
Aksa berlari menuju ke kamar salah satu pasangan pengantin baru, Carlos dan Ara. Bocah cilik itu terlihat sudah tidak sabar lagi ingin mendengar cerita dari Carlos tentang membuatkan Dede bayi untuk Aksa.
Sementara itu di dalam kamar, Ara mendengar suara ketukan pintu dari luar kamar mereka, Ara beranjak untuk bangun dan segera pergi untuk melihat siapa yang sedang mengetuk pintu. Saat itu mereka berdua masih di bawah selimut, tubuh keduanya masih polos tanpa sehelai benangpun yang melindungi tubuh mereka berdua.
Ara kemudian bangun dengan sedikit menahan rasa yang terasa begitu sakit pada pangkal pahanya karena sang suami sudah berhasil mengoyak gawang miliknya, dan Ia segera memakai piyama tidur, kemudian Ia pun mulai berjalan menuju ke pintu kamar. Ara membuka pintu dan Ia sangat terkejut saat melihat Sang keponakan sedang berdiri tepat di depan pintu kamar mereka. Sementara itu Aksa terlihat tersenyum kepada Ara yang terlihat sangat kaget melihat dirinya.
"Hai Tante!" sapa sang bocah yang memaksa Ara untuk lebih bertanya kepada Aksa.
"Aksa! Aksa ngapain di sini?" tanya Ara sembari celingukan dan melihat kanan kiri berharap tidak ada yang tahu Aksa datang ke kamar pengantin mereka berdua.
__ADS_1
"Aksa mau lihat, apa Tante dan Om Carlos sudah membuat Dede bayi untuk Aksa?" seketika Ara terperanjat, bagaimana bisa anak sekecil ini mengerti tentang cara membuat Dede bayi.
"Hmmm ... Aksa! Tante nggak ngerti apa maksud Kamu, Sayang!"
"Boleh Aksa periksa, Tante? Kata Nenek, bikin Dede bayi adalah dengan dua buah telur dan tepung terigu, apa Tante sudah membuatnya dengan bahan-bahan itu?" pinta Aksa sambil meminta izin untuk masuk ke dalam kamar Ara dan Carlos. Seketika Ara tertawa kecil mendengar ucapan sang keponakan yang sungguh polos.
"Hmm ah ya tentu saja Aksa boleh masuk." balasnya sembari mengizinkan Aksa untuk masuk ke dalam kamarnya, bocah itu pun mulai berjalan ke kamar Ara dan terlihat begitu bahagia.
"Aksa!" seru Carlos sembari menutupi area dadanya yang semula terlihat kini hanya terlihat kepalanya saja. Aksa pun mengerutkan keningnya, kenapa tiba-tiba Carlos seperti itu, bersembunyi di balik selimut hingga sebatas leher.
__ADS_1
"Om Carlos kok malah sembunyi sih?" tanya sang bocah dengan polosnya.
"Hehehehe Aksa! Om malu dilihat Aksa, kan Om belum memakai baju." jawabnya karena dirinya memang tidak memakai apapun, hanya tertutup oleh kain selimut berwarna putih.
"Hmm ... itu nggak penting, Om Carlos pakai baju apa enggak, yang penting Om Carlos sudah membuatkan Aksa Dede bayi, iya kan Om?" pertanyaan polos terlontar dari bibir tak berdosa bocah hampir lima tahun itu. Mendengar ucapan dari sang Adik, Carlos pun menjawab. "Woiya dong! Om Carlos sudah membuatkan calon Dede bayi untuk Aksa, tanya aja tuh sama Tante Ara, dia tuh paling suka sekali saat Om membuat adonannya." ungkap Carlos sembari melirik ke arah sang istri yang sedang memutar kedua bola matanya.
"Benarkah itu, Tante? Waaahhhh jadi pingin tahu gimana caranya Tante Ara dan Om Carlos bikin Dede bayi, pastinya pakai dua biji telur dan tepung terigu kan, Tante?" ucap sang bocah dengan segala kepolosan nya.
"Haaaaa ... dua telur dan tepung terigu? Astaga! darimana kamu tahu jika membuat Dede bayi seperti itu, Sayang!" Ara pun tak kalah terkejut dan dibuat penasaran oleh sang keponakan.
__ADS_1
"Aksa! Kenapa Aksa bisa berkata seperti itu?" tanya Ara sembari melihat ke arah Carlos yang terlihat masih sibuk melindungi dirinya agar Aksa tidak melihat tubuh Carlos yang masih telanjang bulat.
...BERSAMBUNG...