AYAHMU ADALAH AYAH ANAKKU

AYAHMU ADALAH AYAH ANAKKU
Salma


__ADS_3

Di saat yang bersamaan, saat Leo hendak beranjak berbaring di atas tempat tidurnya, tiba-tiba Ia mendapati telepon dari seseorang yang sudah sangat lama tidak berkomunikasi dengannya, sekitar dua puluh lima tahun mereka tidak berkomunikasi semenjak wanita bernama Salma datang kepada Leo dengan menyerahkan seorang bayi laki-laki kepadanya, Salma adalah istri dari teman Leo yang meninggal karena kecelakaan, karena Salma tidak bisa merawat sang anak yang saat itu masih berusia tiga bulan. Maka, Salma terpaksa memberikan bayi laki-laki satu-satunya kepada Leo.


FLASHBACK ON


Hari itu sekitar jam tujuh malam, datang seorang wanita bernama Salma yang merupakan janda dari teman Leo, datang dengan membawa seorang bayi laki-laki yang sangat tampan, Salma meminta tolong kepada Leo dan istrinya untuk merawat bayinya, karena Salma tidak sanggup untuk membiayai keperluan sang bayi, mengingat setelah kematian suaminya, sebagian besar harta peninggalan Almarhum Suaminya habis digunakan untuk membayar hutang-hutang sang suami.


"Tolong jaga anak Saya! Aku mohon kepada kalian berdua, Aku titip anak kami Carlos. Aku tidak mau hidupnya menderita jika ikut denganku, Aku akan pergi ke luar negeri untuk mencari pekerjaan di sana, sekarang suamiku sudah tiada, dan Aku sudah tidak punya kerabat lagi di sini, dan hanya kepada kalian Aku mohon bantuan, tolong rawat anak kami, Aku tahu kalian adalah orang baik, ku serahkan putraku kepada kalian." tutur Salma sembari menyerahkan bayi laki-laki itu kepada Leo dan istrinya yang kebetulan mereka belum dikaruniai anak setelah menikah hampir lima tahun.


Istri Leo menggendong bayi laki-laki itu, dan Ia pun merasa sangat bahagia, Leo pun tidak bisa untuk menolaknya, selain Almarhum suami Salma adalah teman baiknya, Leo pun sudah menganggap putra Salma itu seperti putra kandungnya sendiri.


"Kamu jangan khawatir! Kami berdua akan menjaga bayi kalian, Aku dan istriku akan merawat Carlos seperti putra kandung kami sendiri." seru Leo kepada Salma. Dan mulai hari itu Carlos menjadi putra angkat Leo, dan Leo pun sudah memasukkan identitas Carlos sebagai keluarga baru dalam silsilah keluarganya, sehingga sebagian besar orang menganggap jika Carlos adalah putra kandung dari Leo, padahal sebenarnya Carlos adalah anak angkat Leo.


FLASH BACK OFF


*

__ADS_1


*


*


Leo mengangkat telepon itu dengan segera. "Halo."


"Halo Leo! Apa kabar?" sapa wanita yang bernama Salma yang merupakan Ibu kandung dari Carlos.


"Salma! Sudah lama kita tidak berkomunikasi, Aku baik-baik saja, bagaimana keadaanmu?" balas Leo


"Iya, Carlos sudah menikah, apa kamu tidak ingin bertemu dengan putramu?" seru Leo menawarkan kepada Salma untuk berjumpa dengan Carlos.


"Bertemu dengan putraku? Tapi sekarang dia adalah putramu." balas Salma yang merasa tidak enak, Karena bagaimanapun juga Carlos sekarang menyandang nama Abraham dibelakangnya. Dimana nama itu adalah Marga milik keluarga besar Leo.


"Carlos memang sekarang adalah putraku, tapi Aku tidak bisa pungkiri jika dia lahir dari rahimmu bukan rahim mendiang istriku." seketika Salma terkejut saat mendengar jika istri Leo sudah meninggal.

__ADS_1


"Apa? Istrimu meninggal! Ya Tuhan, maaf Aku tidak tahu, istrimu wanita yang sangat baik, Aku ikut bersedih, dia pasti sangat menyayangi Carlos seperti putra kandungnya sendiri." seru Salma yang tak sengaja mengingatkan Leo kepada mendiang istrinya yang meninggal sekitar lima tahun yang lalu.


"Tidak apa-apa, itu semua sudah takdir, dan Aku sudah mengikhlaskannya." balas Leo dengan santai, yang tentunya sekarang dirinya sudah ikhlas dengan kepergian sang istri karena Ia sudah menemukan wanita yang mampu membuatnya mengikhlaskan kematian mendiang istrinya.


"Jika kamu ingin bertemu dengan Carlos, Aku tidak akan melarangnya, karena kamu adalah Ibu kandungnya, tidak mungkin Aku memisahkan antara anak dan Ibunya, Aku tahu jika kamu pasti sangat merindukan putramu, bukan?"


Mendengar ucapan dari Leo, seketika Salma menangis, Leo sosok yang terkenal dengan sifatnya yang dingin dan kejam, ternyata masih memiliki hati nurani untuk memperbolehkan dirinya bertemu dengan Carlos, anak kandungnya.


"Terima kasih banyak Leo, Aku sangat berhutang budi kepadamu, Aku sangat yakin kamu adalah sosok Ayah yang baik bukan hanya kepada Carlos tapi juga anak-anakmu yang lain, mereka beruntung memiliki seorang Ayah sepertimu."


Sejenak Leo tersenyum dan berkata kepada Salma, "Hanya putramu yang beruntung mendapatkan kasih sayang dariku, karena Aku tidak mempunyai anak lagi, mendiang istriku divonis kanker Ovarium dan itu menyebabkan dirinya tidak boleh untuk hamil, sampai sekarang Aku tidak punya anak kandung dari mendiang istriku."


Seketika Salma tidak menyangka jika selama ini hanya Carlos putra mereka, nyatanya Leo tidak memiliki anak dari mendiang istrinya hingga akhirnya sang istri menutup mata untuk selamanya.


...BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2