Assalamualaikum Cinta

Assalamualaikum Cinta
bab 41


__ADS_3

Satu bulan Lebih telah berlalu... beberapa pekan yang lalu Mama Mega sempat membahas soal perkembangan Aditya dan Kianara secara pribadi dengan Aditya...


Yang nama nya orang tua mana yang tidak mengharapkan cucu dari anak nya.


Pembicaraan itu sempat ada perbedaan pendapat...


"Ma... tolong jangan desak kami seperti ini, Aditya tidak munafik ma, klo Aditya pun ingin keturunan, tapi yang sudah pernah Aditya jelaskan, kami sudah konsultasi, bahkan bukan 1 atau 2 dokter, mereka semua menyatakan kami sehat semua, semua nya baik... tapi jika Allah belum mengkharuniahi kami bisa apa, cukup ma bantu kami doa... biar Allah yang bekerja menentukan masa nya"


tiba-tiba Adara masuk ke kamar sang mama yang kebetulan lewat dan mendengar pembicaraan mereka...


"mama... kok bisa sich berfikir kak Aditya menikah lagi??? ma... Adara juga perempuan, bagaimana perasaan mama jika itu terjadi kepada Adara...???"Tanya Adara dengan nada kecewa


Mendengar pertanyaan Adara, Mama Mega terdiam... sebenar nya mama pun tidak ingin Aditya menikah lagi.


ya Mama mega sempat menyarankan Aditya menikah lagi.


dengan Tegas Aditya menolak..


"Ma... kalau Adit mau, mungkin Adit sudah menikah lagi, bahkan Kianara sendiri yg meminta nya,, dia berusaha mengikhlaskan Adit membagi Cinta demi kebahagiaan adit dan Mama Papa. Kianara ma... Kianara yg meminta Adit. mama tau gimana sakitnya??? dan sekarang Mama??? Maaf ma...Aditya tidak akan melakukan itu ma..." jawab Aditya lagi dengan meneteskan air mata mengingat kejadian dimana Kianara memintanya untuk menikah lagi.

__ADS_1


"maafkan mama dit... mama tidak bermaksud menyakiti kalian..."


"Adit faham ma, adit juga minta maaf belum bisa memenuhi impian mama..."


Mama pun menangis di pelukan Aditya, di tambah lagi setelah mendengar cerita Aditya baru saja...bagaimana jika itu di posisi mama atau Adara, mama tak akan sanggup. Adara pun ikut memeluk Mama dan sang kakak.


"Poligami itu di perbolehkan.. bahkan sang istri yang ikhlas dan ridho... dia adalah wanita pilihan... Bahkan wanita yg meminta sang suami menikah lagi dengan ikhlas, dia pun sudah termasuk wanita istimewa... tapi tidak semudah itu ma... Adil itu tak semudah mengucapkan nya... begitu pula dengan Ikhlas... tak semudah mengucapkan nya, kita hanya mampu berusaha"


Setelah puas saling peluk, saling menguatkan, mereka duduk di sofa kamar mama.


"Adit dan Nara minta doa dari mama, papa dan semua..."


"iya dit, mama selalu mendoa kan kalian anak-anak mama"


" ada masa untuk itu... kk yakin Allah sudah menentukan masa nya"


"heee' emmm"


"Ma... Adit pamit dulu ya, kasian Nara nungguin nanti"

__ADS_1


" iya sayang, hati-hati..."


"Assalamualaikum" salam Aditya sembari mencium sang mama


"waalaikumsalam" jawab Mama dan Adara


Aditya pun langsung melaju menuju rumah, tidak terasa sudah mau magrib... Kianara pasti sudah menunggu nya.. Aditya tidak sempat memberitahu..HP nya lobet


Sesampai nya di depan rumah, ya benar saja Kianara sudah harap harap cemas...


Melihat sang suami pulang, iya pun menarik nafas lega....


"Assalamualaikum" salam Aditya sembari menyodorkan tanya ke Kianara


"waalaikumsalam" selesai mencium tangan Aditya


"Maaf ya sayang, tadi mas kerumah mama sebentar, eh batrai low...tuuh" sampil menujukan Hp nya, dan berjalan menuju ke dalam rumah


"ya Allah... tadi adx hub RS, katanya mas udah pulang... HP mas gak bisa di hubungi, jadi adx khawatir...dan adx kok gak kepikir ya hubungi mama??"

__ADS_1


" ya udh....yang penting mas udh sampai dengan selamat, mas mau langsung mandi, keburu magrib"


" ya udh... biar adx siapin semua nya"


__ADS_2