AYAHMU ADALAH AYAH ANAKKU

AYAHMU ADALAH AYAH ANAKKU
Hamil


__ADS_3

Setelah Asha memuntahkan semuanya, Ia pun mencuci mukanya dan terlihat menatap wajahnya pada cermin, sungguh Ia tidak mengerti apa yang sedang terjadi padanya. Sejenak Ia berpikir apakah dirinya sedang hamil, mengingat dirinya belum mendapatkan tamu bulanan setelah kejadian malam itu bersama Leo.


"Ya Tuhan! Apa mungkin Aku sedang mengandung? Tidak! Ini tidak mungkin, bagaimana bisa hal ini terjadi?" batin Asha yang berharap dirinya hanya masuk angin biasa. Kemudian Ia pun berbalik dan menatap sang Ibu yang sedari tadi mencemaskan keadaannya.


"Ibu!"


"Asha! Kamu sakit, Nak?" tanya sang Ibu sembari mengerutkan keningnya. Asha menggelengkan kepalanya dan berusaha terlihat baik-baik saja.


"Asha tidak apa-apa, Bu! Mungkin Asha kecapekan dan masuk angin, Ibu tidak perlu khawatir, nanti juga baik-baik saja." jawabnya sembari tersenyum kepada sang Ibu. Tapi, Bu Laila melihat ada sesuatu yang disembunyikan oleh sang anak. Wanita paruh baya itu menatap wajah sang anak dan bertanya, "Ibu tahu betul siapa kamu, apapun yang kau rahasiakan dari Ibu tidak akan pernah bisa kamu sembunyikan, katakan pada Ibu, apa yang sebenarnya terjadi?" desak Bu Laila yang melihat sang anak yang tidak baik-baik saja.


Asha menundukkan wajahnya, Ia pun tidak tahu apakah dugaannya itu benar apa tidak, jika dirinya sedang mengandung.

__ADS_1


"Katakan, Asha! Apa yang kamu sembunyikan dari Ibu?" Bu Laila terus mendesak sang putri untuk berkata jujur. Namun, Asha belum bisa berkata jujur jika dirinya sedang mengandung, karena Ia juga belum tahu pasti kebenarannya.


"Asha nggak tahu, Bu! Tolong jangan desak Asha untuk mengatakannya." balasnya yang belum bisa memastikan tentang kehamilannya. Namun, Ara sangat yakin jika kakaknya itu sedang hamil, Ara benar-benar yakin sekali sang kakak sedang mengandung. Ia pun menyahuti dengan tegas jika sang kakak tengah mengandung. Ara mendekati Asha dan menatap wajah sang kakak yang terlihat bimbang dan khawatir.


"Jujurlah, Kak! Kakak sedang hamil, kan?"


Seketika Asha membulatkan matanya saat sang adik berkata seperti itu, sementara Bu Laila terlihat begitu shok dan sangat terkejut saat Ara berpikiran seperti itu.


"Bu! Ara tahu betul bagaimana ciri-ciri wanita yang sedang hamil, karena Ara pun juga mengalaminya, apa yang dialami oleh Kakak, Ara sangat yakin jika Kakak sedang hamil, apa Ibu juga tidak merasa seperti itu, bahkan Ibu juga telah mengalaminya saat sedang mengandung kami, bukan?" balas Ara yang membuat Bu Laila mulai berpikir apa yang dikatakan oleh sang anak memang benar adanya. Apa yang dialami oleh Asha memang mirip seperti gejala wanita yang sedang hamil.


Kemudian Bu Laila mendesak agar Asha bicara sejujurnya kepada sang Ibu.

__ADS_1


"Sekarang, Ibu ingin kamu berkata jujur, Asha! Ibu tidak ingin ada yang disembunyikan, apa kamu sedang hamil?" pertanyaan sang Ibu membuat Asha bingung harus menjawab apa, Ia pun tidak tahu apakah dirinya benar-benar hamil atau tidak.


"Asha nggak tahu, Bu! Asha juga bingung." jawabnya sembari menggelengkan kepalanya.


"Katakan pada Ibu, apa Carlos pernah menyentuhmu sebelumnya?" Asha spontan menggelengkan kepalanya dan berkata tidak, karena nyatanya Carlos memang tidak menyentuhnya.


Untuk memastikan kehamilan Asha, Ara rupanya mengambilkan testpack untuk sang kakak, Ara sempat membeli banyak saat Ia sadar jika dirinya telat bulan, dan dari situ Ara bisa mengetahui jika dirinya sedang hamil. Dan sekarang, Ara mengambilkan testpack itu untuk sang kakak, mengingat dirinya masih memiliki satu testpack lagi yang belum Ia gunakan. Ara segera memberikan testpack itu kepada Asha.


"Apa ini?" tanya Asha yang melihat itu sebuah benda yang diberikan oleh sang adik.


"Kakak tahu ini apa? Ya ... ini adalah testpack, kami ingin tahu jika kakak memang nyata-nyata tidak hamil, baru kami menganggap jika kakak sedang masuk angin. Jadi, jika kakak memang tidak sedang hamil, itu artinya kakak tidak seperti yang kami pikirkan." ucap Ara sembari memberikan satu testpack itu kepada Asha.

__ADS_1


...BERSAMBUNG...


__ADS_2