AYAHMU ADALAH AYAH ANAKKU

AYAHMU ADALAH AYAH ANAKKU
Di sebuah restoran


__ADS_3

Asha keluar dari kamar dan segera menemui Carlos yang sudah menunggunya bersama Aksa, Carlos tersenyum melihat kedatangan Asha, Ia pun segera mengajak Asha pergi untuk menemui sang Daddy. Carlos berpamitan kepada Bu Laila, sementara itu Ara tampak mengintip lewat jendela kepergian Carlos dan Asha. Ada kesedihan tersembunyi dari rona wajah gadis itu, entahlah! Mungkin dia tidak ingin menyakiti Ibu dan Kakaknya, Ara menyembunyikan perasaannya kepada sang Dosen.


Setelah mereka berpamitan kepada Bu Laila, sekilas Carlos melihat keberadaan Ara dibalik jendela dan sedang memperhatikannya. Carlos menatap wajah sendu dibalik jendela itu, ada sesuatu yang tersirat lewat tatapan Adik Asha tersebut. Ara tersenyum kepada Carlos dan setelah itu Ia pergi masuk ke dalam kamar. Carlos menghela nafasnya dan Ia pun segera pergi ke mobilnya bersama Asha dan Aksa.


Sementara itu di suatu tempat, di sebuah restoran mewah, Leo sudah menantikan kedatangan sang anak yang malam ini akan memperkenalkan calon menantunya kepada dirinya, tentu saja Leo pun mempersiapkan diri dengan berpenampilan rapi untuk bertemu dengan calon istri anaknya, sementara itu sang asisten melihat penampilan Leo sungguh berbeda, Anto melihat penampilan Sang Bos kali ini terlihat begitu Spesial.


"Woohoo Bos! Anda terlihat begitu bahagia sekali hari ini, entah kenapa Saya melihat seolah-olah Anda akan berjumpa dengan seorang yang spesial, ada aura-aura kebahagiaan pada wajah Bos." seru sang asisten yang memperhatikan penampilan Leo dari atas hingga bawah.

__ADS_1


Leo tersenyum dan berkata, "Malam ini, Carlos akan memberikan kejutan untukku, tentu saja setelah Carlos memperkenalkan calon istrinya kepadaku, maka Aku juga akan memperkenalkan calon istriku kepadanya, sehingga kami berdua sama-sama saling memperkenalkan pasangan masing-masing, dan Aku sangat yakin sekali Carlos pasti menyetujui jika Aku menikah dengan Asha," ucap Leo dengan bangganya.


"Saya turut bahagia, Bos! Akhirnya Bos akan melepas masa duda dan Tuan muda Carlos melepas masa lajangnya, ah ... pasti seru jika Bos dan Tuan muda menikah secara bersamaan, nggak bisa bayangin setiap malam pasti ada perlombaan siapa yang paling cepat bikin anak." seketika Anto mendapatkan lemparan bantal ke wajahnya oleh Leo yang gemas mendengar ucapan dari sang asisten.


"Aduuuhhhhh, Bos! Tatanan rambut Saya jadi rusak nih! Gimana sih Bos! Saya kan ngomong apa adanya, apalagi si Bos udah terlalu lama berpuasa, pasti sangat kehausan dan ingin cepat-cepat minum yang banyak, hehehe." celetuk Anto sembari tertawa kecil.


"Apa Bos? Bos ditolak oleh Asha? Aje gile nih cewek, kuat juga dia nahan serangan Bos! Salut-salut, dia wajib dipertahankan, Bos! Bos memang tidak salah pilih, jangan sampai ada pria lain yang mendahului Bos, dia cuma sekali berhubungan dengan Bos, pasti rasanya masih seperti perawan, Bos! Jadi, Bos harus slowly dan tidak tergesa-gesa, biar nggak kesakitan dia, soalnya Saya lihat, Bos itu kayaknya udah nggak sabaran banget."

__ADS_1


Leo menyunggingkan senyumnya, dan Ia pun tidak menampik jika dirinya sangat tidak tahan jika berada bersama Asha, dan itu terjadi secara naluriah, Leo tidak pernah merasakan hal sehebat ini kepada wanita manapun. Tapi dengan Asha, Ia terasa begitu menggebu-gebu dan ingin sekali bercinta dengan gadis itu.


Hingga akhirnya terdengar suara mobil Carlos berhenti di depan sebuah restoran yang khusus diperuntukkan Carlos untuk mempertemukan Asha dan sang Daddy.


"Mungkin itu mereka sudah datang, Bos!" seru Anto yang mendengar suara mobil berhenti.


...BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2