
"Setidaknya beri aku istirahat sebentar..."
Tentunya Zephys saat ini cukup kelelahan, jika dilihat dari balik topeng gagaknya, bisa dibilang keringat cukup bercucuran pada wajahnya. Penggunaan F Mode atau bisa dibilang konsentrasi tinggi adalah hal yang cukup melelahkan baginya
Tapi tentunya Kargalan tidak peduli dengan hal itu, Kargalan berjalan kearah Zephys dengan raut muka yang cukup mengerikan, dan membawa amarah yang cukup meluap. Kargalan berlari kemudian mengarahkan tinjunya kearah Zephys
Zephys langsung melompat mundur untuk menghindari serangan Kargalan yang cukup berbahaya
"Oi oi tanpa basa-basi nih?"
Tidak menghiraukan ucapan Zephys, Kargalan yang mungkin sudah kehilangan akalnya kembali menyerang Zephys. Kargalan memotong jarak dan mengarahkan pukulan lurus mengarah ke dada Zephys
Zephys terkejut dengan serangan Kargalan yang terbilang lebih cepat dari sebelumnya. Namun, Zephys masih bisa mengantisipasinya dengan kedua tangannya yang ia silangkan. Namun, tekanan yang ia rasakan pada kedua tangannya jauh lebih berat dari biasanya.
'Apa apaan ini!?'
Zephys mengeluh kesal dalam hatinya, ia tidak menyangka peningkatan dari status Berserk sangatlah merepotkan. Serangan Kargalan jauh lebih sakit dan cepat dari sebelumnya, yang dengan kata lain peluang Zephys untuk menang kembali mengecil
Apalagi Zephys telah menggunakan F Mode, yang berarti menutup kemungkinan ia menggunakan F Mode lagi. Yang berarti salah satu cara untuk mengalahkan Kargalan saat ini adalah menunggu Kargalan membuka celah dan menyerang balik, ataupun mengulur waktu agar Kris dan Hide membantunya
"Sejak kapan aku peduli?" Ucap Zephys tidak peduli. Apa? Rencana?, Menunggu celah?, Bertahan?, Mengulur Waktu?. Siapa yang peduli
Zephys memotong jarak dan melayangkan tendangannya, alih-alih menghindar Kargalan malah menahan tendangan Zephys seolah-olah sedang meremehkan tendangan Zephys. Namun Zephys menghiraukannya dan terus menyerang Kargalan dengan tendangan-tendangan yang mungkin hanya bisa dilakukan oleh seorang master beladiri
Tapi tetap saja Kargalan masih menahan semua tendangan Zephys seolah-olah itu hanya nyamuk belaka. Urat kepala Zephys terlihat mengkerut menandakan ia sangat kesal, ia seolah-olah sedang dijadikan bahan bercandaan atau lebih rendahnya lagi sedang dipermainkan oleh Kargalan. "Ku buat kau mati berdarah, Serigala sialan!"
Zephys melayangkan pukulan secara beruntun disertai berbagai tendangan dari masing-masing bela diri dari yang Zephys kuasai. Namun, Kargalan masih bisa mengatasinya dengan sangat mudah. Tapi Zephys tidak cepat menyerah dan terus menyerang namun kali ini ia mempercepat tempo serangan
Serangan cepat serta sudut serangan yang mengarah pada posisi vital yang Zephys berikan, mampu menghapus ekspresi wajah sombong dari monster serigala ini. Kargalan yang kini cukup kesulitan karena tekanan yang Zephys buat, alhasil kaki Kargalan kehilangan keseimbangannya.
"Kesempatan!"
Melihat momentum yang bagus, Zephys kemudian menitikberatkan Str pada kaki kanannya dan segera melakukan tendangan mendatar tepat ke perut Kargalan. Karena pada posisi yang kurang menguntungkan membuat Kargalan harus menerima serangan mentah-mentah dari Zephys
__ADS_1
"Khuak!" Pekik Kargalan.
Kargalan sedikit mundur karena tendangan yang cukup bertenaga dari Zephys. Zephys cukup senang dengan serangan yang ia luncurkan berhasil mengenai Kargalan secara cukup telak, namun ekspresi Zephys berubah ketika Kargalan tidak menunjukkan tanda-tanda kesakitan yang berarti.
'Jangan bilang tidak mempan?' Batin Zephys sedikit khawatir. Namun keadaan jauh lebih buruk ketika Kargalan menatap Zephys dengan tatapan merendah seolah-olah berbicara "Sekarang giliran ku!"
Dan benar saja, Kargalan melayangkan tinjunya dengan kecepatan diluar ekspektasi Zephys. Membuat Zephys telat merespon dan menerima serangan Kargalan tepat diwajahnya secara telak
"Khuak!" Erang Zephys kesakitan. Namun, Kargalan sama sekali tidak menurunkan temponya, Kargalan kembali menyerang Zephys dengan brutal
Beberapa serangannya bisa dihindari oleh Zephys, tapi tetap saja serangan Kargalan masih terlalu liar untuk Zephys atasi. Dan benar saja satu serangan Kargalan melesat kearah perut Zephys, membuatnya terpental keatas.
Tidak sampai disitu, Zephys yang masih diudara kembali terkena pukulan horizontal dan membuat Zephys terpental. Tapi sebelum Zephys terpental, Kargalan menangkap kaki Zephys dan membantingnya ketanah secara berulang-ulang
"Sialan!" Ucap Zephys sambil menahan rasa sakitnya. Saat ini ia tidak bisa melakukan apa-apa, karena perbedaan kekuatan yang terlalu besar antara Zephys dan Kargalan
Setelah puas membanting Zephys, Kargalan mengayun Zephys dan melemparkannya ke dinding dungeon dengan begitu keras
"Argh!" Zephys kembali mengerang kesakitan. Tubuhnya serasa ditabrak mobil tempur dengan kecepatan yang begitu tinggi, rasa sakit yang ditimbulkan juga pada titik terlalu mengerikan. Zephys sangat kesal kenapa hal seperti rasa sakit harus begitu terasa digame ini?.
Kargalan berlari kearah Zephys berniat untuk mengakhirinya. Namun, ketika sudah berada tepat di depannya, Zephys mengeluarkan sebuah revolver dan menembak Kargalan tepat dimatanya
"GROAAA!!!"
Erangan kesaktian Kargalan memecah keheningan dinginnya dungeon, membuat fokus semua orang disana tertuju kearah sumber suara baik itu pemain ataupun bawahan Kargalan yang tersisa.
Semua pemain terkejut dengan apa yang terjadi, mereka tidak percaya kalau Zephys menyerang Kargalan dengan sebuah revolver. Padahal menurut mereka, Zephys adalah pemain dengan tipe petarung tangan kosong.
Hal itu cukup wajar karena kemampuan bela diri yang Zephys tunjukan sudah pada titik yang tinggi. Ketika Zephys menghancurkan salah satu mata Kargalan dengan revolvernya, membuat semua pemain mempertanyakan, apa sebenarnya Class Zephys ini?
Berbeda dengan semua pemain yang terlihat terkejut, Zephys malah tersenyum sinis ketika tembakannya tepat sasaran, apalagi ekspresi wajah kesaktian dari Kargalan sungguh membuat Zephys tidur begitu nyenyak nanti malam.
Inilah yang Zephys rencanakan, ketika musuh sudah unggul dalam keseluruhan aspek, maka hanya satu hal yang bisa mematahkan aspek itu, yaitu Bermain Kotor. Sebuah teknik yang paling mendasar yang Zephys pelajari dari Master Reno
__ADS_1
'Aku memang selalu berhutang kepadamu Master Reno!'
Melihat Kargalan yang masih mengerang, Zephys menembak Kargalan dengan membabi-buta. Suara dentuman proyektil peluru terdengar menggema di setiap sudut dungeon. Tidak menghiraukan tatapan terkejut dari Kris, Hide dan pemain lainnya, Zephys terus menembaki Kargalan sambil meminum Hp dan Energi Potion untuk memulihkan kondisinya
Namun secara tidak diduga, semua proyektil peluru yang Zephys tembakan tidak mampu menembus kulit keras Kargalan, hal ini membuat Zephys berdecak kesal.
"GROAAA!!"
Kargalan yang semakin marah dengan Zephys, dengan keras menghantam tanah dungeon dengan kedua tangannya, alhasil tanah dungeon retak serta membuat sebuah gelombang kejut yang memaksa semua benda diatas area serangan harus terangkat, tak terkecuali Zephys
Skill ini merupakan skill yang umum dimiliki oleh Boss Monster atau Dungeon, sebuah skill yang digunakan Boss untuk menghancurkan keseimbangan lawan sekaligus memecah formasi lawan.
Kargalan memanfaatkan momentum ini untuk menghabisi Zephys. Kargalan segera memotong jarak dan melayangkan tinjunya kearah Zephys yang masih diatas udara, karena imbas dari skill area yang Kargalan gunakan.
Sebuah serangan yang sangat telak mendekat dan terlihat begitu jelas oleh mata Zephys. Jika saja ia terkena serangan itu maka, kemungkinan selamat sudah pada titik 0.
Tapi karena Zephys merupakan pribadi yang cerdas sekaligus tokoh utama, maka dengan bantuan Script dari Author. Zephys mampu menghindari serangan maut itu, tentunya dengan bantuan skill Ghost Dive sebagai perantara.
Kargalan senang ketika berhasil memukul Zephys, namun ekspresinya berubah ketika Kargalan menyadari kalau yang ia pukul bukanlah Zephys melainkan angin angin semata. Dengan ekspresi kesal bercampur marah, mata Kargalan mencari Zephys yang tiba-tiba menghilang begitu saja
Disaat yang sama secara mengejutkan, Zephys muncul tepat didepan wajah Kargalan sambil menodongkan revolver ke kepala Kargalan. Dengan senyum yang penuh arti, Zephys berkata
"Mencari ku?"
Dengan revolver berpeluru 2 energi, Zephys menembak Kargalan pada jarak yang minimun. Bukan dentuman yang biasa terdengar dari revolver milik Zephys, tapi sebuah suara ledakan terdengar cukup menggelegar didalam dungeon.
Zephys segera menjauh dari area ledakan yang tidak terlalu besar, namun suara yang dihasilkan cukup menggelegar karena kondisi disini yang begitu bergema.
Walaupun ledakan yang dihasilkan tidak terlalu besar, namun karena Zephys menembaknya tepat didepan wajah Kargalan, maka damage yang diterima Kargalan akan sangat begitu terasa. Zephys kemudian mengisi peluru revolver dengan energinya untuk bersiaga
Zephys mengarahkan revolvernya kearah Kargalan yang masih berdiri sempoyongan, karena ledakan tadi.
"Ronde kedua!"
__ADS_1
__________________________________
Min naho n'athaparan ivawbanan!