Assalamualaikum Cinta

Assalamualaikum Cinta
bab 47


__ADS_3

Operasi pengangkatan peluru pun dimulai.


Hati siapa tak ter iris iris.. menyaksikan yang terkasih terluka saja sudah sakit rasa nya. sedang ini usaha kita menjadi salah satu penentu keselamatan nya.


Sakit, Sesak di dada ini sudah pasti.


tapi lagi-lagi Aditya berusaha menguatkan diri.


walau di sela berjalan nya operasi air mata nya menetes.


Maha besar Allah... semua yang terjadi tidak akan luput dari kehendak nya, tapi kita pun tak luput dari pertolongan nya.


Salah satu bukti nya yg terjadi kepada Kianara..


Qadarullah....


musibah ini terjadi tak lepas dari kehendak Allah.


Tapi di balik ini semua Allah pun menunjukan Kuasanya. Peluru yang mengenai Kianara hanya berjarak beberapa inci dari Jantung nya.


itu semua Kuasa Allah... itu semua campur tangan Allah.


Allah memberi musibah tapi Allah pun memberi pertolongan.


Semua kembali bagaimana kita meyakini Allah..

__ADS_1


Dan di setiap Musibah bahkan Nikmat itu semua juga Ujian Allah.


Bagaimana kita menyikapinya.


Akan Semakin cinta akan Allah


atau memilih menjauh dari Allah.


Dengan bercucur keringan dan kesabaran semua team medis, peluru akhirnya terangkat.


Ucapan Syukur pun mereka ucapkan. tapi itu belum selesai, racun di peluru masih harus di bersihkan.


Dr.Silfi pun terus mengamati perkembangan janin Kianara.


Saat mereka sedang membersihkan racun yg menempel, tiba-tiba...


"Denyut nadi juga melemah dok" Asisten 2


"tenang... lakukan dengan tenang, konsultasikan obat yg harus di berikan kepada Dr. Silfi" ucap Dr. Gunawan memberi Komando


Hampir 2 jam berlalu.... Semua yg menunggu di luar pun sudah tak karuan rasa nya.


Mulai bayangan-bayangan yang jelek terlintas, apalagi setiap ada perawat yang keluar dan mereka tanya, jawabanya hanya geleng geleng dan "sabar ya pak/bu, kami sedang berusaha semaksimal mungkin"


Bunda yang sudah sadar pun menunggu dengan harap-harap cemas.

__ADS_1


Apalagi bunda sebagai seorang ibu.


"Yah....Nara yah... Nara..."


"Sabar bun... Aditya dan teamnya pun sedang berusaha, Kita harus kuat, ayah gak bisa membayangkan perasaan Aditya saat ini didalam sana,kita bantu doa"


"bun... (sambil duduk di bawah di hadapan sang bunda yg sedang duduk di kursi tunggu) Kianara itu adek Alif... dia wanita tangguh... dan calon anak nya pun akan melebihi ketangguhan ibu nya, bahkan dia memiliki suami yang hebat... Walau sakit untuk melihat penderitaan sang istri secara langsung, belum lagi memikirkan kondisi calon anak nya yang terancam... Dia tetap berusaha kuat. Apapun hasil nya, kita berserah kepada Allah" ucap Alif lembut


Tiba tiba perawat keluar dengan berlari, membuat semua yang di luar semakin panik tak karuan.


tak lama kemudian perawat tersebut membawa beberapa kantung darah.


"sus, bagaimana???"tanya pak pranaja


"bantu doa ya pak,bu...permisi"


Denyut nadi Kianara semakin melemah, bahkan denyut jantung sang calon buah hati mereka melemah.


Kianara memang mengeluarkan banyak darah itu sangat mempengaruhi kondisinya.


Bersyukur stok golongan B+ banyak, jadi kebutuhan untuk Kianara bisa terpenuhi.


Allah memberikan kemudahan di balik kesulitan.


Selama keyakinan itu masih ada, maka Allah pun akan selalu ada bersama hamba hamba nya.

__ADS_1


Allah telah berjanji mengabulkan permohonan hamba nya.


"Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka memperoleh kebenaran"


__ADS_2