh Kianara, mereka berdua seakan ngobrol berdua dengan asik dan serius, tak jarang bi tuti tertawa kecil melihat tingkah ibu dan anak itu dari dapur.


Setelah Arafah lahir Bi tuti memanggil Kianara dan Aditya dengan panggilan ibu dan Pak.


Awal nya menolak, tapi bi tuti bilang

__ADS_1


"Lebih pantas, sekarang yang di panggil neng, ya Neng Arafah...hehehe" ucap bi tuti


yang membuat Kianara dan Aditya pun menurut.


__ADS_2