AYAHMU ADALAH AYAH ANAKKU

AYAHMU ADALAH AYAH ANAKKU
Carlos datang


__ADS_3

Keesokan harinya, hari yang sangat dinantikan oleh Carlos, yaitu mempertemukan Asha dan Leo, Carlos datang ke rumah sang calon istri dengan tersenyum bahagia, apalagi kedatangannya disambut oleh Aksa yang sedang duduk bersama sang Tante menunggu kedatangan Carlos, Aksa sudah rapi dengan memakai kemeja kids yang terlihat begitu menggemaskan, tentu saja sang Tante lah yang selalu mendandani Aksa.


"Itu Om Carlos datang! Hore ...!"


"Eh eh Aksa! Tante belum selesai sisirin rambut kamu, Sayang. Aksa tunggu!" teriak Ara sembari mengejar Aksa yang berlari menghampiri Carlos.


Carlos melihat kedatangan sang bocah sembari berlari, sementara dibelakangnya ada Ara yang sedang mengejarnya. Aksa tampak sangat bahagia, Ia pun sudah tak sabar lagi ingin segera bertemu dengan Daddy Leo. "Ayo Om kita berangkat! Aksa udah nggak sabar." celetuk sang bocah sembari menarik-narik tangan Carlos.


Carlos spontan menggendong bocah itu dan berkata, "Tentu saja, Sayang! Kita akan bertemu dengan Daddy, waaahhhh ngomong-ngomong Aksa cakep bener hari ini, bajunya bagus! Jadi mirip banget sama Daddy-nya Om." puji Carlos saat melihat ketampanan putra Asha yang katanya mirip dengan Leo, Daddy-nya.


"Masa sih, Om! Berarti Daddy itu ganteng dong, Om! Gantengan mana sama Om?" celetuk Aksa yang membuat Carlos tertawa kecil. Hingga akhirnya terdengar sahutan suara seseorang yang tak lain adalah Ara sembari membawa sisir.


"Ya ganteng Om Carlos, dong! Dia kan Dosen Tante yang paling keren." mendengar suara Ara, Carlos spontan melihat ke Wajah gadis itu dan tersenyum kepadanya. Dan Ara pun ikut tersenyum pula.


"Yeeee Tante naksir, ya!" Aksa tampak meledek Ara sembari menunjuk ke wajah sang Tante.

__ADS_1


"Ihhh Aksa! Kamu tuh ya! Sini Tante belum selesai sisirin kamu," Ara tampak mencubit pipi Aksa karena gemas. Sedangkan Carlos masih menatap wajah sang mahasiswa.


Ara pun mulai menyisir rambut Aksa dengan pelan, dan semua itu tak lepas dari perhatian Carlos, entah ada apa dengan Carlos, tiba-tiba saja pria itu sangat betah memandang kecantikan Adik Asha itu.


"Ya ampun! Kenapa Aku jadi salah tingkah saat Pak Carlos menatapku seperti itu! Ah tidak-tidak, Pak Carlos milik Kakak. Aku tidak boleh egois, Pak Carlos akan menikah dengan Kakak dan Aku harus ikhlas demi kebahagiaan mereka." batin Ara saat Dosen tampan tengah memandanginya.


"Lama-lama kok Aku jadi suka memandang wajah Ara, imut!" batin Carlos sembari tersenyum.


Ara mulai sadar jika dirinya tengah diperhatikan oleh sang Dosen, kemudian Ia pun segera pergi dari hadapan pria itu.


Saat itu, Asha masih duduk di depan meja rias, hari ini Ia hari dimana dirinya akan bertemu dengan Ayah Carlos, antara deg-degan dan juga cemas.


"Aku harus memutuskannya, Aku harus segera menyelesaikan masalah ini secepatnya, Carlos harus tahu yang sebenarnya." batin Asha yang sudah bersiap untuk bertemu dengan Carlos dan juga Daddy-nya Carlos, yang tak lain adalah Leo, Ayah kandung Aksa.


Hingga akhirnya Ara masuk ke dalam kamar sang Kakak untuk memberi tahukan jika Carlos sudah datang.

__ADS_1


"Pak Carlos sudah datang, Kak!" seru Ara sembari menatap wajah sang Kakak yang terlihat galau.


"Oh iya! Aku akan segera keluar." balas Asha sembari menenteng tas selempang miliknya.


"Kak!" panggil Ara.


"Iya! Ada apa?" Asha menatap wajah sang adik.


"Kakak bahagia?"


"Kenapa kamu tanyakan itu?"


"Aku merasa, Kakak tidak bahagia dengan rencana pernikahan kalian. Kakak tidak bisa berbohong, Ara tahu betul bagaimana Kakak." seru sang Adik yang memaksa Asha menghela nafasnya.


...BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2