AYAHMU ADALAH AYAH ANAKKU

AYAHMU ADALAH AYAH ANAKKU
Calon menantu


__ADS_3

Baik Leo maupun Asha, keduanya tidak bisa berkata-kata, terlalu kaget mereka melihat diri masing-masing, sementara itu Leo pun mulai menatap wajah sang bocah dalam gendongannya, Aksa yang terlihat bahagia karena sang Bunda sudah datang terus saja berkata kepada Leo.


"Daddy! Itu Bunda Aksa, Bunda sayang banget sama Aksa, tapi kadang Bunda sering nangis, Daddy!" celetuk Aksa.


"Menangis? Kenapa Bunda menangis?" tanya Leo sembari menatap kembali Asha yang matanya mulai berkaca-kaca.


"Bunda kangen sama Ayah, nanti Daddy bisa bantu kami untuk temuin Ayah ya, Daddy!" ucapan polos Aksa memaksa Leo untuk memeluk bocah itu, akhirnya setelah hampir lima tahun Ia bisa memeluk anak kandungnya dari seorang wanita yang dulu sangat Ia cari-cari.


Leo memeluknya begitu haru, rupanya Aksa adalah anak yang sama saat sang asisten menceritakan tentang Aksa putranya.


"Ini Daddy, Nak! Ini Ayah Aksa, Ya Tuhan! Akhirnya Aku bisa memeluk putra kandungku sendiri." batin Leo yang tak bisa menahan keharuan nya. Ia menciumi putranya penuh kerinduan. Pun sama dengan Aksa Ia seolah merasa nyaman berada di dalam pelukan Leo. Ia pun cuek meskipun Leo mencium nya berkali-kali untuk melepaskan rindu kepada putranya.


Sementara itu, Carlos yang masih belum faham tentang hubungan mereka, Ia pun berjalan menghampiri Asha dan mengambil tasnya yang terjatuh, setelahnya Carlos memberikan tas itu kepada Asha dan segera membawa Asha untuk lebih dekat dengan sang Daddy.

__ADS_1


"Ayo! Kita ke sana! Itu Daddy ku." ajak Carlos sembari menggandeng tangan Asha yang teraba dingin.


"Daddy?" Asha berusaha untuk meyakinkan jika Leo adalah Ayah Carlos.


"Iya! Itu Daddy ku, dan sebentar lagi juga akan menjadi Daddy kamu." Asha semakin berdegup kencang, air matanya tak tertahankan lagi, bagaimana bisa Ia mendapati kenyataan jika Carlos adalah putra kandung Ayah anaknya, itu artinya Carlos adalah bersaudara dengan Aksa, Carlos adalah Kakak Aksa.


"Kenapa kamu menangis?" tanya Carlos saat melihat Asha mengusap air matanya, hatinya benar-benar berkecamuk, antara senang dan sedih, mendapati kenyataan jika Carlos adalah saudara kandung dengan putranya.


Carlos tersenyum dan berkata, "Sebentar lagi kamu tidak akan bersedih dengan ketidakhadiran Ayahmu, karena Daddy orangnya sangat penyayang, lihat saja bagaimana dia memperlakukan Aksa, Aku rasa Daddy sangat menyayangi Aksa, dan Aksa pun terlihat begitu nyaman bersama Daddy, dan ini akan semakin mempermudah Daddy untuk merestui hubungan kita." seru Carlos sembari beranjak untuk membawa Asha ke hadapan sang Daddy.


"Ta-tapi Carlos! Tunggu dulu, dengarkan Aku dulu." Asha berusaha untuk menjelaskannya kepada Carlos. Namun, pria itu tidak mendengarkan nya dan Ia tetap membawa Asha ke dalam Leo.


Setelah beberapa langkah, akhirnya Carlos berhenti di depan sang Daddy dengan merangkul pundak Asha di sampingnya, sementara itu Asha terus menatap wajah Leo dan putranya, akhirnya Asha bisa mempertemukan Aksa dengan Ayah kandungnya sendiri. Tapi, kenapa harus dengan cara seperti ini.

__ADS_1


"Carlos sudah janji kepada Daddy untuk membawa calon menantu untuk Daddy, dan inilah dia. Namanya Asha, dia adalah calon menantu Daddy." ucap Carlos dengan bangga. Sementara Leo terlihat mengusap air mata yang tiba-tiba keluar dari sudut matanya.


"Oh ya! Dia gadis yang sangat cantik, kamu sangat beruntung mendapatkan wanita seperti dia." balas Leo yang masih berpura-pura ikut bahagia. Aksa yang sedari tadi berada dalam pelukan sang Ayah, kini bocah itu minta diturunkan dari gendongan Leo.


"Aksa turun Daddy!" Leo pun mengabulkannya. Aksa turun dan segera berlari ke Ibunya sembari memeluk Asha.


"Bunda! Bunda tidak usah takut, Daddy-nya Om Carlos nggak jahat kok, Aksa suka!" seru sang bocah yang terlihat bahagia. Kemudian Leo mulai semakin mendekat ke arah mereka berdua, dengan tatapan mata yang tidak bisa lepas dari wanita yang sudah melahirkan putra untuknya.


Kini Leo berdiri di depan Asha, tak bisa disembunyikan keduanya terlihat salah tingkah. Leo mulai meraih tangan Asha dan menciumnya dengan lembut.


"Selamat datang, calon menantu." Leo menyebut Asha sebagai calon menantunya. Sementara Asha tampak menggelengkan kepalanya pelan.


...BERSAMBUNG ...

__ADS_1


__ADS_2