
Beberapa waktu kemudian.
Asha duduk di samping sang suami yang mulai membuka kedua matanya, Leo terlihat mulai siuman.
"Sayang! Kamu nggak apa-apa, kan?" tanya Asha yang melihat suaminya mulai tersadar dari pingsannya.
"Apa yang terjadi denganku?" Leo bingung mendapati dirinya yang sedang berbaring di atas ranjang tidurnya. Seolah-olah dirinya sedang sakit.
"Tadi kamu pingsan, dan beberapa pelayan membawamu ke kamar, Aku panggilkan Dokter ke rumah." balas Asha sembari menunjuk seorang Dokter yang sedang berdiri di sebelah tempat tidur Leo.
Leo menoleh ke arah sang Dokter yang sedang tersenyum kepadanya, ternyata Dokter tersebut adalah temannya sendiri, yaitu Dokter Edwin.
"Dokter Edwin!" Leo menyebut nama Sang teman yang merupakan Dokter keluarga. Kemudian sang dokter berkata kepada suami Asha tersebut.
"Hai katanya kamu seorang singa, bagaimana bisa kamu pingsan seperti ini, Bro!" ucapan dokter Irwan membuat Leo tertawa kecil, dirinya juga tidak tahu bagaimana bisa dirinya tiba-tiba pingsan begitu saja saat melihat ulat yang sedang merayap di tangannya.
"Entahlah! Dari tadi kepalaku sangat pusing, rasanya badanku sakit semua, mencium aroma bunga dan parfum membuatku semakin mabok, apalagi mencium bau kamu Dokter! Sana-sana agak jauh, perutku semakin mual." seru Leo yang membuat Dokter Edwin menjaga jarak dengan Leo.
__ADS_1
"Sayang! Kamu jangan gitu dong! Kasihan kan dokter Edwin, gimana sih!" seru Asha yang merasa tidak enak dengan sikap Leo.
"Tidak apa-apa, Nyonya! Kami berdua memang suka bercanda, dia itu memang suka begitu, Saya sudah hafal dengan sifatnya. Saya cuma minta kepada Nyonya tolong dijaga bayi besar Nyonya, karena bayi yang satu ini lebih manja daripada bayi yang sebenarnya." ungkap Dokter Edwin yang membuat Asha membulatkan matanya.
"Maksud Dokter apa?" Asha pun sangat penasaran dengan apa yang dikatakan oleh sang Dokter. Kemudian Dokter Edwin menghampiri Asha dan berkata.
"Jika Saya amati, apa yang terjadi dengan suami Nyonya, karena dia mengalami Couvade Syndrome, dan itu dikarenakan Nyonya tengah mengandung. Semoga saja analisis saya benar, karena dari kehamilan Anda yang pertama dulu, si Singa ini juga mengalami hal yang sama, jadi Saya menyimpulkan jika sebenarnya Anda tengah mengandung."
Seketika Asha tidak percaya jika dirinya tengah mengandung, pasalnya Ia tidak merasakan hal apapun, apalagi muntah-muntah tidak jelas, tapi berbanding terbalik dengan suaminya. Sang suami justru mabok dan terlihat lemas. Hanya saja Asha memang belum mendapati dirinya tengah datang bulan sejak terakhir dirinya menikah dengan Leo.
"Aku hamil? Masa iya sih!" Asha menghampiri suaminya dan berkata, "Kamu percaya kalau Aku hamil?"
Leo memeluk sang istri sembari mengusap perut Asha. Keduanya pun terlihat bahagia.
*
*
__ADS_1
*
Hingga tiba-tiba.
'Bruuukkk' tubuh Asha terjatuh dari atas tempat tidurnya.
"Awwwwww ... gila pinggangku, assseemmmm untung cuma mimpi huffftt huffftt huffftt ... nggak bisa bayangin nikah sama calon mertua, hello kok bisa sih Aku mimpiin calon Ayah mertua, bukannya nikah calon suami kok malah nikah dengan Daddy Leo ... hiiii ngeri!!!" ucap Asha lirih sembari mengusap keringat yang membasahi wajah cantiknya, gadis yang hari ini akan menikah dengan seorang pria bernama Carlos, tiba-tiba Ia bermimpi jika dirinya mengandung anak dari calon mertuanya.
Kemudian Asha terbangun dari atas lantai dan Ia kembali duduk di atas tempat tidurnya dengan berusaha mengumpulkan kesadarannya. Ia baru saja bermimpi jika dirinya memiliki anak dari calon Ayah mertuanya. Sungguh mimpi yang benar-benar membuat Asha tidak habis pikir, kenapa harus dengan calon Ayah mertuanya.
"Gila ya nih mimpi, sumpah kayak beneran, ih calon ayah mertua mencium-cium tubuhku. Hiii kok merinding sih!" ucap Asha lirih di mana dirinya merasa begitu Shok saat terbangun dari tidurnya.
...BERSAMBUNG ...
...*...
...*...
__ADS_1
...*...
...Waduh ... ternyata cuma mimpi ya, Guys 😁 Penasaran kisah sebenernya seperti apa, yuk ditunggu update berikutnya! 😊...