AYAHMU ADALAH AYAH ANAKKU

AYAHMU ADALAH AYAH ANAKKU
Ayahmu adalah Ayah Anakku


__ADS_3

"Selamat malam, Bu! Maaf Saya baru datang, Asha ada?" seru Carlos kepada Bu Laila. Bu Laila yang memang kecewa dengan sikap Carlos Ia pun menyayangkan tindakan Carlos yang tidak bertanggung jawab atas apa yang sudah dilakukannya kepada Ara.


"Untuk apa kamu mencari Asha? Asha sudah tidak membutuhkanmu lagi, biarkan hidupnya bahagia, dan kamu juga jangan lupakan tanggung jawab mu kepada Ara, bagaimana pun juga Ara sedang mengandung anakmu, Nak Carlos. Ibu benar-benar kecewa dengan kelakukanmu." seru Bu Laila mengungkapkan kekecewaannya.


"Maafkan saya, Bu! Saya memang laki-laki yang tidak berguna, saya sudah menyakiti kalian semua, tapi Asha juga sudah menyakiti hati saya, saya tahu dia sedang mengandung, benarkan Bu? Dan tentu saja saya juga kecewa bagaimana bisa dia melakukan hal itu dibelakang Saya, padahal saya sangat mengharapkannya. Begitu mudah dia menyerahkan dirinya pada orang lain. Tolong izinkan saya bertemu dengan Asha, Bu! Sebentar saja Saya mohon!" rengek Carlos yang memohon dengan sangat supaya Bu Laila mengizinkannya untuk bertemu dengan Asha.


"Maaf Nak Carlos! Untuk bertemu dengan Asha, Saya tidak bisa mengizinkannya, tapi kalau ingin bertemu Ara, Saya dengan senang hati akan mengizinkan kamu untuk menemui Ara," ucap Bu Laila.


"Tapi Bu! Saya mohon dengan sangat kepada Ibu untuk mengizinkan saya bertemu dengan Asha, setelah itu saya berjanji tidak akan menemuinya lagi, hanya saja Saya ingin mendengarkan penjelasannya, saya mohon Bu!" rengek Carlos yang terus memaksa untuk bertemu dengan Asha.

__ADS_1


Sementara itu Asha yang berada di dalam bersama sang Adik, dirinya mendengar Carlos yang merengek minta bertemu dengannya, sepertinya Ia harus segera meluruskan masalah ini agar secepatnya Carlos menyetujui keputusannya untuk berpisah darinya demi sang adik yang sedang mengandung anaknya.


Asha mendatangi Carlos yang saat itu masih berada di luar rumah, dengan raut wajah kecewa, Asha menemui Carlos untuk mengatakan agar Carlos segera menceraikannya karena bagaimanapun juga mereka berdua tidak akan pernah bisa bersatu.


"Asha! Akhirnya aku bisa melihatmu," seru Carlos yang mengetahui kedatangan Asha dibelakang sang Ibunda.


"Carlos! Kebetulan kamu sudah datang, terlalu lama aku menunggu keputusan cerai kita, kamu menghilang sebagai seorang pengecut, dan itu semakin memantapkan hatiku untuk bercerai denganmu." seru Asha dengan tegas. Namun, rupanya Carlos balik menuduh Asha telah mengkhianatinya dengan bukti sekarang Asha sedang mengandung.


"Asha! Apa kamu sadar dengan apa yang kamu ucapkan? Kamu menuduhku berkhianat, tapi apa denganmu? Justru kamu hamil dengan pria lain di saat kamu sudah menjadi istriku, apa-apaan ini. Katakan dengan siapa kamu bermain api! Kamu pikir Aku tidak tahu berita kehamilan mu itu? Makanya itu datang ke mari hanya untuk mengetahui siapa pria yang sudah mendahuluiku, berani sekali dia melakukan ini padaku, Aku tidak terima!"

__ADS_1


Mendengar Carlos berkata demikian, Asha tak habis pikir ternyata Carlos sangat egois, Ia tidak memikirkan nasib adiknya yang setiap hari menunggu kedatangannya. Justru dia sibuk dengan perasaannya sendiri, dimana rasa cinta Asha sudah mulai berkurang kepadanya.


"Kamu ingin tahu siapa Ayah dari bayi ini? Oke! Supaya semuanya jelas dan supaya kamu bisa segera menceraikan Aku. Sekarang sudah waktunya kamu tahu jika bayi dalam kandunganku ini adalah anak dari Ayahmu. Ayahmu adalah Ayah Anakku."


Seketika dunia Carlos runtuh mendengar pengakuan dari Asha jika bayi yang dikandung oleh istrinya adalah bayi dari Sang Daddy, pria yang selama ini sangat dihormatinya.


"Tidak mungkin! Tidak mungkin Daddy melakukan hal itu, tidaaakkkkk!"


...BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2