AYAHMU ADALAH AYAH ANAKKU

AYAHMU ADALAH AYAH ANAKKU
Kedatangan Carlos


__ADS_3

Setelah mengabarkan kehamilan sang Kakak kepada Leo, Ara pun segera pulang ke rumah, Ia melihat sang kakak yang tengah melamun di kamarnya, mungkin Asha masih shock dengan apa yang sedang terjadi padanya, Ia belum mendapatkan surat cerai dari suaminya, tapi dirinya tengah mengandung benih pria lain, bagaimana Ia akan mengatakan kepada dunia tentang kehamilannya.


Ara mendekati sang Kakak dan berkata jika dirinya baru saja bertemu dengan Leo dan mengabarkan bahwa Asha tengah mengandung anak pria itu.


"Kakak! Ara tahu apa yang sedang Kakak pikirkan, kita sama-sama dalam posisi sulit, hamil diluar nikah dan diluar kendali kita, Aku yang belum mendapatkan tanggung jawab dari Carlos dan kakak yang belum mendapatkan keputusan perceraian kalian. Hanya saja bedanya, bayi dalam kandungan Kakak sangat beruntung memiliki Ayah yang sangat bertanggung jawab. Tadi, Ara baru saja menemui Om Leo dan mengatakan jika Kakak tengah mengandung." ungkap Ara yang membuat Asha terkejut.


"Apa? Kamu datang ke rumah Daddy?" tanya Asha dengan tatapan yang tajam. Ara pun menganggukkan kepalanya.


"Iya, maafkan Ara! Setelah Kakak mengatakan jika Om Leo adalah Ayah dari bayi itu, Ara langsung datang ke rumah Om Leo dan dia sangat bahagia mendengarnya." ungkap sang Adik menceritakan bagaimana reaksi Leo saat tahu jika Asha tengah mengandung benih darinya.


Asha hanya menundukkan wajahnya, entah mimpi apa dia sampai mengandung anak dari Ayah mertuanya, meskipun begitu Asha tidak pernah menyalahkan kehadiran bayi itu, Ia pun tetap akan mempertahankan bayi itu, bagaimana pun juga bayi itu adalah darah dagingnya sendiri.


Sejak Leo tahu jika Asha mengandung anaknya, Ia pun lebih sering memberikan perhatian kepada Asha, dengan mengirimkan berbagai makanan sehat untuk ibu hamil dan juga berbagai vitamin untuk perkembangan bayi mereka, bukan tanpa sebab karena Leo adalah ayah biologis dari bayi yang saat ini masih berada di dalam kandungan Asha.

__ADS_1


Tentu saja berita tentang kehamilan Asha menyebar hingga sampai ke telinga Carlos, sungguh pria itu tidak menyangka jika Asha sedang mengandung, Ia pun berpikir bagaimana bisa Asha mengandung, sedangkan dirinya belum pernah menyentuhnya sama sekali.


"Apa, Asha hamil? Tapi bagaimana bisa! Aku belum pernah menyentuhnya sama sekali. Lantas! Siapa pria yang sudah berani mendahuluiku? Brengsek! Aku ingin tahu siapa laki-laki itu!" umpat Carlos yang terlihat begitu murka mendengar berita kehamilan istrinya. Ia pun memutuskan untuk menemui Asha dan meminta penjelasan kepadanya tentang siapa laki-laki yang sudah menanamkan benihnya pada rahim Asha.


Tak menunggu lama, Carlos pun langsung keluar dari persembunyiannya, Ia datang ke rumah Asha untuk mendapatkan jawaban atas siapa Ayah dari bayi yang sedang dikandungnya saat ini.


Saat itu Asha dan keluarganya sedang makan malam, kondisi Asha yang akhir-akhir ini lemas karena kehamilan trimester awal, membuatnya hilang selera makan, Ia hanya mengonsumsi buah dan sayur, karena dipastikan Asha akan memuntahkan isi dalam perutnya saat dirinya memakan nasi.


Ara yang tak tega melihat kondisi sang Kakak yang semakin lemas, Ia pun menyemangati Asha untuk makan demi anak yang sedang dikandungnya.


"Benar kata Adikmu! Kamu harus makan, Nak! Ibu memang kecewa padamu, tapi bayi itu tidak berdosa, Ia juga berhak untuk lahir ke dunia, Ibu berusaha untuk ikhlas menerima semua ini, Ibu hanya bisa berdoa semoga kalian bisa menemukan kebahagiaan, meskipun Ibu sudah terbilang gagal sebagai seorang Ibu." seru Bu Laila kepada kedua putrinya.


Asha dan Ara pun datang dan memeluk sang Ibu seraya berkata, "Maafkan kami, Bu! Ini semua bukan salah Ibu, semua ini sudah takdir dari yang maha kuasa, doakan kami agar bisa kuat menerima semuanya." ucap Asha.

__ADS_1


"Kakak benar, semua ini bukan salah Ibu, karena itu adalah kecerobohan kami, maafkan putrimu, Bu!" sahut Ara sembari memeluk sang Ibu bersama sang Kakak.


Hingga akhirnya, tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu dari arah luar, mereka bertiga dikejutkan dengan suara seseorang yang akan bertamu malam itu. Bu Laila pun segera membukakan pintu untuk seseorang yang masih berada di luar.


'Tok tok tok'


"Iya sebentar!"


Bu Laila kemudian membukakan pintu dan seketika wanita itu sangat terkejut saat melihat Carlos yang sedang berdiri di tengah pintu.


"Nak Carlos!" seru Bu Laila yang terdengar hingga ke telinga Asha dan Ara.


"Carlos!" Asha menatap wajah sang Adik, keduanya pun tidak menyangka jika Carlos akan datang ke rumah.

__ADS_1


...BERSAMBUNG ...


__ADS_2